Jumat, 04 Sep 2026 21:22 WIB

Peringati Hari Konservasi Alam Nasional, PT PJB Tanam 5000 Pohon Balangeran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 11 Agu 2022 10:33 WIB
Penanaman pohon oleh PT PJB di Kalimantan Tengah
Penanaman pohon oleh PT PJB di Kalimantan Tengah

selalu.id - PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) melalui salah satu unit pembangkit yang dikelolanya, UBJOM PLTU Pulang Pisau berkomitmen dalam pelestarian lingkungan di Kalimantan Tengah.

Pada kegiatan ini, PJB menggandeng Balai Taman Nasional Sebangau dan Borneo Nature Foundation (BNF) dalam penanaman 5000 pohon balangeran sebagai upaya memperingati Hari konservasi Alam Nasional (HKAN) yang diperingati pada Rabu (10/8/2022).

Baca Juga: Genapi Rehabilitasi Kawasan Pesisir, TPS Serahkan Tiga Ribu Bibit Mangrove ke DLH Surabaya

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen UBJOM PLTU Pulang Pisau, Pemerintah Kecamatan Bukit Batu, Kejaksaan Negeri Palangka Raya, Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, serta Unit Teknik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) wilayah Kalimantan Tengah.

General Manager UBJOM PLTU Pulang Pisau, Fuad Arifin menyampaikan, harapan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sudah menjadi komitmen PJB di seluruh lingkungan bisnisnya untuk turut andil dalam pemeliharaan lingkungan.

"Pelestarian hutan di Kalimantan menjadi tanggung jawab bersama. Kami berkomitmen menjadi bagian dari usaha dalam pemeliharaan lingkungan tersebut karena sudah menjadi DNA di tubuh seluruh PJBers dan lingkup bisnisnya untuk bertumbuh dan berkembang bersama lingkungan dan masyarakart," kata Fuad Arifin.

Baca Juga: Gerakan 1 PNS 1 Pohon Dimulai, Jalur Protokol Sidoarjo Ditanami 644 Bibit Pucuk Merah 

Kerja sama multipemangku kepentingan ini akan terus dilakukan oleh PJB untuk memperkuat sinergi antar pihak dalam usaha-usaha pelestarian lingkungan. Pemilihan pohon balangeran ini juga didasari oleh rekomendasi Kepala Balai Taman Nasional Sebangau karena melihat sifat pohon balangeran yang memiliki fungsi restorasi yang sangat tinggi dan cocok di area Taman Nasional Sebangau yang 95% wilayahnya merupakan lahan gambut.

Senada dengan yang disampaikan oleh PJB, Juliarta Bramansa Ottay, CEO Borneo Nature Foundation (BNF) menyampaikan terima kasih kepada PJB dan harapannya akan kerja sama membangun lingkungan ini. Menurutnya, diperlukan sinergi antarlembaga yang masif untuk secara kontinyu meningkatkan pemeliharan lingkungan.

Baca Juga: Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Khofifah Ajak Tanam Pohon dan Kelola Sampah

"Kerja sama dengan PJB menambah resource dalam usaha-usaha yang sebelumnya kami lakukan dengan TN Sebangau. Kami berharap kerja sama ini akan terus berlanjut dan memberikan manfaat untuk semua pihak," kata Juliarta.

PJB melihat kerja sama ini sebagai awal langkah untuk meningkatkan kualitas lingkungan yang ada di sekitar unit pembangkit. Ke depannya, UBJOM PLTU Pulang Pisau akan menjajaki kemungkinan kerja sama pemberdayaan masyarakat di sekitar taman nasional dan tanggap darurat kebencanaan terutama kebakaran hutan dan lahan. (CIN/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.