Rabu, 22 Jul 2026 19:15 WIB

Bersama Mensos Risma, Wapres Maruf Amin Salurkan Bantuan Lansia di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 02 Jun 2022 23:36 WIB
Wapres bersama Mensos Risma saat menyalurkan bantuan di Surabaya
Wapres bersama Mensos Risma saat menyalurkan bantuan di Surabaya

selalu.id - Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) K.H. Ma’ruf Amin meninjau penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada Lansia Penerima Manfaat (PM) di Kota Surabaya, Kamis (2/6/2022).

Dalam tinjauan tersebut, Wapres Ma'aruf Amin juga didampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Salur bansos ini dihadiri sekitar 60 penerima manfaat yang berasal dari sejumlah kecamatan di Surabaya.

"Kita harapkan bantuan pemerintah ini bisa meringankan beban masyarakat dan juga bisa memajukan usahanya. Semoga dengan bantuan bisa ada upaya pemberdayaan masyarakat," kata Wapres RI Ma'ruf Amin, di di Gedung Balai Pemuda sisi barat Alun-alun Surabaya.

Wapres Ma'ruf Amin menyampaikan, untuk jenis bantuan yang disalurkan yakni, Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), Program Keluarga Harapan (PKH), beasiswa hingga program santripreneur dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Menteri Sosial Tri Rismaharini menjelaskan, sejumlah bantuan sosial yang diserahkan Wapres itu mulai dari BLT minyak goreng, beasiswa pendidikan hingga modal usaha untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Ada penyerahan bantuan modal usaha untuk para warga MBR. Jadi, mereka diharapkan menerima bansos, tapi mereka juga punya usaha," kata Mensos Risma.

Tak hanya itu, Risma menyampaikan, Wapres juga menyalurkan bantuan ATENSI untuk disabilitas. Bantuan ATENSI ditujukan bagi istri maupun anak disabilitas agar dapat membantu ekonomi keluarganya.

"Kita coba berdayakan istrinya, kita beri bantuan modal usaha toko kelontong untuk istrinya," ujarnya.

Kata dia, bantuan lain yang diserahkan Wapres kali ini berupa program untuk santri dan santriwati dari BAZNAS serta sejumlah program bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan dan beasiswa.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Tadi juga ada santunan. Jadi, mungkin klaim untuk ketenagakerjaan seperti dulu tukang sapu yang kecelakaan," ungkapnya.

Sebanyak 50 Lansia di Surabaya diberi bansos dengan total mencapai Rp82.893.600 juta. Bantuan tersebut, terdiri dari PKH untuk 31 PM masing-masing Rp600 ribu dengan total Rp18,6 juta.

Kemudian, Program Sembako/Program Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 40 PM masing-masing Rp400 ribu dengan total Rp16 juta.

Lalu, BLT Migor untuk 40 orang masing-masing Rp300 ribu total Rp12 juta serta bantuan ATENSI untuk 10 PM sebesar Rp 36.293.600.

Selain bansos untuk 50 orang, bantuan ATENSI berupa kewirausahaan juga diberikan kepada 10 lansia di Kota Surabaya, untuk usaha warung kelontong, warung nasi dan jualan siomay keliling.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Lebih lanjut Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menambahkan, sekitar 60 warga Surabaya penerima bantuan yang diserahkan langsung oleh Wapres RI.

Dengan rincian yakni, 50 warga penerima bansos BLT minyak goreng, Bantuan Pangan Non Tunai dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Sedangkan10 warga lainnya merupakan penerima program ATENSI dari Kemensos.

"Jadi totalnya itu InsyaAllah hampir 60 orang. Ada yang mendapatkan bantuan usaha, bantuan (BLT) minyak goreng, ada juga bantuan dari ketenagakerjaan dan BAZNAS yang dibagikan," ujarnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.