Selasa, 21 Jul 2026 05:42 WIB

Jaga Kelestarian Lingkungan, Pelindo Tanam 20 Ribu Mangrove di Madura

Penyulaman mangrove oleh Pelindo
Penyulaman mangrove oleh Pelindo

selalu.id - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Salah satunya dengan melakukan penyulaman bibit mangrove. Hal ini merupakan upaya monitoring dan evaluasi program penanaman mangrove guna memastikan program tanam mangrove maksimal.

Program sulam mangrove yang dilakukan pada Rabu (8/5/2024) kemarin, sedikitnya terdapat 20.000 bibit mangrove di tanam ulang di area seluas 11 hektar di Desa Bancaran, Kabupaten Bangkalan, Madura. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program penanaman mangrove yang telah dilakukan Pelindo pada tahun 2023, di mana sebanyak 55.000 bibit mangrove ditanam di area yang sama.

Baca Juga: Pelindo Siap Dukung Pembukaan Jalur Penyeberangan Celukan Bawang–Jangkar

"Pada tahun 2023, kami menanam 55.000 bibit mangrove di Desa Bancaran. Namun, karena faktor ombak yang besar, sekitar 25-30 persen bibit mangrove tersebut mati," Ujar Karlinda Sari Senior Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 3 kepada selalu.id, Kamis (9/5/2024).

Karlinda menambahkan, kegiatan tanam dan sulam mangrove kali ini tidak hanya melibatkan masayarakat melalui kelompok-kelompok tani, namun juga peran aktif pegawai perusahaan untuk ikut langsung melakukan penanaman. Hal ini sejalan dengan Employe Social Responsibility dari Kementerian BUMN.

"Dukungan kami pada lingkungan tidak hanya pada program2 TJSL namun juga peran langsung para pegawai kami. Harapannya partisipasi pegawai bisa terus bertambah kedepannya," Ujar Karlinda.

Baca Juga: Raih Nilai Tertinggi Nasional, TUKS Petrokimia Gresik Pimpin Revolusi Pelabuhan Hijau 2026

Kegiatan penyulaman mangrove di Desa Bancaran disambut baik oleh masyarakat setempat. Ketua kelompok Tani Tunas 2 Desa Bancaran, Mujamil, menyampaikan terima kasih kepada Pelindo atas perhatiannya terhadap kelestarian lingkungan di desanya.

"Kami sangat berterima kasih kepada Pelindo atas bantuannya dalam menanam mangrove di Desa Bancaran. Mangrove sangat penting bagi kami, karena dapat mencegah abrasi pantai dan melindungi habitat biota laut. Kami juga akan membantu merawat mangrove yang ditanam agar dapat tumbuh dengan baik," ujar Mujamil.

Baca Juga: Terapkan Kontrak Digital Pegawai, Pelindo Daya Sejahtera jadi Rujukan Emas UBS

Penanaman mangrove di Desa Bancaran merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan Tanggung Jawab Sosial Lingkunga Pelindo. Mangrove memiliki banyak manfaat, di antaranya mencegah abrasi pantai, melindungi habitat biota laut, dan menyerap emisi karbon.

Pelindo berkomitmen untuk terus mendukung kelestarian lingkungan hidup. Pelindo menargetkan pada tahun 2024 akan menanam mangrove di area seluas 100 hektar.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.