Selasa, 21 Jul 2026 03:32 WIB

Remaja Disabilitas di Surabaya Diduga Diperkosa Tetangga, Ini Kronologinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 23 Jun 2022 19:33 WIB
ilustrasi perkosaan. Foto: Istimewa
ilustrasi perkosaan. Foto: Istimewa

selalu.id - Seorang remaja disabilitas penyandang tuna rungu berisinial PI (14) menjadi korban bejat tetangganya sendiri.

Pasalnya, PI penyandang disabilitas tuli warga Rangkah, Kecamatan Tembaksari, Surabaya, ini diduga diperkosa oleh tetangganya berisinial HA (45).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Kerabat PI yakni NV, mengungkapkan bahwa kronologi pemerkosaan itu diketahui oleh Ibu PI yang terbangun pukul 00.30 WIB dan kaget PI tidak ada di kamarnya, Rabu (22/6/2022) dini hari.

"Anak ini ternyata bangun memang pukul 00.00 WIB, terus dia ke dapur dan makan. Setelah makan PI ini duduk-duduk di teras," kata NV, Kamis (23/6/2022).

Kemudian, ibunya korban PI mengatahui anaknya dibujuk oleh tetangganya HA pergi ke rumahnya dan dirayu jika diberi kue dan uang.

Sehingga, karena korban PI menerima bujukan HA hingga masuk kedalam rumah tetangganya tersebut. Apalagi, rumah HA tak jauh dari rumah PI dan Ibunya.

Di waktu yang sama, ibunya korban mencari anaknya PI sambil berkeliling di sekitar kampung hingga pukul 03.00 WIB, PI belum ditemukan.

Lalu, ibunya melihat korban PI keluar dari rumah tetangga HA. Ibunya pun terkejut dan marah terhadap putrinya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Ibunya sempat mencari di sekitar kampung, jam 3 pagi, ibunya melihat jika korban keluar dari rumah terduga pelaku. Saat itu ibunya marah, karena anaknya keluar dari rumah tetangganya pagi dini hari," jelasnya.

Lebih lanjut NV mengungkapkan, dari cerita korban PI kepada ibunya bahwa mengaku telah disetubuhi oleh HA tetangganya sendiri.

Terkejut dengan pengakuan putrinya itu, Ibunya pun langsung mendatangi rumah tetangganya HA. Namun, sayangnya ia tidak berada di rumah.

"Paginya, HA didatangi oleh warga, namun terduga pelaku sudah tidak ada di rumah sehingga kita ambil langkah hukum," ungkap dia.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Saat ini, keluarga korban sendiri saat ini telah melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Surabaya, pada Rabu (15/6) dengan Tanda Bukti lapor nomor TBL/B/695/VI/2022/SPKT/Polrestabes Surabaya/Polda Jawa Timur.

Saat dikonfirmasi, Kasubnit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya Ipda Wulan membenarkan adanya laporan itu. Saat ini korban tengah menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Surabaya.

"Iya benar, masih pemeriksaan," kata Wulan. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.