Selasa, 03 Feb 2026 22:17 WIB

Wow! Kreasi Busana Berbahan Botol Bekas Air Mineral ini 'Menyegarkan Mata'

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 05 Jul 2022 21:20 WIB
Kreasi baju berbahan daur ulang dari botol air mineral
Kreasi baju berbahan daur ulang dari botol air mineral

selalu.id - PT Atlantic Biruraya sebagai produsen air minum dalam kemasan Cheers Healthy Water menjaga komitmen untuk menjadi industri yang ramah lingkungan.

Setelah sebelumnya memanfaatkan solar panel sebagai sumber energi, kini Cheers Water berkolaborasi dengan Oakwood Hotel & Residence Surabaya dan Lasalle College Surabaya menghadirkan suatu karya dari limbah botol yang disulap menjadi pakaian dan dekorasi/instalasi.

Baca Juga: Wujud Kepedulian Akhir Tahun: FKPPH Jatim Serahkan Bantuan Banjir Sumatra dan Aceh Kepada LAZDAU

Berbekal visi yang sama tentang sustainability ini, kolaborasi bertajuk Recycle & Upcycle For a Better Future hadir. Menampilkan lima karya recycle dan upcyle botol bekas pakai Cheers menjadi kreasi baju dan satu instalasi (dekorasi). Khusus untuk karya instalasi nantinya akan dipamerkan di lobby Oakwood Hotel & Residence Surabaya selama satu bulan.

Mahakarya dari botol bekas ini melibatkan tangan-tangan kreatif siswa Lasalle Colege Surabaya dari program study Fashion Design, Artistic Make up serta para dosen dari program Interior Design dan Graphic Design.

Dengan arahan dosen dan coordinator fashion design Lasalle College Surabaya, Patrick Meilfen Samallo project fashion dikerjakan oleh empat kelompok.

Kelompok pertama yang digawangi Yavica Sasky, Elizabeth Angel Wina, Jenisse Quinn Gunawan, Mariesa Zahra Kirana, dan Angela Angela menampilkan dua look yang mengambil tema nature.

Baca Juga: Midtown Residence Surabaya Berbagi Keterampilan, Menebar Kesetaraan bersama para model disabilitas 

Look pertama diberi tajuk waterfall dan look kedua berjudul flora. Untuk menghasilkan karya ini mereka menggunakan kain belacu, botol bekas, dan uniknya mereka mewarnai gaun menggunakan hair chalk.

Masih mengusung tema nature, kelompok kedua yang beranggotakan Karina Yang, Carina Ziva, Mega Corindra, Johanna Gracia dan Alexia Sandra membuat gaun yang terinspirasi dari film AVATAR. Bahan yang digunakan adalah kain jeans bekas yang dicat dengan kuas menggunakan cairan pemutih baju sehingga menampilkan corak yang indah.

Back to nature dengan judul karya Bird diambil oleh kelompok tiga dengan anggota Mirachael Angelina Friedrich Kamm, Jessica Levina Amelinda dan Janet Clarissa Krens. Kelompok ini menggunakan botol bekas untuk menonjolkan detail dari sayap burung yang indah dan megah. Mereka memberi warna pada tiap helai sayap yang dikreasikan dari botol ini.

Baca Juga: Rasakan Menu Buka Puasa Ramadan dengan Cita Rasa India di Vasa Hotel Surabaya

Kelompok keempat mengusung tajuk 'Fantasy World' untuk karya mereka. Kelompok yang beranggotakan L.Maria Vemanda Patri, Melani Tangkelayuk, Agnes Angelia Gunawan dan Michele Gela ini ingin membawa kita ke dunia fantasi melalui karya yang dibuat dengan bahan satin armani, satin dove dan tentunya botol bekas yang menjadi highlight.

Untuk menajamkan karakter dari busana yang akan dipamerkan, maka make up juga disesuaikan dengan konsep busana tersebut. Oleh karena itu, tim fashion design akan dibantu tangan terampil dari tim artistic make up Lasalle College. Mereka adalah Zinat Lulu (dosen dan koordinator Artistic Make Up), Meliza Yohana Natawijaya (dosen Artistic Make Up), Jennifer Candra Lius(alumni AMU 2021), Sarah Salsabila (alumni AMU 2021), dan Sheren Pricillia (alumni AMU 2021). (ADV/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.