Selasa, 03 Feb 2026 02:31 WIB

Aturan Kantong Plastik Diberlakukan di Surabaya, Pedagang Pasar: Tidak Mungkin

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 09 Apr 2022 14:28 WIB
Salah satu pedagang buah di Pasar Wonokromo
Salah satu pedagang buah di Pasar Wonokromo

selalu.id - Mulai hari ini, (9/4/2022) Pemerintah Kota Surabaya menerapkan pelarangan kantong plastik sesuai perwali nomor 16 tentang pelarangan penggunaan kantong plastik di toko swalayan, pasar modern, restoran maupun pasar rakyat. Namun beberapa tempat penggunaan kantong plastik masih terlihat.

selalu.id memantau penggunaan kantong plastik di Pasar Wonokromo. Terlihat para pedagang masih menggunakan kantong plastik untuk membungkus belanjaan para pelanggannya, padahal sosialisasi pelarangan sudah digelar satu bulan sebelumnya.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Agung (47), salah satu pedagang Pasar Wonokromo mengaku bahwa memang per 9 April 2022 ini dilarang menggunakan kantong plastik. Namun, para pedagang pasar wonokromo tetap menggunakan kantong plastik.

"Kalau disini pasar tradisional gak pakai kantong yah gak bisa," kata Agung saat ditemui selalu.id, Sabtu (9/4/2022).

Saat ditanya apakah sudah ada sosialisasi dari Pemerintah Kota, Agung mengaku, tidak ada sosialisasi. Namun, beberapa konsumen ada yang bersiniatif menggunakan membawa kantong dari rumah,

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Dari konsumen ada yang inisiatif sendiri," ujarnya.

Agung juga menyampaikan, para pedagang mengaku kesulitan jika tidak menggunakan kantong plastik untuk dagangannya. Sebab, untuk membuat bumbu giling yang berbentuk pasta butuh kantong plastik.

"Kalau ndak menyediakan kantong ya gimana?, seumpama pakai baki dari rumah, bawa pulangnya gimana?," heran Agung.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Senada dengan Agung, Umi salah satu pedagang Wonokromo protes dengan aturan tanpa kantong plastik. Menurut Umi tidak memungkinkan jual beli di pasar tanpa menggunakan kantong plastik.

"Gak setuju, sepertinya (pelanggan) biasa minta pakai kantong plastik," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.