Minggu, 01 Feb 2026 15:21 WIB

Kapolda Jatim Ingatkan Warga Tak Viralkan Konten Provokatif: Jangan Membikin Situasi Tidak Kondusif!

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Rabu, 31 Des 2025 08:01 WIB

selalu.id - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, mengingatkan seluruh masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Kapolda menegaskan, kebiasaan memviralkan konten bernuansa ancaman dan provokasi hanya akan menciptakan kegaduhan serta mengganggu rasa aman di tengah masyarakat.

Nanang menilai, maraknya konten viral yang menebar kecemasan tidak memberikan manfaat apa pun bagi kehidupan sosial. Menurutnya, Indonesia adalah negara hukum sehingga setiap persoalan seharusnya diselesaikan melalui jalur yang benar, bukan dengan menggiring opini di media sosial.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

“Kalau kita lihat sekarang, banyak media yang viral-viral isinya ancaman dan hal-hal yang mencekam. Saya tanya, apa gunanya kita membuat situasi seperti itu? Tidak ada gunanya. Kita ini negara hukum. Kalau merasa ada sesuatu yang tidak benar, ya laporkan saja. Jangan membikin situasi tidak kondusif,” ujar Nanang, Selasa, 30 Desember 2025.

Nanang mengingatkan, di era digital saat ini media sosial memiliki daya sebar yang sangat cepat dan luas. Apa pun yang diunggah dapat menyebar dalam hitungan detik, tidak hanya di Jawa Timur, tetapi ke seluruh Indonesia bahkan hingga mancanegara.

“Sekarang ini dunia medsos sudah menguasai kita semua. Semua orang melihat. Apa pun yang kita sampaikan, hitungan detik sudah sampai ke mana-mana. Karena itu saya minta supaya lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial,” tegasnya.

Irjen Nanang menekankan bahwa rasa aman merupakan fondasi utama dalam menjalankan berbagai aktivitas kehidupan. Tanpa keamanan dan ketenangan, seluruh sektor akan terganggu, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga kebudayaan.

“Rasa aman itu paling penting. Dengan aman, semua kegiatan bisa berjalan lancar, baik ekonomi, pendidikan, kebudayaan, maupun aktivitas keseharian. Dunia pendidikan pun sangat membutuhkan ketenangan,” ujarnya.

Karena itu, Nanang meminta masyarakat tidak mudah terpancing untuk memviralkan konten yang bersifat provokatif dan menimbulkan keresahan. Ia meyakini masyarakat Jawa Timur cukup cerdas untuk memilah informasi yang bermanfaat dan yang justru merusak suasana.

“Kalau sudah nyaman, tidak usahlah kita memviralkan hal-hal yang sifatnya provokatif. Saya yakin masyarakat Jawa Timur cerdas semuanya, bisa menilai mana yang baik dan mana yang hanya memancing kegaduhan,” katanya.

Baca Juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Nanang juga menyoroti posisi Jawa Timur yang saat ini menjadi salah satu daerah primadona investasi dan pariwisata. Kondisi keamanan yang kondusif, menurutnya, menjadi faktor utama meningkatnya aktivitas ekonomi dan kunjungan wisata.

“Jawa Timur ini sekarang menjadi primadona investasi. Bahkan di penghujung tahun, destinasi wisata di Jawa Timur justru lebih ramai dibandingkan daerah lain. Ini menunjukkan bahwa Jawa Timur dirasakan aman dan nyaman. Kondisi ini harus kita jaga bersama-sama,” tutur Nanang.

Ia menjelaskan, sektor pariwisata memiliki efek domino terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, situasi kondusif harus dipertahankan agar dampak positif tersebut terus berlanjut.

“Pariwisata akan berdampak ke mana-mana, ke kesejahteraan dan sektor lainnya. Ini akan menciptakan situasi yang positif di pikiran kita semua,” imbuhnya.

Baca Juga: Konflik Lahan di Jember Masih Rawan, DPRD Dorong Peran Posbakum Desa

Menutup pernyataannya, Nanang kembali mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan konten provokatif dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan-ajakan yang merusak ketenangan publik.

“Saya imbau tidak perlu lagi memviralkan hal-hal provokatif yang membuat tidak enak di Jawa Timur. Jangan terpengaruh hal demikian. Kalau ada yang kenal, ingatkan saja untuk tidak meneruskan hal-hal provokatif,” tegasnya.

Irjen Nanang mengajak masyarakat mengisi ruang digital dengan semangat dan aura positif, khususnya menjelang akhir tahun.

“Mari kita viralkan hal-hal yang baik dan positif. Jiwa semangat dan aura positif inilah yang harus kita kembangkan, sehingga Jawa Timur tetap aman, nyaman, dan maju,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Selain pembangunan baru, pemkot juga melakukan normalisasi saluran dengan pengerukan sedimentasi menggunakan alat berat serta tenaga satuan tugas (Satgas).

Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar

Pada 2026, DSDABM melakukan intervensi terhadap 12 dari total 30 sistem drainase yang ada di Surabaya.

Hadapi Hujan Februari 2026, Surabaya Tambah 5 Rumah Pompa Baru

Lima rumah pompa baru akan dibangun di beberapa lokasi rawan, di antaranya sekitar Gereja Bethany, kawasan Semolo, Nginden, serta Teluk Betung.

Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

Dua proyek itu berada di Jalan Ahmad Yani dekat Taman Pelangi serta kawasan Tengger Kandangan Surabaya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Keberuntungan Disemua Bintang, Mulai Karier hingga Percintaan

Ramalan seputar keuangan, karier dan jodoh, seluruh zodiak untuk hari ini juga diulas lengkap oleh astrotalk. Cek segera.