Minggu, 20 Sep 2026 12:49 WIB

Segini Keuntungan Jasa Penukaran Uang Pinggir Jalan di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Apr 2022 13:30 WIB
Salah satu jasa penukaran uang di pinggir jalan di Surabaya
Salah satu jasa penukaran uang di pinggir jalan di Surabaya

selalu.id - Jasa penukaran pinggir jalan uang bermunculan mendekati akhir Bulan Ramadan di Surabaya. Mereka kerap kali berpindah-pindah lokasi untuk menghindari petugas Satpol PP.

Jasa penukaran uang ini menyebar di berbagai jalan di Surabaya, namun yang paling ramai di sekitaran Bank Indonesia. Seperti di Jalan Bubutan, Surabaya.

Baca Juga: Arus Peti Kemas Tumbuh 10,65 Persen, TPK Merauke Perkuat Sinergi Stakeholder Pelabuhan

Ida (40), salah satu pengasong jasa penukaran uang, mengaku selalu standby menata uangnya dipinggir jalan Bubutan itu, sejak pukul 14.00 WIB siang.

"Sepi banget dari kemarin, apalagi sering diobrak sama satpol PP," kata Ida saat ditemui Selalu.id, Sabtu (23/4/2022).

Ida mengaku harus bersembunyi-sembunyi dari Satpol PP karena dirinya takut diobrak atau tidak diperbolehkan membuka lapak penukaran uang di sekitar BI.

"Satu hari dua kali diobrak, terus kita juga sering ditunggu sama Satpol PP," ungkap Ida.

Ida yang mengaku sudah 10 tahun menjadi jasa penukaran uang itu, pernah mengalami kejadian yang tidak mengenakkan. Dirinya pernah dibawa ke kantor Satpol PP. Bahkan uang-uang penukaran ikut terbawa.

"Saya juga pernah disidang, saya kena Tipiring (Tindak Pidana Ringan)," ujarnya.

Baca Juga: DVI Polda Jatim Terima 76 Data Ante Mortem Keluarga Korban KM Virgo Transport 8

Hal yang sama juga dialami Syaiful, pengasong jasa penukaran uang di Jalan Bubutan. Syaiful mengaku harus sembunyi-sembunyi dari Satpol PP. Ia juga merasa pelanggannya sedikit lebih sepi dari tahun kemarin.

"Ramai tahun kemarin, sekarang sepi, belum lagi nanti kalau diobarak Satpol PP," ujar Syaiful.

Meski 2 tahun lalu, terjadi Pandemi, Syaiful merasa tahun ini lebih sepi. Kerana di tahun kemarin jasa penukaran uang tak sebanyak tahun ini.

"Saya di sini sudah 20 tahunan. Tahun Kemarin lebih ramai, sekarang sepi," keluhnya.

Baca Juga: Crane Proyek Roboh di Surabaya, Bikin Listrik Padam dan Jalanan Macet

Syaiful mengambil keuntungan 5 persen dari setiap transaksi sebesar Rp100 ribu. Tak jarang, sebagian orang pun menawar.

"Kan kalau uang pecahan Rp5 ribu itu 25 ribu untungnya, tapi ada yang nawar jadi 20 ribu. Ya saya kasih," ucap Syaiful.

Dalam sehari, ia menerima Rp3 juta penukaran uang. Pecahannya beragam mulai Rp1.000 hingg Rp20 ribu. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Menjinakkan Leviathan Digital: Menimbang Ulang Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

Ia adalah jeritan awal dari sebuah krisis eksistensial: hukum hak cipta kita gagap dan tersengal-sengal mengejar lompatan zaman.

Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Dari tangan RA polisi menyita 13 kantong plastik isi sabu dengan berat 9,64 gram, 30 butir tablet ekstasi 12,38 gram, hingga uang tunai Rp5,8 juta.

Tega, Ibu Ajak Anak Kandung Threesome Sama Kekasihnya di Sidoarjo

Tak hanya Mawar yang menjadi korban threesome, keponakan dari MT juga dijadikan pelampiasan seksual tak biasa ini.

Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Petugas melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk melacak pelaku serta keberadaan motor korban.

HUT ke-81 PMI, Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Ratusan Pendonor Darah

Peran pendonor sangat vital dalam menjamin ketersediaan darah untuk layanan kesehatan warga.

Hari Jadi ke-1.097, Pemkab Pasuruan Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng Bangun Daerah

Bupati Pasuruan Rusdi Sutedjo menyebut usia daerah yang sudah melewati satu milenium adalah tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dilanjutkan.