Rabu, 23 Sep 2026 15:09 WIB

Bersama Mensos Risma, Wapres Maruf Amin Salurkan Bantuan Lansia di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 02 Jun 2022 23:36 WIB
Wapres bersama Mensos Risma saat menyalurkan bantuan di Surabaya
Wapres bersama Mensos Risma saat menyalurkan bantuan di Surabaya

selalu.id - Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) K.H. Ma’ruf Amin meninjau penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada Lansia Penerima Manfaat (PM) di Kota Surabaya, Kamis (2/6/2022).

Dalam tinjauan tersebut, Wapres Ma'aruf Amin juga didampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Baca Juga: Lomba Kampung Pancasila 2026 Surabaya Resmi Digelar, Berhadiah Puluhan Juta dan Bantuan Menarik

Salur bansos ini dihadiri sekitar 60 penerima manfaat yang berasal dari sejumlah kecamatan di Surabaya.

"Kita harapkan bantuan pemerintah ini bisa meringankan beban masyarakat dan juga bisa memajukan usahanya. Semoga dengan bantuan bisa ada upaya pemberdayaan masyarakat," kata Wapres RI Ma'ruf Amin, di di Gedung Balai Pemuda sisi barat Alun-alun Surabaya.

Wapres Ma'ruf Amin menyampaikan, untuk jenis bantuan yang disalurkan yakni, Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), Program Keluarga Harapan (PKH), beasiswa hingga program santripreneur dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Menteri Sosial Tri Rismaharini menjelaskan, sejumlah bantuan sosial yang diserahkan Wapres itu mulai dari BLT minyak goreng, beasiswa pendidikan hingga modal usaha untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Ada penyerahan bantuan modal usaha untuk para warga MBR. Jadi, mereka diharapkan menerima bansos, tapi mereka juga punya usaha," kata Mensos Risma.

Tak hanya itu, Risma menyampaikan, Wapres juga menyalurkan bantuan ATENSI untuk disabilitas. Bantuan ATENSI ditujukan bagi istri maupun anak disabilitas agar dapat membantu ekonomi keluarganya.

"Kita coba berdayakan istrinya, kita beri bantuan modal usaha toko kelontong untuk istrinya," ujarnya.

Kata dia, bantuan lain yang diserahkan Wapres kali ini berupa program untuk santri dan santriwati dari BAZNAS serta sejumlah program bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan dan beasiswa.

Baca Juga: Bansos di Surabaya Tak Lihat Desil, Eri Cahyadi: Ada yang Masih Belum Dapat Bantuan

"Tadi juga ada santunan. Jadi, mungkin klaim untuk ketenagakerjaan seperti dulu tukang sapu yang kecelakaan," ungkapnya.

Sebanyak 50 Lansia di Surabaya diberi bansos dengan total mencapai Rp82.893.600 juta. Bantuan tersebut, terdiri dari PKH untuk 31 PM masing-masing Rp600 ribu dengan total Rp18,6 juta.

Kemudian, Program Sembako/Program Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 40 PM masing-masing Rp400 ribu dengan total Rp16 juta.

Lalu, BLT Migor untuk 40 orang masing-masing Rp300 ribu total Rp12 juta serta bantuan ATENSI untuk 10 PM sebesar Rp 36.293.600.

Selain bansos untuk 50 orang, bantuan ATENSI berupa kewirausahaan juga diberikan kepada 10 lansia di Kota Surabaya, untuk usaha warung kelontong, warung nasi dan jualan siomay keliling.

Baca Juga: Investasi 5 Miliar Lewat PT OSO Sekuritas, Dua Terdakwa Divonis Satu hingga 2,5 Tahun

Lebih lanjut Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menambahkan, sekitar 60 warga Surabaya penerima bantuan yang diserahkan langsung oleh Wapres RI.

Dengan rincian yakni, 50 warga penerima bansos BLT minyak goreng, Bantuan Pangan Non Tunai dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Sedangkan10 warga lainnya merupakan penerima program ATENSI dari Kemensos.

"Jadi totalnya itu InsyaAllah hampir 60 orang. Ada yang mendapatkan bantuan usaha, bantuan (BLT) minyak goreng, ada juga bantuan dari ketenagakerjaan dan BAZNAS yang dibagikan," ujarnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkot Mojokerto Bekali Warga Skill Terampil Demi Kemandirian Ekonomi

Bersama Balai Latihan Kerja Mojokerto, pemerintah kota kembali membuka Batch II tahun 2026.

Bikin Merinding, Begini Suara Mengerikan saat Medan Magnet Bumi Berbalik Arah

Data inti es menunjukkan kadar Berilium-10, isotop yang terbentuk dari hantaman radiasi kosmik, melonjak hingga dua kali lipat.

Aturan Baru Jalan Tol, Jangan Diabaikan Bila Tak Mau Kena Sanksi Tegas

Regulasi ini disiapkan untuk memperkuat ketentuan lama yang diatur dalam Permen PU Nomor 16 Tahun 2014.

Revitalisasi Sekolah di Jember Bawa Berkah, 5.000 Tukang dan Kuli Bangunan Ketiban Rezeki

Bagi para pekerja, kesempatan tersebut menjadi tambahan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Mereka pun mengaku senang atas program tersebut.

Jangan Lakukan Ini pada Kendaraanmu jika Tak Mau Dipenjara

Ancaman sanksi bagi pengendara yang membandel diatur jelas dalam Pasal 280 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Sederet Langkah Serius Pemkab Jember dalam Menata Pasar Tanjung

Pemkab Jember juga menjadwalkan sosialisasi skenario penataan kawasan dan trotoar kepada para pedagang sebelum kebijakan resmi diterapkan permanen di lapangan.