Sabtu, 05 Sep 2026 06:17 WIB

Anggaran Kesehatan Timpang, Banggar Desak Fokus ke Pencegahan

Juru Bicara Banggar, Jairi Irawa
Juru Bicara Banggar, Jairi Irawa

selalu.id – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jawa Timur menyoroti ketimpangan layanan kesehatan dalam laporan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, Rabu (28/5/2025).

Juru Bicara Banggar, Jairi Irawa, mengkritik rendahnya kemandirian fiskal sejumlah rumah sakit umum daerah (RSUD) dan timpangnya alokasi anggaran antara layanan kuratif dan preventif. Dari 14 BLUD RSUD di Jatim, rata-rata kemandirian fiskal hanya 70 persen, bahkan beberapa di bawah 60 persen.

Baca Juga: Program Home Care Jember, Hadirkan "Dokter Keluarga" untuk Warga Miskin

Hanya RSUD Saiful Anwar (Malang) dan RSUD dr. Soetomo (Surabaya) yang mendekati angka 90 persen. Banggar mendorong penerapan subsidi silang antar-BLUD yang surplus guna membantu RSUD dengan kemandirian rendah, sesuai Pasal 209 ayat (1) PP No. 12 Tahun 2019. Program Sister Hospital juga diusulkan untuk meningkatkan kualitas layanan.

Banggar juga mengkritik alokasi anggaran kesehatan yang 90 persen terserap untuk layanan kuratif, sementara promotif dan preventif hanya memperoleh 10 persen. “Rumah sakit penuh bukan berarti keberhasilan,” tegas Jairi.

Baca Juga: Malaysia Healthcare Expo Hadir di Surabaya, Tawarkan Layanan Jantung hingga Fertilitas

“Kita harus mendorong masyarakat hidup sehat dan mencegah penyakit, bukan hanya mengobati,” tambahnya, yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim.

Banggar mendesak peningkatan kesadaran hidup sehat serta akses terhadap layanan promotif dan preventif untuk mengurangi ketergantungan pada rumah sakit. Secara konkret, Banggar meminta TAPD dan OPD terkait merealisasikan 40 persen Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), sebagaimana diamanatkan PMK No. 72 Tahun 2024, untuk mendukung layanan kesehatan preventif.

Baca Juga: Kejati Jatim Serahkan Aduan Dugaan Pemborosan APBD Surabaya 2025 ke Inspektorat

Selain itu, Banggar menekankan pentingnya peningkatan Universal Health Coverage (UHC) di seluruh kabupaten/kota Jatim guna menjamin layanan kesehatan yang merata dan terjangkau.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.