Senin, 02 Feb 2026 23:16 WIB

Cara Wali Kota Madiun Antisipasi Hepatitis Misterius dengan Posyandu

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Mei 2022 20:27 WIB
Wali Kota Madiun saat memberi pengarahan pada ibu-ibu Posyandu
Wali Kota Madiun saat memberi pengarahan pada ibu-ibu Posyandu

selalu.id - Pandemi Covid-19 belum berakhir, masyarakat kembali dihadapkan dengan virus baru, yaitu Hepatitis misterius yang menyerang anak-anak.

Kasus Hepatitis misterius ini sudah ditemukan di Indonesia. Bahkan, sebagian diantaranya sudah ada suspect di Jawa Timur.

Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis Digelar di Sekolah, Sasar 242 Ribu Siswa Surabaya

Tindakan pencegahan, Wali Kota Madiun, Maidi mencanangkan langkah-langkah antisipasi. Salah satunya, dengan memperkuat peran posyandu.

"Posyandu ini layanan kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat. Maka, semua harus siap," tuturnya saat meninjau layanan Posyandu di Jalan Gajah Mada Gang Punden, Kelurahan Manguharjo, Selasa (10/5/2022).

Wali kota Maidi menilai bahwa selama ini posyandu di Kota Madiun sudah aktif memantau perkembangan tumbuh kembang balita dan anak-anak setiap bulan.

Baca Juga: Anggaran Kesehatan Timpang, Banggar Desak Fokus ke Pencegahan

Para kader yang tersebar di masing-masing wilayah juga telah mendapatkan pembinaan khusus dari tenaga kesehatan di puskesmas yang menaungi.

Wali kota Maidi berpesan kepada orang tua untuk menjaga kesehatan putra-putrinya. Diantaranya dengan menjaga kebersihan dan makan makanan yang bergizi.
Selain itu, tidak memberikan obat sembarangan ketika mendapati anak sakit.

"Langsung bawa puskesmas. Jangan diobati sendiri," tegasnya.

Baca Juga: Kasus Meninggal karena DBD, DPRD Surabaya Desak Rumah Sakit Tak Tolak Pasien BPJS

Maidi juga menginstruksikan kepada puskesmas dan rumah sakit agar selalu siap siaga jika ditemukan kasus Hepatitis misterius.

"Semua siap. Tapi kita berharap tidak ada yang kena di Kota Madiun," tandasnya. (MG1/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.