Kamis, 04 Jun 2026 05:17 WIB

Dua Mayat di Bekas Aspol Jombang Itu Ibu dan Anak, Ini Identitasnya

Petugas saat melakukan olah TKP dan evakuasi dua mayat di bekas asrama polisi Jombang. (Foto: Supri/selalu.id).
Petugas saat melakukan olah TKP dan evakuasi dua mayat di bekas asrama polisi Jombang. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Dua mayat yang ditemukan di lubang bekas bangunan asrama polisi (Aspol) terbengkalai di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, itu merupakan ibu dan anak.

Polisi yang melakukan penyelidikan telah berhasil mengungkap identitas keduanya. Sang ibu bernama Sri Kusyanti (35), sementara namanya berinial NC (6), warga asal Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk.

Baca Juga: Mayat Pria asal Jombang Ditemukan di Teras Hotel Mojokerto, Masih Pakai Jaket dan Helm

Identitas keduanya terkuak setelah Satreskrim Polres Jombang melakukan pencocokan data antemortem dengan temuan krusial di lokasi kejadian perkara (TKP).

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander mengatakan, meskipun identifikasi sidik jari sulit dilakukan karena kondisi jenazah yang sudah rusak, penyidik menemukan sejumlah kecocokan fisik yang sangat kuat.

Baca Juga: Kebakaran Rumah di Jombang Makan Dua Korban Jiwa ART, Diduga karena Konsleting Listrik AC

"Dari hasil olah TKP, jenazah memang belum berhasil diidentifikasi melalui sidik jari karena kondisinya sudah rusak," ungkapnya, Kamis (26/2/2026).

Dimas mengatakan identitas korban dikuatkan melalui anting yang masih melekat di telinga, serta sandal yang ditemukan di lokasi, yang kemudian dicocokkan dengan foto milik keluarga.

Baca Juga: Mayat Pria dengan Luka Sayat di Leher Gegerkan Warga Jombang

"Secara ilmiah nanti akan kami lakukan tes DNA untuk memastikan lebih lanjut," jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.