Jumat, 23 Okt 2026 00:56 WIB

Jaga Kelestarian Lingkungan, Pelindo Tanam 20 Ribu Mangrove di Madura

Penyulaman mangrove oleh Pelindo
Penyulaman mangrove oleh Pelindo

selalu.id - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Salah satunya dengan melakukan penyulaman bibit mangrove. Hal ini merupakan upaya monitoring dan evaluasi program penanaman mangrove guna memastikan program tanam mangrove maksimal.

Program sulam mangrove yang dilakukan pada Rabu (8/5/2024) kemarin, sedikitnya terdapat 20.000 bibit mangrove di tanam ulang di area seluas 11 hektar di Desa Bancaran, Kabupaten Bangkalan, Madura. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program penanaman mangrove yang telah dilakukan Pelindo pada tahun 2023, di mana sebanyak 55.000 bibit mangrove ditanam di area yang sama.

Baca Juga: Jalan Sehat Bersama, Cara TPK Merauke Perkuat Kesejahteraan dan Keselamatan Pegawai

"Pada tahun 2023, kami menanam 55.000 bibit mangrove di Desa Bancaran. Namun, karena faktor ombak yang besar, sekitar 25-30 persen bibit mangrove tersebut mati," Ujar Karlinda Sari Senior Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 3 kepada selalu.id, Kamis (9/5/2024).

Karlinda menambahkan, kegiatan tanam dan sulam mangrove kali ini tidak hanya melibatkan masayarakat melalui kelompok-kelompok tani, namun juga peran aktif pegawai perusahaan untuk ikut langsung melakukan penanaman. Hal ini sejalan dengan Employe Social Responsibility dari Kementerian BUMN.

"Dukungan kami pada lingkungan tidak hanya pada program2 TJSL namun juga peran langsung para pegawai kami. Harapannya partisipasi pegawai bisa terus bertambah kedepannya," Ujar Karlinda.

Baca Juga: Lima Tahun Merger Pelindo, Standarisasi Jadi Kunci Efisiensi

Kegiatan penyulaman mangrove di Desa Bancaran disambut baik oleh masyarakat setempat. Ketua kelompok Tani Tunas 2 Desa Bancaran, Mujamil, menyampaikan terima kasih kepada Pelindo atas perhatiannya terhadap kelestarian lingkungan di desanya.

"Kami sangat berterima kasih kepada Pelindo atas bantuannya dalam menanam mangrove di Desa Bancaran. Mangrove sangat penting bagi kami, karena dapat mencegah abrasi pantai dan melindungi habitat biota laut. Kami juga akan membantu merawat mangrove yang ditanam agar dapat tumbuh dengan baik," ujar Mujamil.

Baca Juga: Pelindo Perkuat Integrasi Layanan di TPK Bagendang dan Bumiharjo

Penanaman mangrove di Desa Bancaran merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan Tanggung Jawab Sosial Lingkunga Pelindo. Mangrove memiliki banyak manfaat, di antaranya mencegah abrasi pantai, melindungi habitat biota laut, dan menyerap emisi karbon.

Pelindo berkomitmen untuk terus mendukung kelestarian lingkungan hidup. Pelindo menargetkan pada tahun 2024 akan menanam mangrove di area seluas 100 hektar.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.