Jumat, 05 Jun 2026 03:26 WIB

Misteri Ibu dan Anak Tewas di Bekas Aspol Jombang: Dibunuh atau Bunuh Diri?

Jasad ibu dan anak yang ditemukan di bekas asrama polisi di Jombang saat dievakuasi ke rumah sakit. (Foto: Supri/selalu.id).
Jasad ibu dan anak yang ditemukan di bekas asrama polisi di Jombang saat dievakuasi ke rumah sakit. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Polisi telah mengidentifikasi mayat ibu dan anak asal Nganjuk yang ditemukan di bekas asrama polisi (Aspol) Jombang. Korban diduga kuat meninggal karena terbakar.

Dalam penyelidikan, Satreskrim Polres Jombang menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya botol bahan bakar minyak (BBM), korek api dan pembersih lantai dekat lokasi ditemukannya mayat korban.

Baca Juga: Mayat Pria asal Jombang Ditemukan di Teras Hotel Mojokerto, Masih Pakai Jaket dan Helm

Tak hanya itu, polisi juga menemukan satu unit sepeda motor Yamaha Vega bernopol AG 5053 WO di dekat area bangunan tua peninggalan Belanda tersebut.

"Sepeda motor itu dibenarkan oleh suami korban, lengkap dengan surat-surat kendaraan yang ditunjukkan kepada kami. Jadi memang betul milik yang bersangkutan," kata Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, Kamis (26/2/2026).

Dimas menjelaskan, penemuan sejumlah barang bukti ini menjadi teka-teki baru untuk mengungkap misteri kematian ibu dan anak tersebut.

"Kunci motor juga kami temukan berada di bawah tubuh jenazah saat olah TKP. Pakaian dan anting dikenali, keluarga menyatakan itu benar anaknya," jelasnya.

Baca Juga: Kebakaran Rumah di Jombang Makan Dua Korban Jiwa ART, Diduga karena Konsleting Listrik AC

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui meninggalkan rumah di Nganjuk pada Selasa (24/2/2026) dini hari menjelang subuh tanpa pamit dan tanpa menggunakan helm.

Suami korban sempat melakukan pencarian ke kerabatnya sebelum akhirnya melapor ke Polsek Gondang pada besoknya, pukul 13.00 WIB.

"Pagi harinya, dini hari menjelang subuh, korban meninggalkan rumah tanpa pamit membawa sepeda motor dan tidak menggunakan helm," papar Dimas.

Baca Juga: Mayat Pria dengan Luka Sayat di Leher Gegerkan Warga Jombang

Ironisnya, hanya berselang satu jam setelah laporan kehilangan dibuat, kabar penemuan mayat di Ploso, Jombang, mulai tersebar.

Penemuan jasad di lubang puing bangunan bekas asrama polisi (Aspol) tersebut menunjukkan adanya luka bakar pada beberapa bagian tubuh.

Hingga kini, kepolisian masih menunggu hasil autopsi resmi untuk memastikan penyebab pasti kematian, serta mendalami motif di balik peristiwa tragis di gedung tua terbengkalai yang dibangun sejak era Belanda tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.