Senin, 20 Jul 2026 07:05 WIB

Ini Tanggapan Polisi Tekait Viralnya Pengakuan Pemotor Salah Tilang Elektronik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Jun 2022 12:35 WIB
Screenshot dari media sosial yang viral
Screenshot dari media sosial yang viral

selalu.id - Beredar sebuah video masyarakat luar Surabaya protes dan menunjukkan surat tilang elektronik yang menyasar ke rumahnya. Surat tilang tersebut dikeluarkan oleh Kepolisian Surabaya, sedangkan penerima mengaku tidak merasa ke Surabaya.

Dalam video yang diunggah oleh akun instagram @terangmedia itu menunjukkan surat tilang pemilik motor melanggar aturan lalu lintas tidak memakai helm.

Baca Juga: Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

"Iku lur tutugane, Iki loh Surboyo, kapan aku ke Suroboyo lur. Sepeda e loh beda (Ini kelanjutannya. Ini loh Surabaya, kapan saya ke Surabaya lur. Motornya ada beda loh)," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Chandra menegaskan bahwa surat tersbeut bukan surat tilang. Justru surat itu untuk konfirmasi

"Surat tersebut bukan surat tilang, itu baru surat konfirmasi, hasil capture ETLE mobile berdasarkan alamat yang tertera pada nomor kendaraan, dikirim lah ke surat konfirmasi atau surat pemberitahuan itu," kata Teddy, Selasa (14/6/2022).

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Teddy menjelaskan, surat tilang nyasar itu kemungkinan kendaraannya digunakan orang lain atau juga karena diperjual belikan. Ia pun juga menyebut ada orang lain yang sengaja menggunakan nomor polisi yang sama.

"Sebenarnya bukan nyasar, kita meng-capture berdasarkan nomor kendaraan, jadi dikirim ke alamat yang ada di STNK," jelas Teddy.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Lebih lanjut Teddy menyampaikan, pemilik motor yang mendapatkan surat tersebut, bisa mengkonfirmasi ke Website yang tertera pada surat tersebut, atau datang ke Gedung Siola. Apakah benar, pengendara melanggar atau tidak.

"Kalau misal merasa tidak melanggar, bisa konfirmasi di website itu, kalau betul melanggar bisa melakukan pembayaran di website itu," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.