Senin, 03 Agu 2026 16:38 WIB

Jelang Imlek, Salon di Surabaya Diserbu Pelanggan

Aktifitas salon KenC Hair and Make Up yang berada di Jalan Mleto, Surabaya. (Dok. Istimewa).
Aktifitas salon KenC Hair and Make Up yang berada di Jalan Mleto, Surabaya. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, sejumlah salon kecantikan di Kota Surabaya mengalami peningkatan jumlah pelanggan yang signifikan.

Banyak masyarakat memilih untuk merapikan penampilan sebagai bentuk persiapan menyambut tahun baru, dengan tren gaya rambut yang semakin beragam dan bebas.

Baca Juga: Penipuan Emas Online Beroperasi dari Dalam Lapas, Kerugian Capai Rp3,7 Miliar

Berdasarkan pantauan di kawasan Jalan Mleto menunjukkan aktivitas salon KenC Hair and Make up jauh lebih ramai dibandingkan hari biasa.

Pelanggan datang secara berurutan untuk melakukan berbagai perawatan rambut, mulai dari pemotongan, penataan, hingga pewarnaan.

Hair stylist profesional di salon tersebut, Kenlie Shianto, menjelaskan bahwa tren rambut jelang Imlek tahun ini lebih fokus pada potongan yang ringan dan mudah diatur sehari-hari.

Bagi kalangan muda, tren pewarnaan rambut juga tidak lagi terpaku pada aturan warna tertentu seperti zaman dahulu.

Baca Juga: Pakar Hukum Ingatkan Pemkot Surabaya Cermat Terbitkan Izin Acara Besar Pasca-Kericuhan Konser SUBEC

“Tren potongan tahun ini lebih ke arah yang praktis tapi tetap menarik. Untuk warna, Gen-Z sekarang lebih bebas mengekspresikan diri dengan pilihan warna yang beragam,” ujar Kenlie, Senin (9/2/2026).

Menurutnya, periode menjelang Imlek merupakan musim ramai tertinggi bagi bisnis salon, dengan peningkatan jumlah pelanggan mencapai 20 hingga 30 persen dibandingkan hari normal. Bookingan layanan bahkan hampir penuh hingga H-1 dan H+1 perayaan Imlek.

Untuk model potongan, pria masih banyak memilih gaya side-part dan two-block, sedangkan perempuan lebih suka potongan layer dengan gaya disconnected yang dinilai praktis namun tetap stylish.

Baca Juga: Viral Isu Bocah 5 Tahun Dieksploitasi Ayah Kandung di Surabaya, Ini Penjelasan Pemkot

Kelvin, salah satu pelanggan, mengaku bahwa merapikan rambut jelang Imlek sudah menjadi tradisi keluarga.

“Selain untuk tampil rapi saat bertemu keluarga besar, ini juga jadi simbol memulai lembaran baru dengan harapan kehidupan lebih baik,” ungkapnya.

Tradisi merapikan diri sebelum Imlek kerap dimaknai sebagai bentuk persiapan untuk menerima berkah di tahun baru, dengan penampilan baru menjadi harapan untuk kehidupan yang lebih baik.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Ratakan 21 Lapak di Eks Lokalisasi Krengseng, Penataan Kawasan Berlanjut

Sebelum penertiban dilaksanakan, pemerintah telah menempuh sejumlah langkah persuasif.

Pisah Sambut Kapolres Jember, Gus Fawait: Keamanan jadi Fondasi Pertumbuhan Ekonomi

Kepada AKBP Alaiddin, Gus Fawait menyampaikan ucapan selamat datang.

Srikandi Santri Milenial Jember Dikukuhkan, Gus Fawait Ajak Santri Aktif Mengabdi untuk Masyarakat

“Ojo lali moco sholawat,” pesan Gus Fawait yang disambut antusias peserta.

Deklarasi Sidoarjo Merdeka Tanpa Narkoba Diikuti 150 Anggota Komunitas Emak-emak

Perhatian khusus diberikan pada peran keluarga sebagai garis pertahanan paling awal.

Gus Fawait Tegaskan Dana Talangan Rp786,57 Miliar Bukan karena Kas Jember Minus

Fawait menjelaskan, defisit merupakan bagian dari mekanisme teknis penyusunan anggaran yang dapat ditutup melalui SiLPA tahun sebelumnya.

Saksikan Rekan Sejawat Meninggal, Begini Cerita Pilu Penumpang yang Selamat di KM Mutiara Sentosa II

Ketika keadaan makin memburuk, Bambang terpaksa meloncat dari ketinggian sekitar empat meter menuju laut dalam kondisi sudah malam.