Selasa, 20 Okt 2026 09:08 WIB

Anggaran Kesehatan Timpang, Banggar Desak Fokus ke Pencegahan

Juru Bicara Banggar, Jairi Irawa
Juru Bicara Banggar, Jairi Irawa

selalu.id – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jawa Timur menyoroti ketimpangan layanan kesehatan dalam laporan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, Rabu (28/5/2025).

Juru Bicara Banggar, Jairi Irawa, mengkritik rendahnya kemandirian fiskal sejumlah rumah sakit umum daerah (RSUD) dan timpangnya alokasi anggaran antara layanan kuratif dan preventif. Dari 14 BLUD RSUD di Jatim, rata-rata kemandirian fiskal hanya 70 persen, bahkan beberapa di bawah 60 persen.

Baca Juga: Bupati Jember Sebut 7 Fraksi DPRD Sejalan dengan Arah APBD 2027

Hanya RSUD Saiful Anwar (Malang) dan RSUD dr. Soetomo (Surabaya) yang mendekati angka 90 persen. Banggar mendorong penerapan subsidi silang antar-BLUD yang surplus guna membantu RSUD dengan kemandirian rendah, sesuai Pasal 209 ayat (1) PP No. 12 Tahun 2019. Program Sister Hospital juga diusulkan untuk meningkatkan kualitas layanan.

Banggar juga mengkritik alokasi anggaran kesehatan yang 90 persen terserap untuk layanan kuratif, sementara promotif dan preventif hanya memperoleh 10 persen. “Rumah sakit penuh bukan berarti keberhasilan,” tegas Jairi.

Baca Juga: Program Home Care Jember, Hadirkan "Dokter Keluarga" untuk Warga Miskin

“Kita harus mendorong masyarakat hidup sehat dan mencegah penyakit, bukan hanya mengobati,” tambahnya, yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim.

Banggar mendesak peningkatan kesadaran hidup sehat serta akses terhadap layanan promotif dan preventif untuk mengurangi ketergantungan pada rumah sakit. Secara konkret, Banggar meminta TAPD dan OPD terkait merealisasikan 40 persen Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), sebagaimana diamanatkan PMK No. 72 Tahun 2024, untuk mendukung layanan kesehatan preventif.

Baca Juga: Malaysia Healthcare Expo Hadir di Surabaya, Tawarkan Layanan Jantung hingga Fertilitas

Selain itu, Banggar menekankan pentingnya peningkatan Universal Health Coverage (UHC) di seluruh kabupaten/kota Jatim guna menjamin layanan kesehatan yang merata dan terjangkau.

Editor : Ading
Berita Terbaru

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.