Senin, 19 Okt 2026 19:21 WIB

Kapolda Jatim Ingatkan Warga Tak Viralkan Konten Provokatif: Jangan Membikin Situasi Tidak Kondusif!

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Rabu, 31 Des 2025 08:01 WIB

selalu.id - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, mengingatkan seluruh masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Kapolda menegaskan, kebiasaan memviralkan konten bernuansa ancaman dan provokasi hanya akan menciptakan kegaduhan serta mengganggu rasa aman di tengah masyarakat.

Nanang menilai, maraknya konten viral yang menebar kecemasan tidak memberikan manfaat apa pun bagi kehidupan sosial. Menurutnya, Indonesia adalah negara hukum sehingga setiap persoalan seharusnya diselesaikan melalui jalur yang benar, bukan dengan menggiring opini di media sosial.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

“Kalau kita lihat sekarang, banyak media yang viral-viral isinya ancaman dan hal-hal yang mencekam. Saya tanya, apa gunanya kita membuat situasi seperti itu? Tidak ada gunanya. Kita ini negara hukum. Kalau merasa ada sesuatu yang tidak benar, ya laporkan saja. Jangan membikin situasi tidak kondusif,” ujar Nanang, Selasa, 30 Desember 2025.

Nanang mengingatkan, di era digital saat ini media sosial memiliki daya sebar yang sangat cepat dan luas. Apa pun yang diunggah dapat menyebar dalam hitungan detik, tidak hanya di Jawa Timur, tetapi ke seluruh Indonesia bahkan hingga mancanegara.

“Sekarang ini dunia medsos sudah menguasai kita semua. Semua orang melihat. Apa pun yang kita sampaikan, hitungan detik sudah sampai ke mana-mana. Karena itu saya minta supaya lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial,” tegasnya.

Irjen Nanang menekankan bahwa rasa aman merupakan fondasi utama dalam menjalankan berbagai aktivitas kehidupan. Tanpa keamanan dan ketenangan, seluruh sektor akan terganggu, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga kebudayaan.

“Rasa aman itu paling penting. Dengan aman, semua kegiatan bisa berjalan lancar, baik ekonomi, pendidikan, kebudayaan, maupun aktivitas keseharian. Dunia pendidikan pun sangat membutuhkan ketenangan,” ujarnya.

Karena itu, Nanang meminta masyarakat tidak mudah terpancing untuk memviralkan konten yang bersifat provokatif dan menimbulkan keresahan. Ia meyakini masyarakat Jawa Timur cukup cerdas untuk memilah informasi yang bermanfaat dan yang justru merusak suasana.

“Kalau sudah nyaman, tidak usahlah kita memviralkan hal-hal yang sifatnya provokatif. Saya yakin masyarakat Jawa Timur cerdas semuanya, bisa menilai mana yang baik dan mana yang hanya memancing kegaduhan,” katanya.

Baca Juga: Kapolda Jatim Atur Lalu Lintas di Surabaya

Nanang juga menyoroti posisi Jawa Timur yang saat ini menjadi salah satu daerah primadona investasi dan pariwisata. Kondisi keamanan yang kondusif, menurutnya, menjadi faktor utama meningkatnya aktivitas ekonomi dan kunjungan wisata.

“Jawa Timur ini sekarang menjadi primadona investasi. Bahkan di penghujung tahun, destinasi wisata di Jawa Timur justru lebih ramai dibandingkan daerah lain. Ini menunjukkan bahwa Jawa Timur dirasakan aman dan nyaman. Kondisi ini harus kita jaga bersama-sama,” tutur Nanang.

Ia menjelaskan, sektor pariwisata memiliki efek domino terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, situasi kondusif harus dipertahankan agar dampak positif tersebut terus berlanjut.

“Pariwisata akan berdampak ke mana-mana, ke kesejahteraan dan sektor lainnya. Ini akan menciptakan situasi yang positif di pikiran kita semua,” imbuhnya.

Baca Juga: Hari jadi Humas Polri ke-75, Polda Jatim Jalin Sinergi Komunitas Ojol Jaga Kamtibmas

Menutup pernyataannya, Nanang kembali mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan konten provokatif dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan-ajakan yang merusak ketenangan publik.

“Saya imbau tidak perlu lagi memviralkan hal-hal provokatif yang membuat tidak enak di Jawa Timur. Jangan terpengaruh hal demikian. Kalau ada yang kenal, ingatkan saja untuk tidak meneruskan hal-hal provokatif,” tegasnya.

Irjen Nanang mengajak masyarakat mengisi ruang digital dengan semangat dan aura positif, khususnya menjelang akhir tahun.

“Mari kita viralkan hal-hal yang baik dan positif. Jiwa semangat dan aura positif inilah yang harus kita kembangkan, sehingga Jawa Timur tetap aman, nyaman, dan maju,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.

SIER Unjuk Gigi di SPARK 2026 Malaysia, Buka Peluang Investasi Global ke Jawa Timur

Momen ini, SIER memboyong dua kawasan industri unggulannya, yakni kawasan SIER di Surabaya dan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) di Kabupaten Pasuruan.

Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Limbah dari toilet, mandi, mencuci, dan memasak jika tidak ditangani bisa mencemari air tanah dan sungai.

Cerita Warga Jember Rasakan Manfaat Mobil Cinta, Pulang Berobat Tak Lagi Pikir Biaya

Zaini mengaku bersyukur karena keluarganya tidak harus memikirkan biaya transportasi, mulai dari proses mendapatkan pelayanan kesehatan hingga kembali ke rumah.

Kapolresta Sidoarjo Berganti, Ini Pesan Khusus Bupati Subandi

Kombes Pol Christian Tobing, mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama dua tahun sepuluh bulan masa jabatannya saat jadi Kapolresta Sidoarjo.