Senin, 02 Nov 2026 16:58 WIB

Tanah Longsor Landa Kawasan Patrang Jember, Rumah Warga Ambrol

Petugas BPBD kabupaten Jember saat melakukan penanganan longsong di wilayah Patrang, Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).
Petugas BPBD kabupaten Jember saat melakukan penanganan longsong di wilayah Patrang, Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Tanah longsor terjadi di wilayah Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, imbas hujan deras yang terus mengguyur, Selasa (24/2/2026).

Akibat bencana itu, rumah salah satu warga di Jalan Moh Seruji terdampak. Bagian belakang rumah, dari dapur hingga kamar mandi ambrol.

Baca Juga: 7 Polisi Dimutasi usai Gerebek 3 Kader Gerindra Pesta Sabu, Polrestabes Surabaya: Pembinaan Karier

Rumah yang terdampak itu adalah milik Evi. 

Rumahnya yang berada di samping bangunan yang dikontrak oleh Toko Madura itu mengalami kerusakan cukup parah di bagian belakang akibat tergerus longsoran tanah.

Ketua RT setempat, Nurul Wijaya, mengatakan dirinya menerima laporan bencana itu dari warga usai salat subuh.

“Pagi tadi setelah subuh, Ibu Evi melapor bahwa rumah di samping yang dikontrak Toko Madura ambrol. Setelah menerima laporan itu, saya langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisinya,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa benar terjadi longsor dengan panjang sekitar 12 meter dari titik atas hingga bawah. 

Baca Juga: Gus Fawait Masuk Radar Pilgub Jatim 2029, LSN Perkuat Jaringan Daerah

Nurul kemudian segera menghubungi Lurah Patrang dan Camat Patrang untuk melaporkan kejadian tersebut.

Tak lama berselang, tim dari BPBD Kabupaten Jember bersama pihak kelurahan dan kecamatan tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Sementara Petugas BPBD Kabupaten Jember, Muhammad Umam, menjelaskan bahwa langkah pertama yang dilakukan adalah pemasangan terpal pada area longsoran untuk mencegah potensi longsor susulan.

“Penanganan awal yang kami lakukan adalah pemasangan terpal untuk mengurangi risiko longsor susulan. Kami juga mengimbau pemilik rumah agar tidak mendekati area belakang rumah yang terdampak karena masih berpotensi terjadi pergerakan tanah jika hujan kembali turun,” jelasnya.

Baca Juga: Top 5 Berita: Deltras Kalah hingga Harga Emas Antam

Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Meski demikian, petugas masih terus melakukan pemantauan di lokasi kejadian.

Pihak BPBD menyatakan bahwa laporan telah disampaikan kepada pimpinan dan saat ini masih menunggu instruksi lebih lanjut terkait langkah penanganan lanjutan.

"Kami mengimbau untuk warga sekitar untuk tetap waspada, terutama apabila intensitas hujan kembali meningkat dalam beberapa hari ke depan," kata Umam.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Antisipasi Harga Naik Jelang Nataru, Pemkot Surabaya Ajak Warga Menanam Cabai di Rumah

Melalui langkah ini, hasil panen diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dapur rumah tangga sekaligus menambah ketersediaan stok pasar jelang Natal dan Tahun Baru.

Senyum Bahagia Korban Pencurian di Mojokerto usai Motornya Kembali

Dewi mengaku kaget saat mengetahui motornya raib. Motor itu merupakan satu-satunya kendaraan untuk berangkat kerja.

Ayah di Surabaya Bacok 2 Anak Kandung hingga Kritis, Ibu Korban: Hukum Seberat-beratnya!

Lusi, ibu korban mengatakan penganiayaan ini sudah direncanakan secara matang. Pasalnya, pelaku dan kakaknya datang bersamaan, dan pelaku sudah bawa sajam.

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pembelian Seragam Dinas di 4 OPD Gunakan APBD 2027

Empat OPD tersebut memiliki mobilitas tinggi karena personelnya bersentuhan langsung dengan berbagai persoalan masyarakat.

Antisipasi Harga BBM Naik, DPRD Sebut Pemkot Surabaya Harus Hitung Ulang Anggaran BTT

Potensi kenaikan BBM harus disikapi sejak awal lewat skema anggaran yang fleksibel.

Bupati Sidoarjo Berangkatkan Atlet Popda dan Peparpeda, Bonus hingga Beasiswa Disiapkan

Subandi menyebut mereka sebagai putra-putri terbaik daerah yang sudah ditempa latihan panjang.