Sabtu, 05 Sep 2026 21:00 WIB

PPKM Level 2, Dispendik Surabaya Sosialisasikan Sekolah Tatap Muka 50 Persen

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 09 Mar 2022 16:57 WIB
Kepala Dispendik Kota Surabaya, Yusuf Masruh
Kepala Dispendik Kota Surabaya, Yusuf Masruh

selalu.id - Kota Surabaya telah dinyatakan sebagai wilayah PPKM Level 2 oleh pemerintah pusat melalui inmendagri no 53 tahun 2022. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya kembali mempersiapkan peningkatan pembelajaran tatap muka (PTM) jenjang SD-SMP.

Kepala Dispendik Kota Surabaya Yusuf Masruh mengatakan, pihaknya akan mensosialisasikan peningkatan persentase PTM ke pihak sekolah dan orang tua siswa. Hal tersebut juga masih melihat hasil evaluasi perkembangan kasus covid-19 di Kota Surabaya.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Karena sekolah kan tidak bisa frontal (peningkatan PTM tanpa sosialisasi). Pasti harus ada sosialisasi," kata Yusuf saat dikonfirmasi, Rabu (9/3/2022).

Yusuf menjelaskan, peningkatan persentase PTM sebesar 50 persen yang sebelumnya di PPKM level 3 sebesar 25 persen, melihat dari jumlah kapasitas di tiap kelasnya. Sedangkan sisanya tetap daring.

"Pesan saya, prokes itu tetap dilaksanakan biar tidak jadi cluster sekolah," pesannya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Jam masuk sekolah para siswa tetap sama, yakni pada jenjang SD PTM dimulai pukul 07.00 WIB. Sedangkan jenjang SMP pukul 06.30 WIB. Lebih lanjut Yusuf berharap, ketika rencana pengingkatan kapasitas PTM berlangsung, pola pembelajaran bisa berjalan optimal.

"Karena kan ini daring juga sudah 2 tahun. Jadi, anak-anak butuh penyesuaian karakter lagi, manajemen kelasnya juga," terangnya.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Ditanya soal penerapan asesmen ulang, Yusuf menyebut, hal tersebut tak akan dilakukan. Sebab, semua komponen penunjang pembelajaran sudah tersedia.

"Tetap ini kan hanya mengatur jumlahnya saja dan modelnya sama. Prokesnya yang diperkuat dan biar anak-anak semangat sekolahnya," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.