Jumat, 05 Jun 2026 03:52 WIB

Remaja Disabilitas di Surabaya Diduga Diperkosa Tetangga, Ini Kronologinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 23 Jun 2022 19:33 WIB
ilustrasi perkosaan. Foto: Istimewa
ilustrasi perkosaan. Foto: Istimewa

selalu.id - Seorang remaja disabilitas penyandang tuna rungu berisinial PI (14) menjadi korban bejat tetangganya sendiri.

Pasalnya, PI penyandang disabilitas tuli warga Rangkah, Kecamatan Tembaksari, Surabaya, ini diduga diperkosa oleh tetangganya berisinial HA (45).

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Kerabat PI yakni NV, mengungkapkan bahwa kronologi pemerkosaan itu diketahui oleh Ibu PI yang terbangun pukul 00.30 WIB dan kaget PI tidak ada di kamarnya, Rabu (22/6/2022) dini hari.

"Anak ini ternyata bangun memang pukul 00.00 WIB, terus dia ke dapur dan makan. Setelah makan PI ini duduk-duduk di teras," kata NV, Kamis (23/6/2022).

Kemudian, ibunya korban PI mengatahui anaknya dibujuk oleh tetangganya HA pergi ke rumahnya dan dirayu jika diberi kue dan uang.

Sehingga, karena korban PI menerima bujukan HA hingga masuk kedalam rumah tetangganya tersebut. Apalagi, rumah HA tak jauh dari rumah PI dan Ibunya.

Di waktu yang sama, ibunya korban mencari anaknya PI sambil berkeliling di sekitar kampung hingga pukul 03.00 WIB, PI belum ditemukan.

Lalu, ibunya melihat korban PI keluar dari rumah tetangga HA. Ibunya pun terkejut dan marah terhadap putrinya.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Ibunya sempat mencari di sekitar kampung, jam 3 pagi, ibunya melihat jika korban keluar dari rumah terduga pelaku. Saat itu ibunya marah, karena anaknya keluar dari rumah tetangganya pagi dini hari," jelasnya.

Lebih lanjut NV mengungkapkan, dari cerita korban PI kepada ibunya bahwa mengaku telah disetubuhi oleh HA tetangganya sendiri.

Terkejut dengan pengakuan putrinya itu, Ibunya pun langsung mendatangi rumah tetangganya HA. Namun, sayangnya ia tidak berada di rumah.

"Paginya, HA didatangi oleh warga, namun terduga pelaku sudah tidak ada di rumah sehingga kita ambil langkah hukum," ungkap dia.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Saat ini, keluarga korban sendiri saat ini telah melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Surabaya, pada Rabu (15/6) dengan Tanda Bukti lapor nomor TBL/B/695/VI/2022/SPKT/Polrestabes Surabaya/Polda Jawa Timur.

Saat dikonfirmasi, Kasubnit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya Ipda Wulan membenarkan adanya laporan itu. Saat ini korban tengah menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Surabaya.

"Iya benar, masih pemeriksaan," kata Wulan. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.