Selasa, 21 Jul 2026 16:44 WIB

Anggaran Kesehatan Timpang, Banggar Desak Fokus ke Pencegahan

Juru Bicara Banggar, Jairi Irawa
Juru Bicara Banggar, Jairi Irawa

selalu.id – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jawa Timur menyoroti ketimpangan layanan kesehatan dalam laporan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, Rabu (28/5/2025).

Juru Bicara Banggar, Jairi Irawa, mengkritik rendahnya kemandirian fiskal sejumlah rumah sakit umum daerah (RSUD) dan timpangnya alokasi anggaran antara layanan kuratif dan preventif. Dari 14 BLUD RSUD di Jatim, rata-rata kemandirian fiskal hanya 70 persen, bahkan beberapa di bawah 60 persen.

Baca Juga: Malaysia Healthcare Expo Hadir di Surabaya, Tawarkan Layanan Jantung hingga Fertilitas

Hanya RSUD Saiful Anwar (Malang) dan RSUD dr. Soetomo (Surabaya) yang mendekati angka 90 persen. Banggar mendorong penerapan subsidi silang antar-BLUD yang surplus guna membantu RSUD dengan kemandirian rendah, sesuai Pasal 209 ayat (1) PP No. 12 Tahun 2019. Program Sister Hospital juga diusulkan untuk meningkatkan kualitas layanan.

Banggar juga mengkritik alokasi anggaran kesehatan yang 90 persen terserap untuk layanan kuratif, sementara promotif dan preventif hanya memperoleh 10 persen. “Rumah sakit penuh bukan berarti keberhasilan,” tegas Jairi.

Baca Juga: Kejati Jatim Serahkan Aduan Dugaan Pemborosan APBD Surabaya 2025 ke Inspektorat

“Kita harus mendorong masyarakat hidup sehat dan mencegah penyakit, bukan hanya mengobati,” tambahnya, yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim.

Banggar mendesak peningkatan kesadaran hidup sehat serta akses terhadap layanan promotif dan preventif untuk mengurangi ketergantungan pada rumah sakit. Secara konkret, Banggar meminta TAPD dan OPD terkait merealisasikan 40 persen Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), sebagaimana diamanatkan PMK No. 72 Tahun 2024, untuk mendukung layanan kesehatan preventif.

Baca Juga: Tips Merawat Kulit Wajah Agar Glowing saat Lebaran, Ciwi-ciwi Kepoin Yuk

Selain itu, Banggar menekankan pentingnya peningkatan Universal Health Coverage (UHC) di seluruh kabupaten/kota Jatim guna menjamin layanan kesehatan yang merata dan terjangkau.

Editor : Ading
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.