Kamis, 04 Jun 2026 14:06 WIB

Misteri Ibu dan Anak Tewas di Bekas Aspol Jombang: Dibunuh atau Bunuh Diri?

Jasad ibu dan anak yang ditemukan di bekas asrama polisi di Jombang saat dievakuasi ke rumah sakit. (Foto: Supri/selalu.id).
Jasad ibu dan anak yang ditemukan di bekas asrama polisi di Jombang saat dievakuasi ke rumah sakit. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Polisi telah mengidentifikasi mayat ibu dan anak asal Nganjuk yang ditemukan di bekas asrama polisi (Aspol) Jombang. Korban diduga kuat meninggal karena terbakar.

Dalam penyelidikan, Satreskrim Polres Jombang menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya botol bahan bakar minyak (BBM), korek api dan pembersih lantai dekat lokasi ditemukannya mayat korban.

Baca Juga: Mayat Pria asal Jombang Ditemukan di Teras Hotel Mojokerto, Masih Pakai Jaket dan Helm

Tak hanya itu, polisi juga menemukan satu unit sepeda motor Yamaha Vega bernopol AG 5053 WO di dekat area bangunan tua peninggalan Belanda tersebut.

"Sepeda motor itu dibenarkan oleh suami korban, lengkap dengan surat-surat kendaraan yang ditunjukkan kepada kami. Jadi memang betul milik yang bersangkutan," kata Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, Kamis (26/2/2026).

Dimas menjelaskan, penemuan sejumlah barang bukti ini menjadi teka-teki baru untuk mengungkap misteri kematian ibu dan anak tersebut.

"Kunci motor juga kami temukan berada di bawah tubuh jenazah saat olah TKP. Pakaian dan anting dikenali, keluarga menyatakan itu benar anaknya," jelasnya.

Baca Juga: Kebakaran Rumah di Jombang Makan Dua Korban Jiwa ART, Diduga karena Konsleting Listrik AC

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui meninggalkan rumah di Nganjuk pada Selasa (24/2/2026) dini hari menjelang subuh tanpa pamit dan tanpa menggunakan helm.

Suami korban sempat melakukan pencarian ke kerabatnya sebelum akhirnya melapor ke Polsek Gondang pada besoknya, pukul 13.00 WIB.

"Pagi harinya, dini hari menjelang subuh, korban meninggalkan rumah tanpa pamit membawa sepeda motor dan tidak menggunakan helm," papar Dimas.

Baca Juga: Mayat Pria dengan Luka Sayat di Leher Gegerkan Warga Jombang

Ironisnya, hanya berselang satu jam setelah laporan kehilangan dibuat, kabar penemuan mayat di Ploso, Jombang, mulai tersebar.

Penemuan jasad di lubang puing bangunan bekas asrama polisi (Aspol) tersebut menunjukkan adanya luka bakar pada beberapa bagian tubuh.

Hingga kini, kepolisian masih menunggu hasil autopsi resmi untuk memastikan penyebab pasti kematian, serta mendalami motif di balik peristiwa tragis di gedung tua terbengkalai yang dibangun sejak era Belanda tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.