Selasa, 03 Feb 2026 03:52 WIB

PPKM Level 2, Dispendik Surabaya Sosialisasikan Sekolah Tatap Muka 50 Persen

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 09 Mar 2022 16:57 WIB
Kepala Dispendik Kota Surabaya, Yusuf Masruh
Kepala Dispendik Kota Surabaya, Yusuf Masruh

selalu.id - Kota Surabaya telah dinyatakan sebagai wilayah PPKM Level 2 oleh pemerintah pusat melalui inmendagri no 53 tahun 2022. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya kembali mempersiapkan peningkatan pembelajaran tatap muka (PTM) jenjang SD-SMP.

Kepala Dispendik Kota Surabaya Yusuf Masruh mengatakan, pihaknya akan mensosialisasikan peningkatan persentase PTM ke pihak sekolah dan orang tua siswa. Hal tersebut juga masih melihat hasil evaluasi perkembangan kasus covid-19 di Kota Surabaya.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Karena sekolah kan tidak bisa frontal (peningkatan PTM tanpa sosialisasi). Pasti harus ada sosialisasi," kata Yusuf saat dikonfirmasi, Rabu (9/3/2022).

Yusuf menjelaskan, peningkatan persentase PTM sebesar 50 persen yang sebelumnya di PPKM level 3 sebesar 25 persen, melihat dari jumlah kapasitas di tiap kelasnya. Sedangkan sisanya tetap daring.

"Pesan saya, prokes itu tetap dilaksanakan biar tidak jadi cluster sekolah," pesannya.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Jam masuk sekolah para siswa tetap sama, yakni pada jenjang SD PTM dimulai pukul 07.00 WIB. Sedangkan jenjang SMP pukul 06.30 WIB. Lebih lanjut Yusuf berharap, ketika rencana pengingkatan kapasitas PTM berlangsung, pola pembelajaran bisa berjalan optimal.

"Karena kan ini daring juga sudah 2 tahun. Jadi, anak-anak butuh penyesuaian karakter lagi, manajemen kelasnya juga," terangnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Ditanya soal penerapan asesmen ulang, Yusuf menyebut, hal tersebut tak akan dilakukan. Sebab, semua komponen penunjang pembelajaran sudah tersedia.

"Tetap ini kan hanya mengatur jumlahnya saja dan modelnya sama. Prokesnya yang diperkuat dan biar anak-anak semangat sekolahnya," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.