Kamis, 23 Jul 2026 04:33 WIB

Viral Guru SD di Lumajang Ajari Siswanya Soal Pasangan Sejenis Disorot Warganet

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 26 Mar 2022 15:24 WIB
Screenshoot video yang beredar
Screenshoot video yang beredar

selalu.id - Video Tik Tok seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Lumajang menjadi viral lantaran mengajarkan siswanya tentang kaum Nabi Luth yang notabene penyuka sesama jenis.

Video seorang guru yang bernama Ribut tersebut menjadi perbincangan warganet dan dianggap kurang pantas.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

Dalam video 12 detik tersebut memperlihatkan, Pak Ribu sedang menjelaskan soal kaum Sodom
Dalam video yang ia upload di TikTok dengan nama akun @R_DanceManagement.

Tampak Pak Ribut sedang mengkoreksi ujian muridnya sekaligus menjelaskan soal kaum sodom di zaman Nabi Luth.

" Kaum sodom itu laki-laki suka sama laki-laki, kalau perempuan suka sama perempuan namanya apa ? Lesbi," ujarnya.

Pak Ribut juga menjelaskan kepada muridnya bahwa kaum sodom adalah kaum yang tidak baik. Kaum sodom nantinya akan dilaknat oleh Allah.

"Kaum sodom itu, nanti akan dilaknat sama Allah. Dosanya kalau tidak taubat bisa tidak diampuni sama Allah," ungkapnya.

Baca Juga: Viral Lansia Gasak Tiang Rambu Dishub di Surabaya, Ditangkap Usai Kabur ke Lamongan

Menanggapi hal ini, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang Agus Salim, mengatakan bahwa apa yang diajarkan oleh pak Ribut sebenarnya baik sudah benar dalam mengajar.

"Yang disampaikan Pak Ribut benar, itu materi pelajaran pembahasan agama. Membahas kaum Nabi Luth. Benar kaum sodom. Dia bagus, dia termasuk guru yang komunikatif," ujarnya, Sabtu (26/3/2022).

Sayangnya, banyak orang yang memotong video tersebut dan menganggap bahwa pak Ribut membicarakan soal seksualitas.

"Yang dilihat itu adalah potongan video, aslinya video tersebut panjang. Dia bagus, karena mengajarkan bahwa kaum sodom itu dilaknat oleh Allah," tutur Agus.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Agus menjelaskan bahwa ribut adalah seorang guru di salah satu Sekolah Dasar di Lumajang. Pak Ribut saat ini masih menjadi guru honorer.

"Ngajar kelas 3 SD di daerah Pagawon, saya juga gak terlalu hafal (nama sekolah tempat pak ribut mengajar) dia masih Honorer," pungkasnya.

Saaat ditanya apakah nantinya pak Ribut akan dipanggil, Agus mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada rencana untuk memanggil pak Ribut. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.