Minggu, 19 Jul 2026 19:41 WIB

DPRD Surabaya Dorong Sosialisasi Reaktivasi BPJS PBI Demi Layanan Kesehatan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 20 Feb 2026 18:59 WIB
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Abdul Malik. (Foto: Ade/selalu.id).
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Abdul Malik. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Abdul Malik, mendorong penguatan sosialisasi dan penyempurnaan mekanisme reaktivasi BPJS Kesehatan, khususnya bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), agar akses layanan kesehatan masyarakat semakin mudah dan tidak berbelit.

Malik menilai, secara umum koordinasi antarinstansi telah berjalan. Namun, di tingkat teknis masih dibutuhkan penguatan agar masyarakat tidak kebingungan ketika membutuhkan layanan medis, terutama dalam kondisi mendesak.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Ia menyebut mekanisme reaktivasi BPJS PBI yang saat ini dapat dilakukan ketika peserta sedang membutuhkan layanan kesehatan.

Menurutnya, di lapangan masih ditemukan perbedaan persepsi masyarakat terkait mekanisme kepesertaan PBI dan peserta mandiri.

“Ini mungkin perlu ditegaskan kembali agar masyarakat memahami alurnya dengan baik,” jelasnya, Jumat (20/2/2026).

Malik menekankan pentingnya keselarasan informasi antarinstansi agar tidak terjadi kebingungan, terutama saat warga dalam kondisi darurat dan membutuhkan pelayanan cepat.

Menanggapi hal itu, pihak BPJS Kesehatan menjelaskan bahwa kewenangan pendaftaran dan reaktivasi peserta PBI berada di Dinas Kesehatan sebagai representasi pemerintah daerah. BPJS akan memproses setiap data yang didaftarkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Terkait adanya warga yang merasa diarahkan dari satu instansi ke instansi lain, Malik menyebut hal tersebut menjadi catatan penting untuk perbaikan komunikasi.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

“Ini menjadi PR bersama agar alur layanan lebih dipahami masyarakat, sehingga tidak ada kesan saling mengarahkan,” katanya.

Selain membahas reaktivasi BPJS, Malik juga menyinggung pelatihan Kader Surabaya Hebat (KSH).

Ia mengapresiasi sosialisasi yang telah dilakukan sepanjang 2025, namun mengusulkan agar pelatihan lanjutan dilakukan dengan sistem jemput bola berbasis kelurahan atau kecamatan.

“Dengan skema ini kerja KSH untuk menyentuh langsung ke warga kian optimal,” papar dia.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

Malik berharap pola tersebut dapat memperkuat pemahaman kader dalam membantu masyarakat, termasuk dalam proses pendataan dan pemberian informasi terkait kepesertaan BPJS.

Malik menegaskan, tujuan utama program jaminan kesehatan adalah memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan yang layak dan tepat waktu.

Ia berharap rapat lanjutan bersama Dinas Kesehatan dan pihak terkait dapat menghasilkan mekanisme yang lebih sederhana dan mudah dipahami warga.

“Prinsipnya kita semua ingin masyarakat mendapatkan kemudahan. Koordinasi dan sosialisasi perlu terus diperkuat agar pelayanan berjalan optimal,” tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.