Selasa, 03 Feb 2026 02:45 WIB

Bersama Mensos Risma, Wapres Maruf Amin Salurkan Bantuan Lansia di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 02 Jun 2022 23:36 WIB
Wapres bersama Mensos Risma saat menyalurkan bantuan di Surabaya
Wapres bersama Mensos Risma saat menyalurkan bantuan di Surabaya

selalu.id - Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) K.H. Ma’ruf Amin meninjau penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada Lansia Penerima Manfaat (PM) di Kota Surabaya, Kamis (2/6/2022).

Dalam tinjauan tersebut, Wapres Ma'aruf Amin juga didampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Salur bansos ini dihadiri sekitar 60 penerima manfaat yang berasal dari sejumlah kecamatan di Surabaya.

"Kita harapkan bantuan pemerintah ini bisa meringankan beban masyarakat dan juga bisa memajukan usahanya. Semoga dengan bantuan bisa ada upaya pemberdayaan masyarakat," kata Wapres RI Ma'ruf Amin, di di Gedung Balai Pemuda sisi barat Alun-alun Surabaya.

Wapres Ma'ruf Amin menyampaikan, untuk jenis bantuan yang disalurkan yakni, Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), Program Keluarga Harapan (PKH), beasiswa hingga program santripreneur dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Menteri Sosial Tri Rismaharini menjelaskan, sejumlah bantuan sosial yang diserahkan Wapres itu mulai dari BLT minyak goreng, beasiswa pendidikan hingga modal usaha untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Ada penyerahan bantuan modal usaha untuk para warga MBR. Jadi, mereka diharapkan menerima bansos, tapi mereka juga punya usaha," kata Mensos Risma.

Tak hanya itu, Risma menyampaikan, Wapres juga menyalurkan bantuan ATENSI untuk disabilitas. Bantuan ATENSI ditujukan bagi istri maupun anak disabilitas agar dapat membantu ekonomi keluarganya.

"Kita coba berdayakan istrinya, kita beri bantuan modal usaha toko kelontong untuk istrinya," ujarnya.

Kata dia, bantuan lain yang diserahkan Wapres kali ini berupa program untuk santri dan santriwati dari BAZNAS serta sejumlah program bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan dan beasiswa.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Tadi juga ada santunan. Jadi, mungkin klaim untuk ketenagakerjaan seperti dulu tukang sapu yang kecelakaan," ungkapnya.

Sebanyak 50 Lansia di Surabaya diberi bansos dengan total mencapai Rp82.893.600 juta. Bantuan tersebut, terdiri dari PKH untuk 31 PM masing-masing Rp600 ribu dengan total Rp18,6 juta.

Kemudian, Program Sembako/Program Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 40 PM masing-masing Rp400 ribu dengan total Rp16 juta.

Lalu, BLT Migor untuk 40 orang masing-masing Rp300 ribu total Rp12 juta serta bantuan ATENSI untuk 10 PM sebesar Rp 36.293.600.

Selain bansos untuk 50 orang, bantuan ATENSI berupa kewirausahaan juga diberikan kepada 10 lansia di Kota Surabaya, untuk usaha warung kelontong, warung nasi dan jualan siomay keliling.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Lebih lanjut Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menambahkan, sekitar 60 warga Surabaya penerima bantuan yang diserahkan langsung oleh Wapres RI.

Dengan rincian yakni, 50 warga penerima bansos BLT minyak goreng, Bantuan Pangan Non Tunai dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Sedangkan10 warga lainnya merupakan penerima program ATENSI dari Kemensos.

"Jadi totalnya itu InsyaAllah hampir 60 orang. Ada yang mendapatkan bantuan usaha, bantuan (BLT) minyak goreng, ada juga bantuan dari ketenagakerjaan dan BAZNAS yang dibagikan," ujarnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.