Jumat, 05 Jun 2026 23:52 WIB

Kapolda Jatim Ingatkan Warga Tak Viralkan Konten Provokatif: Jangan Membikin Situasi Tidak Kondusif!

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Rabu, 31 Des 2025 08:01 WIB

selalu.id - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, mengingatkan seluruh masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Kapolda menegaskan, kebiasaan memviralkan konten bernuansa ancaman dan provokasi hanya akan menciptakan kegaduhan serta mengganggu rasa aman di tengah masyarakat.

Nanang menilai, maraknya konten viral yang menebar kecemasan tidak memberikan manfaat apa pun bagi kehidupan sosial. Menurutnya, Indonesia adalah negara hukum sehingga setiap persoalan seharusnya diselesaikan melalui jalur yang benar, bukan dengan menggiring opini di media sosial.

Baca Juga: Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

“Kalau kita lihat sekarang, banyak media yang viral-viral isinya ancaman dan hal-hal yang mencekam. Saya tanya, apa gunanya kita membuat situasi seperti itu? Tidak ada gunanya. Kita ini negara hukum. Kalau merasa ada sesuatu yang tidak benar, ya laporkan saja. Jangan membikin situasi tidak kondusif,” ujar Nanang, Selasa, 30 Desember 2025.

Nanang mengingatkan, di era digital saat ini media sosial memiliki daya sebar yang sangat cepat dan luas. Apa pun yang diunggah dapat menyebar dalam hitungan detik, tidak hanya di Jawa Timur, tetapi ke seluruh Indonesia bahkan hingga mancanegara.

“Sekarang ini dunia medsos sudah menguasai kita semua. Semua orang melihat. Apa pun yang kita sampaikan, hitungan detik sudah sampai ke mana-mana. Karena itu saya minta supaya lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial,” tegasnya.

Irjen Nanang menekankan bahwa rasa aman merupakan fondasi utama dalam menjalankan berbagai aktivitas kehidupan. Tanpa keamanan dan ketenangan, seluruh sektor akan terganggu, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga kebudayaan.

“Rasa aman itu paling penting. Dengan aman, semua kegiatan bisa berjalan lancar, baik ekonomi, pendidikan, kebudayaan, maupun aktivitas keseharian. Dunia pendidikan pun sangat membutuhkan ketenangan,” ujarnya.

Karena itu, Nanang meminta masyarakat tidak mudah terpancing untuk memviralkan konten yang bersifat provokatif dan menimbulkan keresahan. Ia meyakini masyarakat Jawa Timur cukup cerdas untuk memilah informasi yang bermanfaat dan yang justru merusak suasana.

“Kalau sudah nyaman, tidak usahlah kita memviralkan hal-hal yang sifatnya provokatif. Saya yakin masyarakat Jawa Timur cerdas semuanya, bisa menilai mana yang baik dan mana yang hanya memancing kegaduhan,” katanya.

Baca Juga: Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Nanang juga menyoroti posisi Jawa Timur yang saat ini menjadi salah satu daerah primadona investasi dan pariwisata. Kondisi keamanan yang kondusif, menurutnya, menjadi faktor utama meningkatnya aktivitas ekonomi dan kunjungan wisata.

“Jawa Timur ini sekarang menjadi primadona investasi. Bahkan di penghujung tahun, destinasi wisata di Jawa Timur justru lebih ramai dibandingkan daerah lain. Ini menunjukkan bahwa Jawa Timur dirasakan aman dan nyaman. Kondisi ini harus kita jaga bersama-sama,” tutur Nanang.

Ia menjelaskan, sektor pariwisata memiliki efek domino terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, situasi kondusif harus dipertahankan agar dampak positif tersebut terus berlanjut.

“Pariwisata akan berdampak ke mana-mana, ke kesejahteraan dan sektor lainnya. Ini akan menciptakan situasi yang positif di pikiran kita semua,” imbuhnya.

Baca Juga: 971 Bintara SPN Polda Jatim Resmi Dilantik, Begini Pesan Khusus Kapolda

Menutup pernyataannya, Nanang kembali mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan konten provokatif dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan-ajakan yang merusak ketenangan publik.

“Saya imbau tidak perlu lagi memviralkan hal-hal provokatif yang membuat tidak enak di Jawa Timur. Jangan terpengaruh hal demikian. Kalau ada yang kenal, ingatkan saja untuk tidak meneruskan hal-hal provokatif,” tegasnya.

Irjen Nanang mengajak masyarakat mengisi ruang digital dengan semangat dan aura positif, khususnya menjelang akhir tahun.

“Mari kita viralkan hal-hal yang baik dan positif. Jiwa semangat dan aura positif inilah yang harus kita kembangkan, sehingga Jawa Timur tetap aman, nyaman, dan maju,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.