Kamis, 26 Feb 2026 20:18 WIB

Kuliner Karang Menjangan Surabaya, Pilihan Favorit Pemburu Takjil saat Ramadan

Padatnya penjual dan pelanggan yang berburu takjil di Jalan Karang Menjangan Surabaya. (Foto: Dony/selalu.id).
Padatnya penjual dan pelanggan yang berburu takjil di Jalan Karang Menjangan Surabaya. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Kawasan Jalan Karang Menjangan (Karmen), sekitar Kampus Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, menjadi tempat favorit berburu makanan dan minuman untuk takjil atau berbuka puasa.

Pantauan selalu.id di lokasi, deretan pedagang takjil berjajar di pinggir jalan. Karena saking ramainya, pembeli dan kendaraannya memenuhi hampir setengah ruas jalan.

Baca Juga: Gebrakan Baru Top Noodle Tunjungan Plaza Surabaya, Hadir Lebih Segar dengan Resep Klasik Bikin Nagih

Momentum Ramadan tahun ini membawa lonjakan signifikan baik pada jumlah pedagang musiman maupun pembeli.

Peningkatan aktivitas jual beli terasa jelas dibanding hari-hari sebelum bulan puasa, di mana kawasan ini lebih dominan dihuni oleh warung makan.

Shanti, pedagang es campur yang berjualan di lokasi mengungkapkan bahwa dagangannya laris manis saat takjil.

"Kalau yang pasti lebih ramai kayak bulan Ramadan seperti ini. Masuk hari keenam, pembeli tidak menunjukkan tanda penurunan, bahkan lebih banyak dari awal puasa," ungkapnya.

Padatnya penjual dan pelanggan yang berburu takjil di Jalan Karang Menjangan Surabaya. (Foto: Dony/selalu.id).Padatnya penjual dan pelanggan yang berburu takjil di Jalan Karang Menjangan Surabaya. (Foto: Dony/selalu.id).

Baca Juga: Mengintip Momen Buka Puasa Sambil Sedekah di Grand Swiss-Belhotel Darmo Surabaya

Sementara Riky, pedagang gorengan yang setiap sore membuka lapak di kawasan yang sama, menyebut bahwa jumlah pembeli per hari bisa mencapai ratusan orang.

"Lebih ramai jauh dari hari biasa. Pembelinya sampai ratusan orang setiap sore," katanya.

Kedua pedagang tersebut menyatakan telah memulai persiapan dagangan sejak siang hari, tepatnya setelah salat Dzuhur, untuk mengantisipasi pembeli yang mulai berdatangan sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca Juga: Perbedaan Puasa Ramadan dan Intermittent Fasting Menurut Ahli Gizi Unair

Beberapa lapak populer seperti penjual gorengan dan minuman segar bahkan menunjukkan antrian panjang dari para pembeli.

Tak hanya dari sekitar kawasan Karang Menjangan, banyak juga pembeli yang datang dari luar wilayah.

Vony dan Rika misalnya, rela menempuh perjalanan dari Petemon Surabaya hanya untuk mendapatkan takjil incaran mereka di lokasi ini. "Sudah tiga kali ramadan ini kami selalu kesini untuk hunting makanan favorit kami. Pilihannya di sini banyak," ungkap dua wanita yang masih kuliah itu.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hermanto Oerip, Terdakwa Penipuan Rp75 M Laporkan Balik Korban ke Polda Jatim

Polda Jatim telah melakukan gelar perkara terkait dugaan penipuan dan penggelapan yang dilaporkan Hermanto terhadap Soewandi.

Misteri Ibu dan Anak Tewas di Bekas Aspol Jombang: Dibunuh atau Bunuh Diri?

Polisi menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya botol bahan bakar minyak (BBM), korek api dan pembersih lantai dekat lokasi ditemukannya mayat korban.

Dua Mayat di Bekas Aspol Jombang Itu Ibu dan Anak, Ini Identitasnya

Identitas keduanya terkuak setelah Satreskrim Polres Jombang melakukan pencocokan data antemortem dengan temuan krusial di lokasi kejadian perkara (TKP).

Momen Kapolres Mojokerto Bersama Jurnalis Bagikan Takjil dan Beri Santunan Anak Yatim

Penyerahan santunan kepada anak yatim dan pembagian takjil ini sebagai bentuk kepedulian sosial dan wujud rasa syukur di bulan suci Ramadan.

Keputusan di Balik Penangguhan Penahanan Guru Honorer Probolinggo Tersangka Rangkap Jabatan

Hisabul merupakan tersangka dugaan tindak pidana korupsi double job atau rangkap jabatan. Penangguhan ini dilakukan karena dinilai memenuhi syarat.

Jangan Ngabuburit di Jalur Rel Kereta Api, Kalau Tidak Mau Dipenjara 

Secara regulasi, larangan beraktivitas di jalur rel telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.