Rabu, 19 Agu 2026 01:57 WIB

Pemkot Surabaya Datangi Korban Seluncuran Kenpark Ambrol untuk Trauma Healing

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Mei 2022 16:40 WIB
Kepala DP3APPKB Tomi Ardiyanto.
Kepala DP3APPKB Tomi Ardiyanto.

selalu.id - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A PPKB) Surabaya telah mengunjungi Ke empat rumah korban Ambrolnya seluncuran air Waterpark Kenjeran.

Kunjungan tersebut untuk melakukan pendampingan psikiologis trauma healing terhadap para korban atas insiden seluncuran ambrol.

Baca Juga: Sederet Gebrakan dan Janji Dirut PDAM Surabaya yang Baru, Akankah Terwujud?

Kepala DP3APPKB Tomi Ardiyanto, mengatakan, hingga saat ini kondisi korban yang telah pulang ke rumah telah membaik. Pihaknya juga masih melakukan pendampingan untuk korban.

"Kami masih melakukan home visit untuk trauma healing. Rata-rata sudah sadar dan membaik," kata Tomi, Kamis (12/5/2022).

Tomi mengatakan, meski rata-rata pasien masih mengalami shock serta ada yang masih menjalani rawat jalan karena kondisi yang tidak memungkinkan.

"Beruntung beberapa sudah makin membaik. Salah satunya NAP, 16, siswa SMP, sudah membaik dan stabil," kata dia.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Gelar Lomba Kampung Pancasila, Ini Syarat dan Kriteria Penilaiannya

Sejauh ini, kata Tomi, DP3APPKB telah melakukan trauma healing pada 13 korban. Bentuk trauma healing yang diberikan adalah homevisit dan konseling.

"Sampai dengan hari ini sebanyak 13 korban dari total keseluruhan 16 korban. Karena 3 korban masih dirawat di RS dr. Soetomo," paparnya.

Lebih lanjut Tomi menjelaskan, DP3APPKB sendiri akan melakukan beberapa langkah untuk menghilangkan trauma psikologis korban. Diantaranya adalah Outreach atau penjangkauan terhadap klien dan orang tua.

Baca Juga: Kisah Pilu Bunga, Gadis Tunanetra Korban Kekerasan Seksual Anak Pelimik Panti Asuhan di Surabaya

"Kemudian kami lakukan pendampingan konseling terhadap trauma psikologis yg dialami klien," ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan mengkoordinasikan dengan OPD (organisasi perangkat daerah) terkait. Diantaranya adalah Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan untuk menangani korban.

"Kami juga akan melakukan pemantauan progress healing psikologis klien," tegasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Seorang Ibu Rela jadi Pengantin Iblis Demi Sembuhkan Anaknya yang Cacat

Keputusan Ranti, menyelamatkan nyawa anaknya, Nina, membuahkan keajaiban; sang buah hati sembuh secara misterius setelah melakukan pernikahan dengan iblis.

Pengedar Sabu di Kawasan Rangkah Surabaya Sudah Tertangkap, Ini Namanya

Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan serangkaian penyelidikan, pengembangan untuk mengungkap jaringan di atasnya.

Dapat Remisi HUT RI, Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Dijadwalkan Bebas Awal 2028

Sebagai informasi, Gus Muhdlor merupakan Bupati Sidoarjo periode 2021–2024 yang dijatuhi vonis 4 tahun 6 bulan penjara pada Desember 2024 lalu.

Gugatan Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Bojonegoro Kini Masuk Tahap Mediasi

Hasil dari proses perdamaian ini bakal menentukan apakah persidangan berlanjut ke pemeriksaan pokok perkara atau diselesaikan secara damai.

Penanganan Karhutla Bromo Selesai, Posko Darurat Ditutup

Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan tak lupa menyampaikan ucapan terimakasih terhadap semua instansi yang terlibat dalam penanganan karhutla tersebut.

8 Wisata Semarang Ternyaman dan Murah Cocok untuk Liburan Bareng Anak

Setiap tempat di wisata Semarang menghadirkan pengalaman berbeda sesuai karakter alam di sekitarnya. Cocok banget untuk liburan bareng keluarga.