Jumat, 23 Okt 2026 15:19 WIB

Puluhan Pecinta Hewan Bersedia Merawat Ratusan Kucing yang Terlantar di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 26 Mei 2022 16:08 WIB
Para Adopter melihat kondisi kucing yang terlantar
Para Adopter melihat kondisi kucing yang terlantar

selalu.id - Puluhan pecinta hewan bersedia mengadopsi ratusan kucing yang ditinggal pemiliknya di dalam ruko di Surabaya. Namun, mereka harus memenuhi persyaratan untuk mengadopsi kucing-kucing tersebut.

Komunitas Kucing yang bernama catcats.id, Novita, mengatakan, total yang mendaftar untuk mengadopsi kucing ini sebanyak 87 orang. Bahkan, ada yang dari luar kota berminat mengadopsi.

Baca Juga: Operasi Patuh Semeru 2026 Dua Pekan Kedepan, ETLE Tetap Berjalan Tilang Manual Berlaku Awal November

"Ada yang dari luar kota Tulungagung, ada 7 orang yang ikut bersih-bersih. Kalau anjingnya belum ada yang adopt," kata Novita, saat ditemui selalu.id, Kamis (26/5/2022).

Novita menyampaikan, persyaratan mengadopsi kucing tersebut, wajib menandatangani formulir pernyataan bahwa mampu merawat kucing ini.

"Sistem adopsi pakai formulir foto diri materai 10 ribu, kemudian, langsung milih dipanggil berdasarkan yang datang duluan,"jelasnya.

Untuk pemilihan kucing, Novita menerangkan, adopter bebas memilih. Namun, ia meminta kepada para adopter untuk tidak memilih kucing yang keadaan bagus. Sebab, kucing-kucing di dalam ruko ini semuanya prihatin.

"Banyak orang bilang, aku mau yang bagus. Ini padahal semuanya tersiksa disini, tolong jangan pilih kasih,"pesannya.

Menurutnya, antusias warga sangat tinggi. Bahkan, ada yang rela datang dari jauh.

"Kalau ada lebih dikirim ke shelter luar Surabaya. Kalau sisa 50 diangkut aja. Opsi pertama habis semua. Saya senang orang-orang senang,"terangnya.

Baca Juga: Massa Demo Berpakaian Serba Hitam Mulai Datang di Depan Grahadi Surabaya

Lia, salah satu warga Gresik mengaku, tidak tega melihat kucing-kucing yang ada di Ruko ini. Sehingga, ia mengajukan diri untuk mengadopsi.

"Tahu kabar ini dari TikTok, ada nomor di Instagram. Saya langsung daftar, di rumah ada 1. Saya adopsi karena suka dan kasihan sama kucingnya,"kata Lia.

Pengestu (20), salah satu adopter memilih anak kucing kecil yang tampak kurus dan diam. Karena merasa kasihan, ia mengadopsi kucing tersebut.

"Iya saya ambil kucing yang ini kasian terlihat tertekan. Saya juga punya kucing kecil juga dirumah. Yang ini buat teman ku juga,"ungkapnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Sementara itu, dokter hewan dari Moccachino Pet Care, Edward Jonas, ikut memeriksa ratusan kucing. Edward menyebut, saat memeriksa beberapa kucing, ada yang terkena penyakit.

"Ada beberapa yang sakit, terutama sakit kulit, kemudian jamur, kutu, scabes, diare karena lingkungannya lembab dan kotor jadi pengaruhnya disitu,"jelasnya.

Edward berharap untuk para adopter yang mengadopsi ratusan kucing ini, bisa merawat. Ia menyarankan harus menjaga makanannya, rutin vaksin dan memberi obat cacing

"Kalau gak mau populasi lebih banyak kita sarankan steril," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Parah! Gerobak Sampah Dicuri di Surabaya, Pelaku Terekam CCTV

Kehilangan sarana itu sempat mengancam kelancaran pengangkutan sampah dari rumah warga ke Tempat Penampungan Sementara.

Ngaku Imam Mahdi, Pria di Bangkalan Tipu Korban Miliaran Modus Jual Tiket Surga dan Top Up Umur

Hingga saat ini sudah ada empat orang korban yang melapor ke polisi.

Pemkab Mojokerto Gelontorkan Rp812 Juta Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu dan Berprestasi

Penyerahan beasiswa secara simbolis dilakukan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa.

Tiga Pemuda Bobol 2 Sekolah di Mojokerto, Pelaku Diringkus saat Tidur

Aksi pencurian dengan pemberatan itu terjadi di SDN Mlaten Kecamatan Puri dan TK Jabon Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar.

Top 5 Berita: Perampokan Toko Emas di Jember hingga Santri Terganjal Aturan

Artikel peristiwa dan pemerintahan masih banyak dibaca.

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.