Selasa, 03 Feb 2026 23:24 WIB

Peringati HUT ke-2, DKPP Ajak Finalis Putri Remaja Tanam 1.000 Pohon Mangrove

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 21 Mei 2025 15:59 WIB
Penanaman mangrove
Penanaman mangrove

selalu.id - Memasuki usia dua tahun, Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya terus memperkuat perannya sebagai ruang edukasi dan konservasi.

 

Baca Juga: Peduli Lingkungan, Pelajar SMPN 1 Surabaya ini Bikin Gerakan Mangrove Warrior

Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-2 KRM, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya menggelar aksi penanaman 1.000 pohon mangrove pada Jumat (17/5).

 

Kepala DKPP Kota Surabaya, Ir. Antiek Sugiharti, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen menjaga lingkungan pesisir sekaligus memperkuat edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya ekosistem mangrove.

 

“Jenis yang kita tanam ada dua, Rhizophora mucronata yang ditanam di muara karena memiliki akar kuat untuk menahan abrasi, dan Ceriops tagal yang cocok di daratan dengan kondisi pasang surut,” jelas Antiek kepada selalu.id.

 

Momentum ulang tahun ini juga menjadi penanda perkembangan signifikan KRM. Saat diresmikan, KRM memiliki 56 spesies mangrove. Kini, jumlahnya mencapai 71 spesies, melampaui target akreditasi sebesar 70 spesies.

 

Baca Juga: Jaga Kelestarian Lingkungan, Pelindo Tanam 20 Ribu Mangrove di Madura

“Kebun raya harus menjalankan lima fungsi, salah satunya edukasi. Karena itu kami libatkan anak-anak muda agar mereka mengenal manfaat mangrove sejak dini,” tambahnya.

 

Antiek juga menekankan bahwa mangrove bukan hanya pelindung pantai, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan potensi sebagai sumber pangan alternatif.

 

“Dari mangrove bisa diolah menjadi berbagai produk seperti sirup dan selai. Ini mendukung program ketahanan pangan nasional,” ungkapnya.

Baca Juga: Festival Mangrove Romokalisari, Gubernur Khofifah: Wujud Penguatan Ekosistem Mangrove dari Hulu ke Hilir

 

Penanaman kali ini semakin istimewa dengan hadirnya Regina Ellana Go, Finalis Putri Remaja Jawa Timur 2025, yang datang bersama sembilan rekannya dari SpIns International School.

 

“Setelah ikut Cambridge Science Research dan meneliti rumput laut, saya jadi lebih sadar pentingnya menjaga lingkungan. Kita bisa mulai dari hal kecil seperti membawa tumbler atau tas kain,” ujar Regina.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.