Selasa, 24 Feb 2026 17:55 WIB

Tanah Longsor Landa Kawasan Patrang Jember, Rumah Warga Ambrol

Petugas BPBD kabupaten Jember saat melakukan penanganan longsong di wilayah Patrang, Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).
Petugas BPBD kabupaten Jember saat melakukan penanganan longsong di wilayah Patrang, Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Tanah longsor terjadi di wilayah Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, imbas hujan deras yang terus mengguyur, Selasa (24/2/2026).

Akibat bencana itu, rumah salah satu warga di Jalan Moh Seruji terdampak. Bagian belakang rumah, dari dapur hingga kamar mandi ambrol.

Baca Juga: Kunjungi Jember Pasca banjir, Menteri PU Tinjau Pembangunan Fly Over Mangli 

Rumah yang terdampak itu adalah milik Evi. 

Rumahnya yang berada di samping bangunan yang dikontrak oleh Toko Madura itu mengalami kerusakan cukup parah di bagian belakang akibat tergerus longsoran tanah.

Ketua RT setempat, Nurul Wijaya, mengatakan dirinya menerima laporan bencana itu dari warga usai salat subuh.

“Pagi tadi setelah subuh, Ibu Evi melapor bahwa rumah di samping yang dikontrak Toko Madura ambrol. Setelah menerima laporan itu, saya langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisinya,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa benar terjadi longsor dengan panjang sekitar 12 meter dari titik atas hingga bawah. 

Baca Juga: Mendikdasmen Resmikan 124 Gedung Sekolah di Jember, Revitalisasi Nasional Ditarget Rampung Sebelum 2029

Nurul kemudian segera menghubungi Lurah Patrang dan Camat Patrang untuk melaporkan kejadian tersebut.

Tak lama berselang, tim dari BPBD Kabupaten Jember bersama pihak kelurahan dan kecamatan tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Sementara Petugas BPBD Kabupaten Jember, Muhammad Umam, menjelaskan bahwa langkah pertama yang dilakukan adalah pemasangan terpal pada area longsoran untuk mencegah potensi longsor susulan.

“Penanganan awal yang kami lakukan adalah pemasangan terpal untuk mengurangi risiko longsor susulan. Kami juga mengimbau pemilik rumah agar tidak mendekati area belakang rumah yang terdampak karena masih berpotensi terjadi pergerakan tanah jika hujan kembali turun,” jelasnya.

Baca Juga: Universitas Muhammad Seruji Jember Tegaskan Komitmen Cetak Lulusan Unggul

Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Meski demikian, petugas masih terus melakukan pemantauan di lokasi kejadian.

Pihak BPBD menyatakan bahwa laporan telah disampaikan kepada pimpinan dan saat ini masih menunggu instruksi lebih lanjut terkait langkah penanganan lanjutan.

"Kami mengimbau untuk warga sekitar untuk tetap waspada, terutama apabila intensitas hujan kembali meningkat dalam beberapa hari ke depan," kata Umam.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Tiket KA di Surabaya untuk Lebaran 2026 Masih Tersedia 382 Ribu, Buruan Booking

Namun, sejumlah tanggal favorit mulai menunjukkan lonjakan pemesanan dan ketersediaannya kian menipis.

BPKH Perkuat Ekosistem Haji lewat Tata Kelola Profesional dan Akuntabel

Upaya ini dilakukan untuk memastikan transparansi dan keberlanjutan keuangan haji, seiring dengan rencana revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji yang kini digodok.

Midtown Hotels Bagikan Sederet Rahasia ke Mahasiswa dalam Kelola Narasi hingga Krisis 

Penyusunan narasi haruslah dibangun sebaik mungkin untuk membentuk branding dan reputasi jangka panjang bagi sebuah brand.

Sepi Klien, Pengacara di Surabaya Edarkan Ganja: Ini Barang Bukti dan Identitasnya

Dalam penyidikan, HLR mengaku mendapatkan ganja tersebut dari seorang pria berinisial M. Dialah yang selama ini menyuplai barang terlarang tersebut.

Rute Feeder Wira Wiri Suroboyo dari Purabaya-Kenpark Kini Kembali Lewat Tol

Kebijakan ini diklaim memangkas waktu tempuh hingga 50 menit dibanding saat rute dialihkan ke jalur arteri tanpa tol.

Ular Piton Muncul Lagi di Surabaya, Kali Ini Mangsa Ayam Milik Warga Manyar Jaya

Berdasarkan data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, ular piton itu ditemukan di pinggir jalan tengah melilit ayam milik warga.