Diskusi Karang Taruna Surabaya dan Kemensos: Strategi Peningkatan Pilar Sosial
- Penulis : Ade Resty
- | Minggu, 19 Jun 2022 11:13 WIB
selalu.id - Karang Taruna Surabaya bersama Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya dan Kementerian Sosial menggelar diskusi masalah sosial untuk peningkatan pilar-pilar di Kota Surabaya.
Ketua Karang Taruna Surabaya, Fuad Benardi mengatakan bahwa Karang Taruna Surabaya bersama Kementrian Sosial (Kemensos) mencari solusi dari masalah sosial. Terutama permasalahan terkait mengurangi pengangguran.
Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
"Pertama untuk pemuda Surabaya sekaligus menapung masalah sosial di Kota Surabaya. Nantinya itu bisa jadi bahan kemensos menelusuri lapas formula yang terbaik untuk program sosial maupun kepercayaan sosial itu seperti apa,"kata Fuad saat ditemui di Bober Cafe Jalan Jemur Sari, Surabaya, Sabtu (18/6/2022) malam.
Fuad juga menyampaikan pesan dari Anggota DPR RI Komissi VIII, Inna Ammania, memberi pesan bahwa Karang Taruna harus makmur dulu. Sehingga, bisa membantu masyarakat.
"Bu Inna juga memberi semangat kepada teman-teman karang taruna harus melakukan apa yang disenangi untuk menjadi pengusaha atau pelaku ekonomi, itu ditekuni,"ujarnya.
Lebih lanjut Fuad menyampaikan bahwa anggota Karang Turana di Surabaya juga menyampaikan keluhan untuk menjalankan tugas. Salah satunya Sekretariat kartar disetiap daerah, Kecamatan maupun kelurahan.
Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
"Ternyata beberapa kelurahan belum mendapatkan sekretariatan padahal memang Kemensos sudah mengatur bahwa karang taruna itu memakai aset-aset pemerintah,"ucapnya.
Sehingga, lanjut Fuad, Karang Taruna akan mendata daerah mana yang belum mendapatkan sekretariat. Sehingga, pihaknya akan mengajukan kepada Pemerintah Kota.
"Kami disini (Karang Taruna) sebagai mitra pemerintah paling enggak ditugasi untuk mampu mengurangi pengangguran dan pemberdayaan. Kalau kami tidak mempunya tempat untuk bekerja kan bagaimana kita maksimal untuk menjalankan,"jelasnya.
Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Disamping itu, Fuad menjelaskan, untuk membantu Karang taruna se-Indonesia. Kemensos berencana bakal membuat sekolah karang taruna untuk membangun sebuah karakter pemuda.
"Saya setuju (sekolah karang taruna) karena memang saat ini generasi miliniel agak lemah membangun sebuah karakter. Kan semuanya itu tidak instan tapi ada prosesnya. Adanya sekolah kartar ini jadi sangat setuju. Termasuk kurikulum kita mendukung," terangnya.
Sebagai informasi acara diskusi 'Wujudkan Sejahtera Bareng Karang Taruna,' dihadiri oleh Direktur Pemberdayaan Masyarakat, Arief Nashari, Direktur Jendral Pemberdayaan Sosial, Edi Suharto, serta Anggota Komisi DPR RI Komisi VIII, Inna Ammania, Muhamman Ali Ridha, R Imron Amrin, Hasani Bin Zuber. (Ade/SL2)
Editor : Redaksi