Sabtu, 06 Jun 2026 00:59 WIB

Tanah Longsor Landa Kawasan Patrang Jember, Rumah Warga Ambrol

Petugas BPBD kabupaten Jember saat melakukan penanganan longsong di wilayah Patrang, Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).
Petugas BPBD kabupaten Jember saat melakukan penanganan longsong di wilayah Patrang, Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Tanah longsor terjadi di wilayah Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, imbas hujan deras yang terus mengguyur, Selasa (24/2/2026).

Akibat bencana itu, rumah salah satu warga di Jalan Moh Seruji terdampak. Bagian belakang rumah, dari dapur hingga kamar mandi ambrol.

Baca Juga: Momen Bupati Fawait Resmikan Rute Penerbangan Jember–Surabaya di Hari Lahir Pancasila

Rumah yang terdampak itu adalah milik Evi. 

Rumahnya yang berada di samping bangunan yang dikontrak oleh Toko Madura itu mengalami kerusakan cukup parah di bagian belakang akibat tergerus longsoran tanah.

Ketua RT setempat, Nurul Wijaya, mengatakan dirinya menerima laporan bencana itu dari warga usai salat subuh.

“Pagi tadi setelah subuh, Ibu Evi melapor bahwa rumah di samping yang dikontrak Toko Madura ambrol. Setelah menerima laporan itu, saya langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisinya,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa benar terjadi longsor dengan panjang sekitar 12 meter dari titik atas hingga bawah. 

Baca Juga: Penerbangan Jember-Surabaya Jadi Hadiah Istimewa di Hari Lahir Pancasila

Nurul kemudian segera menghubungi Lurah Patrang dan Camat Patrang untuk melaporkan kejadian tersebut.

Tak lama berselang, tim dari BPBD Kabupaten Jember bersama pihak kelurahan dan kecamatan tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Sementara Petugas BPBD Kabupaten Jember, Muhammad Umam, menjelaskan bahwa langkah pertama yang dilakukan adalah pemasangan terpal pada area longsoran untuk mencegah potensi longsor susulan.

“Penanganan awal yang kami lakukan adalah pemasangan terpal untuk mengurangi risiko longsor susulan. Kami juga mengimbau pemilik rumah agar tidak mendekati area belakang rumah yang terdampak karena masih berpotensi terjadi pergerakan tanah jika hujan kembali turun,” jelasnya.

Baca Juga: Pemkab Jember Sabet WTP, Gus Fawait Tegaskan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Daerah

Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Meski demikian, petugas masih terus melakukan pemantauan di lokasi kejadian.

Pihak BPBD menyatakan bahwa laporan telah disampaikan kepada pimpinan dan saat ini masih menunggu instruksi lebih lanjut terkait langkah penanganan lanjutan.

"Kami mengimbau untuk warga sekitar untuk tetap waspada, terutama apabila intensitas hujan kembali meningkat dalam beberapa hari ke depan," kata Umam.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.