Sabtu, 06 Jun 2026 08:20 WIB

Tahun Baru Islam, PDIP Surabaya: Momentum Hijrah Pemulihan Ekonomi dari Pandemi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 30 Jul 2022 13:04 WIB
Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono
Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono

selalu.id - Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah disambut oleh keluarga besar DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya dengan melakukan refleksi diri agar bisa terus memperkuat kerja-kerja gotong royong untuk masyarakat.

"Selamat Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1444 Hijriah. Pergantian tahun kita isi dengan refleksi diri, mengevaluasi kerja pengabdian kita, agar ke depan seluruh komponen partai bisa melipatgandakan semangat untuk bisa membantu masyarakat," ujar Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Sabtu (30/7/2022).

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Adi mengatakan, berbagai kerja kerakyatan terus digeber PDIP Surabaya. Mulai dari advokasi bidang kesehatan dan pendidikan, pendampingan warga kurang mampu, pengawalan berbagai kebijakan pembangunan di kampung-kampung, hingga secara rutin membagikan sembako kepada warga.

"Saat ini kita dalam fase pemulihan ekonomi. PDI Perjuangan Surabaya terus bekerja membantu masyarakat. Misalnya kita kawal bagaimana kebijakan Pemkot Surabaya tetap pro-ekonomi wong cilik, lewat pemberdayaan UMKM. Sehingga semakin banyak lapangan kerja terbuka untuk rakyat," papar Adi.

H. Sjukur Amaludin, Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, mengatakan kalender Hijriah atau penanggalan Islam dihitung sejak masa hijrah Nabi Muhammad SAW bersama para sahabat, dari Makkah yang saat itu dikuasai kaum Quraisy, menuju ke Madinah.

"Perjuangan untuk hijrah itu juga kita maknai sebagai evaluasi menuju kebaikan-kebaikan. Ada saat di mana kita harus berani berhijrah untuk terus menjadi pribadi dan masyarakat yang lebih baik lagi," jelas Sjukur.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Dikatakan, selama dua tahun masyarakat dilanda pandemi Covid-19, sejak Maret 2020. Akibat berbagai pembatasan sosial yang diterapkan demi keselamatan warga masyarakat, di pihak lain terjadi dampak luar biasa pada kehidupan sosial ekonomi yang mengalami kemerosotan.

"Datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah bisa menjadi momentum strategis untuk memperkuat spirit atau semangat hijrah, dari situasi pandemi Covid-19, menuju pada pemulihan ekonomi dan normalisasi kehidupan masyarakat yang mengarah pada kemajuan dan kesejahteraan," kata Sjukur Amaludin.

Abdul Ghoni Mukhlas Niam, Ketua Baitul Muslimin Indonsia (Bamusi) Kota Surabaya, yang merupakan organisasi di bawah PDI Perjuangan, mengatakan momentum Tahun Baru Hijriah juga dimaknai untuk mempererat tali persaudaraan serta gotong royong.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

"Bagi PDI Perjuangan Surabaya, ini memperkuat semangat untuk terus menerus menjalin silaturahmi dan gotong royong di antara kader partai, dan dengan seluruh warga masyarakat," kata Abdul Ghoni, yang juga anggota DPRD Kota Surabaya.

Dikatakan, momentum Tahun Baru Hijriah menggambarkan persaudaraan antara kaum Muhajirin (orang-orang yang berhijrah dari Makkah) dan kaum Ansor (orang-orang asli Madinah).

"Semoga semangat persaudaraan dan gotong royong di Surabaya ini seperti halnya persaudaraan dan kegotongroyongan para sahabat Nabi, kaum Muhajirin dan Ansor," harap Abdul Ghoni, yang alumni Universitas Islam Negeri Sunan Ampel dan mantan aktivis PMII itu. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.