Segini Keuntungan Jasa Penukaran Uang Pinggir Jalan di Surabaya
- Penulis : Ade Resty
- | Minggu, 24 Apr 2022 13:30 WIB
selalu.id - Jasa penukaran pinggir jalan uang bermunculan mendekati akhir Bulan Ramadan di Surabaya. Mereka kerap kali berpindah-pindah lokasi untuk menghindari petugas Satpol PP.
Jasa penukaran uang ini menyebar di berbagai jalan di Surabaya, namun yang paling ramai di sekitaran Bank Indonesia. Seperti di Jalan Bubutan, Surabaya.
Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
Ida (40), salah satu pengasong jasa penukaran uang, mengaku selalu standby menata uangnya dipinggir jalan Bubutan itu, sejak pukul 14.00 WIB siang.
"Sepi banget dari kemarin, apalagi sering diobrak sama satpol PP," kata Ida saat ditemui Selalu.id, Sabtu (23/4/2022).
Ida mengaku harus bersembunyi-sembunyi dari Satpol PP karena dirinya takut diobrak atau tidak diperbolehkan membuka lapak penukaran uang di sekitar BI.
"Satu hari dua kali diobrak, terus kita juga sering ditunggu sama Satpol PP," ungkap Ida.
Ida yang mengaku sudah 10 tahun menjadi jasa penukaran uang itu, pernah mengalami kejadian yang tidak mengenakkan. Dirinya pernah dibawa ke kantor Satpol PP. Bahkan uang-uang penukaran ikut terbawa.
"Saya juga pernah disidang, saya kena Tipiring (Tindak Pidana Ringan)," ujarnya.
Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
Hal yang sama juga dialami Syaiful, pengasong jasa penukaran uang di Jalan Bubutan. Syaiful mengaku harus sembunyi-sembunyi dari Satpol PP. Ia juga merasa pelanggannya sedikit lebih sepi dari tahun kemarin.
"Ramai tahun kemarin, sekarang sepi, belum lagi nanti kalau diobarak Satpol PP," ujar Syaiful.
Meski 2 tahun lalu, terjadi Pandemi, Syaiful merasa tahun ini lebih sepi. Kerana di tahun kemarin jasa penukaran uang tak sebanyak tahun ini.
"Saya di sini sudah 20 tahunan. Tahun Kemarin lebih ramai, sekarang sepi," keluhnya.
Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Syaiful mengambil keuntungan 5 persen dari setiap transaksi sebesar Rp100 ribu. Tak jarang, sebagian orang pun menawar.
"Kan kalau uang pecahan Rp5 ribu itu 25 ribu untungnya, tapi ada yang nawar jadi 20 ribu. Ya saya kasih," ucap Syaiful.
Dalam sehari, ia menerima Rp3 juta penukaran uang. Pecahannya beragam mulai Rp1.000 hingg Rp20 ribu. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi
URL : https://selalu.id/news-1595-segini-keuntungan-jasa-penukaran-uang-pinggir-jalan-di-surabaya
