Selasa, 03 Feb 2026 02:46 WIB

Pemkot Surabaya Datangi Korban Seluncuran Kenpark Ambrol untuk Trauma Healing

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Mei 2022 16:40 WIB
Kepala DP3APPKB Tomi Ardiyanto.
Kepala DP3APPKB Tomi Ardiyanto.

selalu.id - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A PPKB) Surabaya telah mengunjungi Ke empat rumah korban Ambrolnya seluncuran air Waterpark Kenjeran.

Kunjungan tersebut untuk melakukan pendampingan psikiologis trauma healing terhadap para korban atas insiden seluncuran ambrol.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala DP3APPKB Tomi Ardiyanto, mengatakan, hingga saat ini kondisi korban yang telah pulang ke rumah telah membaik. Pihaknya juga masih melakukan pendampingan untuk korban.

"Kami masih melakukan home visit untuk trauma healing. Rata-rata sudah sadar dan membaik," kata Tomi, Kamis (12/5/2022).

Tomi mengatakan, meski rata-rata pasien masih mengalami shock serta ada yang masih menjalani rawat jalan karena kondisi yang tidak memungkinkan.

"Beruntung beberapa sudah makin membaik. Salah satunya NAP, 16, siswa SMP, sudah membaik dan stabil," kata dia.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Sejauh ini, kata Tomi, DP3APPKB telah melakukan trauma healing pada 13 korban. Bentuk trauma healing yang diberikan adalah homevisit dan konseling.

"Sampai dengan hari ini sebanyak 13 korban dari total keseluruhan 16 korban. Karena 3 korban masih dirawat di RS dr. Soetomo," paparnya.

Lebih lanjut Tomi menjelaskan, DP3APPKB sendiri akan melakukan beberapa langkah untuk menghilangkan trauma psikologis korban. Diantaranya adalah Outreach atau penjangkauan terhadap klien dan orang tua.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Kemudian kami lakukan pendampingan konseling terhadap trauma psikologis yg dialami klien," ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan mengkoordinasikan dengan OPD (organisasi perangkat daerah) terkait. Diantaranya adalah Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan untuk menangani korban.

"Kami juga akan melakukan pemantauan progress healing psikologis klien," tegasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.