Selasa, 06 Okt 2026 08:39 WIB

Tiga Bocah di Surabaya Terekam CCTV Curi 3 Pasang Sandal Jepit Merek Fipper

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 17 Jul 2022 18:42 WIB
Tiga bocah saat menjalankan aksinya mencuri sandal di rumah warga
Tiga bocah saat menjalankan aksinya mencuri sandal di rumah warga

selalu.id - Tiga bocah laki-laki terekam CCTV sedang mencuri tiga pasang sandal jepit di salah satu rumah warga Kedinding Tengah, Surabaya, Minggu (17/7/2022). Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Berdasar keterangan pemilik rumah yang bernama Anggi (25), sandal jepit yang dicuri oleh tiga bocah tersebut bukan sandal jepit yang ada di pasaran. Sandal jepit tersebut bermerek Fipper dengan harga di kisaran Rp 100 ribu keatas

Baca Juga: Bukan Lagi Sistem Desil, Penerima Bansos di Surabaya Kini Ditentukan Lewat Rembuk Warga

"Pencurian sudah dua kali, sebelumnya bulan Januari tanggal 12 sandal yang sama. Nah, hari ini Minggu (17/7/2022), ada tiga pasang sandal yang sama pula itu diambil," kata Anggi, saat ditemui selalu.id.

Anggi juga heran dengan aksi bocah-bocah tersebut. Mereka hanya mengincar sandal jepit dengan merek itu, padahal di sekitaran halaman terdapat barang-barang lain dengan nilai yang lebih mahal.

"Yang dicuri sandal jepit merek fipper. Yang pertama dicuri hanya satu pasang. Hari ini tiga pasang yang dicuri,"jelasnya.

Anggi menceritakan kronologi tiga bocah tersebut, saat mencuri tiga pasang sandal jepitnya. Melalui CCTV, terlihat tiga bocah tersebut sedang memantau rumah pemilik.

"Ada satu anak yang melintas didepan pintu pagar. Terus kembali lagi, posisi pagar juga dikunci,"ujar Anggi.

Awalnya, mereka berusaha mengambil sandal jepit menggunakan kayu. Namun, justru gagal, karena kayu tersebut tidak berhasil menyentuh sandal.

Baca Juga: DPRD Surabaya Datangi PLN Usai Warga Lapor Kena Denda 1,2 Juta, Yona: Saya Bayar Semua

"Ambil kayu gak nutut (sampai), lalu naik ke pagar,"ucapnya.

Dalam rekaman CCTV terlihat satu bocah nekat manjat pagar, sedangkan, dua anak lain menunggu diluar pagar. Saat bocah tersebut berhasil memasuki halaman rumah, langsung melancarkan aksinya mengambil tiga pasang sandal jepit.

"Pelaku naik pagar, ia ambil di rak sandal dan yang satu dibawah jendela. Sekaligus tiga pasang sandal yang sama. Lalu ia menyerahkan sandal itu kepada dua temannya yang di luar pagar"jelasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Eri Cahyadi Setop Diskotek Baru, Desak Pengawasan Tempat Hiburan Ketat

Sepertinya bocah-bocah tersebut menginginkan sandal bermerek mahal itu untuk dipakai sendiri. Mereka mengambil hanya sandal yang berukuran kecil saja, sedangkan yang berukuran besar ditinggalkan.

"Yang pertama satu sandal ukuran kecil, ngasih ke teman, ambil lagi yang warna beda kasih ke teman kedua. Kemudian satu pasang ia ambil lagi,"tuturnya.

Anggi mengaku saat tiga anak tersebut melakukan aksinya. Kondisi lingkungan rumahnya dalam keadaan sepi dan penghuni rumah masih keadaan tidur. Ia menyadari saat dipagi hari, sandal mereka telah hilang.

"Baru sadar tadi pagi, kok sandal gak ada, sampai penghuni rumah tuduh-tuduhan,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Emil Audero jadi Pahlawan!

Kemenangan bersejarah Indonesia akhirnya dikunci oleh aksi gemilang Emil Audero yang menepis sepakan penalti Sayriya.

Densus 88 Antiteror Polri Sergap 11 Teroris di Indonesia saat Latihan Militansi

Saat ini, Densus 88 masih terus mendalami seluruh barang bukti yang disita untuk membongkar kemungkinan adanya keterlibatan pihak atau jaringan teror lain.

Sidang Kasus Pengeroyokan Maut Oknum Pesilat Nganjuk, Kuasa Hukum Ajukan Eksepsi

Kendati mengajukan keberatan, Asmijan menegaskan pihak penasihat hukum tetap mendukung jalannya penegakan hukum secara adil dan rasional.

HUT TNI ke-81 di Jember: Ojol hingga Mahasiswa Melebur, Bukti Kemanunggalan Rakyat

Menurut Abdus Salam, konsep peringatan yang digelar sederhana justru memperlihatkan kedekatan TNI dengan masyarakat secara nyata.

Makin Mudah, Posisi dan Jadwal Trans Jatim serta Suroboyo Bus Kini Bisa Dipantau Lewat HP

Kadishub Jatim, Nyono, menyatakan integrasi ini merupakan langkah pengembangan layanan agar masyarakat memperoleh kepastian saat menggunakan angkutan umum.

Kafe Tanpa IPAL Buang Limbah Lemak Sembarangan di Saluran Air Tunjungan Surabaya

Atas temuan ini, Hidayat mengimbau pelaku usaha di kawasan perkotaan agar tidak langsung membuang limbah yang mengandung minyak atau lemak ke saluran umum.