Senin, 09 Feb 2026 20:02 WIB

Jelang Imlek, Salon di Surabaya Diserbu Pelanggan

Aktifitas salon KenC Hair and Make Up yang berada di Jalan Mleto, Surabaya. (Dok. Istimewa).
Aktifitas salon KenC Hair and Make Up yang berada di Jalan Mleto, Surabaya. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, sejumlah salon kecantikan di Kota Surabaya mengalami peningkatan jumlah pelanggan yang signifikan.

Banyak masyarakat memilih untuk merapikan penampilan sebagai bentuk persiapan menyambut tahun baru, dengan tren gaya rambut yang semakin beragam dan bebas.

Baca Juga: Menanti Siapa Saja Anggota DPRD Surabaya yang Jadi Tersangka Kasus Bimtek

Berdasarkan pantauan di kawasan Jalan Mleto menunjukkan aktivitas salon KenC Hair and Make up jauh lebih ramai dibandingkan hari biasa.

Pelanggan datang secara berurutan untuk melakukan berbagai perawatan rambut, mulai dari pemotongan, penataan, hingga pewarnaan.

Hair stylist profesional di salon tersebut, Kenlie Shianto, menjelaskan bahwa tren rambut jelang Imlek tahun ini lebih fokus pada potongan yang ringan dan mudah diatur sehari-hari.

Bagi kalangan muda, tren pewarnaan rambut juga tidak lagi terpaku pada aturan warna tertentu seperti zaman dahulu.

Baca Juga: Tingkatkan Layanan Terminal Peti Kemas, Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru

“Tren potongan tahun ini lebih ke arah yang praktis tapi tetap menarik. Untuk warna, Gen-Z sekarang lebih bebas mengekspresikan diri dengan pilihan warna yang beragam,” ujar Kenlie, Senin (9/2/2026).

Menurutnya, periode menjelang Imlek merupakan musim ramai tertinggi bagi bisnis salon, dengan peningkatan jumlah pelanggan mencapai 20 hingga 30 persen dibandingkan hari normal. Bookingan layanan bahkan hampir penuh hingga H-1 dan H+1 perayaan Imlek.

Untuk model potongan, pria masih banyak memilih gaya side-part dan two-block, sedangkan perempuan lebih suka potongan layer dengan gaya disconnected yang dinilai praktis namun tetap stylish.

Baca Juga: Kasus Korupsi Bimtek DPRD Surabaya, Siapa yang Akan Jadi Tersangka?

Kelvin, salah satu pelanggan, mengaku bahwa merapikan rambut jelang Imlek sudah menjadi tradisi keluarga.

“Selain untuk tampil rapi saat bertemu keluarga besar, ini juga jadi simbol memulai lembaran baru dengan harapan kehidupan lebih baik,” ungkapnya.

Tradisi merapikan diri sebelum Imlek kerap dimaknai sebagai bentuk persiapan untuk menerima berkah di tahun baru, dengan penampilan baru menjadi harapan untuk kehidupan yang lebih baik.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Bupati Jember Tegaskan Peran Strategis Pers dalam Menguatkan Ekonomi Berdaulat

HPN 2026 dinilai relevan dengan tantangan era digital yang menuntut jurnalisme adaptif tanpa meninggalkan nilai integritas dan profesionalisme.

Peredaran Pupuk Bersubsidi Ilegal di Ngawi Digagalkan, 6 Orang Ditetapkan Tersangka

Kasus ini terbongkar setelah petugas menerima informasi pengiriman pupuk bersubsidi ilegal dari Kabupaten Lamongan ke Ngawi.

Khofifah Dirujak Netizen usai Mangkir di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim: Pedes Banget!

Tak banyak dari mereka, menyatakan kekhawatiran akan kemungkinan penyelidikan tidak berjalan transparan, hingga menginginkan proses hukum berjalan cepat.

Pesan Khusus Ning Ita pada Insan Pers Dalam Perayaan HPN ke-80 di Mojokerto

Ning Ita mengatakan di tengah berbagai tantangan nasional dan global, pers di daerah memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang menyejukkan.

Kisah Ratna Sari Dewi, Istri Kelima Presiden Soekarno: Cinta Abadi sang Poklamator

Dewi Soekarno sejatinya lahir dengan nama Naoko Nemoto. Ia adalah perempuan asal Jepang yang menjadi istri kelima Presiden Soekarno.

Mengenal Upacara Mulang Pekelem: Persembahan untuk Gunung Rinjani

Mulang Pekelem sudah dilakukan selama berabad-abad dan hingga kini tetap menjadi tradisi yang penting bagi masyarakat setempat.