Jumat, 05 Jun 2026 09:32 WIB

Viral Guru SD di Lumajang Ajari Siswanya Soal Pasangan Sejenis Disorot Warganet

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 26 Mar 2022 15:24 WIB
Screenshoot video yang beredar
Screenshoot video yang beredar

selalu.id - Video Tik Tok seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Lumajang menjadi viral lantaran mengajarkan siswanya tentang kaum Nabi Luth yang notabene penyuka sesama jenis.

Video seorang guru yang bernama Ribut tersebut menjadi perbincangan warganet dan dianggap kurang pantas.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Dalam video 12 detik tersebut memperlihatkan, Pak Ribu sedang menjelaskan soal kaum Sodom
Dalam video yang ia upload di TikTok dengan nama akun @R_DanceManagement.

Tampak Pak Ribut sedang mengkoreksi ujian muridnya sekaligus menjelaskan soal kaum sodom di zaman Nabi Luth.

" Kaum sodom itu laki-laki suka sama laki-laki, kalau perempuan suka sama perempuan namanya apa ? Lesbi," ujarnya.

Pak Ribut juga menjelaskan kepada muridnya bahwa kaum sodom adalah kaum yang tidak baik. Kaum sodom nantinya akan dilaknat oleh Allah.

"Kaum sodom itu, nanti akan dilaknat sama Allah. Dosanya kalau tidak taubat bisa tidak diampuni sama Allah," ungkapnya.

Baca Juga: Polres Lumajang Ringkus Spesialis Pencuri Baterai Tower Antarkota

Menanggapi hal ini, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang Agus Salim, mengatakan bahwa apa yang diajarkan oleh pak Ribut sebenarnya baik sudah benar dalam mengajar.

"Yang disampaikan Pak Ribut benar, itu materi pelajaran pembahasan agama. Membahas kaum Nabi Luth. Benar kaum sodom. Dia bagus, dia termasuk guru yang komunikatif," ujarnya, Sabtu (26/3/2022).

Sayangnya, banyak orang yang memotong video tersebut dan menganggap bahwa pak Ribut membicarakan soal seksualitas.

"Yang dilihat itu adalah potongan video, aslinya video tersebut panjang. Dia bagus, karena mengajarkan bahwa kaum sodom itu dilaknat oleh Allah," tutur Agus.

Baca Juga: Demi Konten, Empat Remaja Kebut Kebutan di Jalan Tol Mojo

Agus menjelaskan bahwa ribut adalah seorang guru di salah satu Sekolah Dasar di Lumajang. Pak Ribut saat ini masih menjadi guru honorer.

"Ngajar kelas 3 SD di daerah Pagawon, saya juga gak terlalu hafal (nama sekolah tempat pak ribut mengajar) dia masih Honorer," pungkasnya.

Saaat ditanya apakah nantinya pak Ribut akan dipanggil, Agus mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada rencana untuk memanggil pak Ribut. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.