Rabu, 22 Jul 2026 00:04 WIB

Viral Guru SD di Lumajang Ajari Siswanya Soal Pasangan Sejenis Disorot Warganet

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 26 Mar 2022 15:24 WIB
Screenshoot video yang beredar
Screenshoot video yang beredar

selalu.id - Video Tik Tok seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Lumajang menjadi viral lantaran mengajarkan siswanya tentang kaum Nabi Luth yang notabene penyuka sesama jenis.

Video seorang guru yang bernama Ribut tersebut menjadi perbincangan warganet dan dianggap kurang pantas.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

Dalam video 12 detik tersebut memperlihatkan, Pak Ribu sedang menjelaskan soal kaum Sodom
Dalam video yang ia upload di TikTok dengan nama akun @R_DanceManagement.

Tampak Pak Ribut sedang mengkoreksi ujian muridnya sekaligus menjelaskan soal kaum sodom di zaman Nabi Luth.

" Kaum sodom itu laki-laki suka sama laki-laki, kalau perempuan suka sama perempuan namanya apa ? Lesbi," ujarnya.

Pak Ribut juga menjelaskan kepada muridnya bahwa kaum sodom adalah kaum yang tidak baik. Kaum sodom nantinya akan dilaknat oleh Allah.

"Kaum sodom itu, nanti akan dilaknat sama Allah. Dosanya kalau tidak taubat bisa tidak diampuni sama Allah," ungkapnya.

Baca Juga: Viral Lansia Gasak Tiang Rambu Dishub di Surabaya, Ditangkap Usai Kabur ke Lamongan

Menanggapi hal ini, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang Agus Salim, mengatakan bahwa apa yang diajarkan oleh pak Ribut sebenarnya baik sudah benar dalam mengajar.

"Yang disampaikan Pak Ribut benar, itu materi pelajaran pembahasan agama. Membahas kaum Nabi Luth. Benar kaum sodom. Dia bagus, dia termasuk guru yang komunikatif," ujarnya, Sabtu (26/3/2022).

Sayangnya, banyak orang yang memotong video tersebut dan menganggap bahwa pak Ribut membicarakan soal seksualitas.

"Yang dilihat itu adalah potongan video, aslinya video tersebut panjang. Dia bagus, karena mengajarkan bahwa kaum sodom itu dilaknat oleh Allah," tutur Agus.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Agus menjelaskan bahwa ribut adalah seorang guru di salah satu Sekolah Dasar di Lumajang. Pak Ribut saat ini masih menjadi guru honorer.

"Ngajar kelas 3 SD di daerah Pagawon, saya juga gak terlalu hafal (nama sekolah tempat pak ribut mengajar) dia masih Honorer," pungkasnya.

Saaat ditanya apakah nantinya pak Ribut akan dipanggil, Agus mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada rencana untuk memanggil pak Ribut. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.