Selasa, 03 Feb 2026 02:46 WIB

Diskusi Karang Taruna Surabaya dan Kemensos: Strategi Peningkatan Pilar Sosial

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 19 Jun 2022 11:13 WIB
Acara diskusi Karang Taruna Surabaya
Acara diskusi Karang Taruna Surabaya

selalu.id - Karang Taruna Surabaya bersama Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya dan Kementerian Sosial menggelar diskusi masalah sosial untuk peningkatan pilar-pilar di Kota Surabaya.

Ketua Karang Taruna Surabaya, Fuad Benardi mengatakan bahwa Karang Taruna Surabaya bersama Kementrian Sosial (Kemensos) mencari solusi dari masalah sosial. Terutama permasalahan terkait mengurangi pengangguran.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Pertama untuk pemuda Surabaya sekaligus menapung masalah sosial di Kota Surabaya. Nantinya itu bisa jadi bahan kemensos menelusuri lapas formula yang terbaik untuk program sosial maupun kepercayaan sosial itu seperti apa,"kata Fuad saat ditemui di Bober Cafe Jalan Jemur Sari, Surabaya, Sabtu (18/6/2022) malam.

Fuad juga menyampaikan pesan dari Anggota DPR RI Komissi VIII, Inna Ammania, memberi pesan bahwa Karang Taruna harus makmur dulu. Sehingga, bisa membantu masyarakat.

"Bu Inna juga memberi semangat kepada teman-teman karang taruna harus melakukan apa yang disenangi untuk menjadi pengusaha atau pelaku ekonomi, itu ditekuni,"ujarnya.

Lebih lanjut Fuad menyampaikan bahwa anggota Karang Turana di Surabaya juga menyampaikan keluhan untuk menjalankan tugas. Salah satunya Sekretariat kartar disetiap daerah, Kecamatan maupun kelurahan.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Ternyata beberapa kelurahan belum mendapatkan sekretariatan padahal memang Kemensos sudah mengatur bahwa karang taruna itu memakai aset-aset pemerintah,"ucapnya.

Sehingga, lanjut Fuad, Karang Taruna akan mendata daerah mana yang belum mendapatkan sekretariat. Sehingga, pihaknya akan mengajukan kepada Pemerintah Kota.

"Kami disini (Karang Taruna) sebagai mitra pemerintah paling enggak ditugasi untuk mampu mengurangi pengangguran dan pemberdayaan. Kalau kami tidak mempunya tempat untuk bekerja kan bagaimana kita maksimal untuk menjalankan,"jelasnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Disamping itu, Fuad menjelaskan, untuk membantu Karang taruna se-Indonesia. Kemensos berencana bakal membuat sekolah karang taruna untuk membangun sebuah karakter pemuda.

"Saya setuju (sekolah karang taruna) karena memang saat ini generasi miliniel agak lemah membangun sebuah karakter. Kan semuanya itu tidak instan tapi ada prosesnya. Adanya sekolah kartar ini jadi sangat setuju. Termasuk kurikulum kita mendukung," terangnya.

Sebagai informasi acara diskusi 'Wujudkan Sejahtera Bareng Karang Taruna,' dihadiri oleh Direktur Pemberdayaan Masyarakat, Arief Nashari, Direktur Jendral Pemberdayaan Sosial, Edi Suharto, serta Anggota Komisi DPR RI Komisi VIII, Inna Ammania, Muhamman Ali Ridha, R Imron Amrin, Hasani Bin Zuber. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.