Sidang Pencabulan di Shiddiqiyyah Digelar Offline, Begini Kondisi Tersangka
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 15 Agu 2022 13:01 WIB
selalu.id - Persidangan kasus pencabulan di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Jombang dengan tersangka Mas Bechi kini digelar secara offline dan tertutup di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (15/8/2022).
Tampak rombongan tahanan dari rutan 1 Medaeng mendatangkan Mas Bechi dengan pengawasan ketat.
Baca Juga: Terganjal Kasus Pencabulan, Ketua INKAI Surabaya Ajukan Penangguhan Penahanan
Mas Bechi tiba di Pengadilan Negeri Surabaya sekitar pukul 09.23 WIB. Sidang offline ini digelar di Ruang Cakra.
"Sudah siap ikut sidang ini Mas Bechi,'tanya para awak media.
"Siap,"balas Mas Bechi.
Kuasa Hukum Mas Bechi, I Gedek Pesek Swardika mengungkapkan bahwa mas Bechi sudah siap bertemu dengan para saksi.
"Keadilan bisa muncul Karena sidang tertutup para perekayasa pendoktrin nggak bisa masuk dan mempengaruhi,"kata Gede.
Baca Juga: Polda Jatim Proses Hukum Tersangka Pelecehan Santriwati di Bangkalan
Menurutnya, sidang offline atau datang ke persidangan para saksi bercerita bakal bisa menebak sisi tidak pasnya dalam bercerita.
"Sehebat-hebatnya orang berbohong pasti ada ketidakcocokan. Ini kasus pemerkosaan pasal pemerkosaan. Massa gak akan datang. Gak perlu terlalu banyak aparat,"ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Sawahan, AKP A Risky Fardian menyampaikan, pengamanan untuk terdakwa Mas Bechi secara tertutup, pihaknya hanya menurunkan total 253 personel.
Baca Juga: Pasca Mediasi Gagal, Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Sukomanunggal Masuk Penyidikan
"Tambahan 2 SSK dan 1 pleton brimob,"kata Rizky.
Untuk massa yang datang, kata dia, sementara tidak ada. Namun, polisi tetap menyiagakan pasukan untuk mengantisipasi keamanan.
"Bukan patokan massa datang atau tidak, meski banyak personel daripada massa, tapi jadi atensi bahwa sidang ini dinantikan masyarakat Karena viral,"terangnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi