Kamis, 03 Sep 2026 13:39 WIB

Khofifah Dirujak Netizen usai Mangkir di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim: Pedes Banget!

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat Dirujak Netizen di Facebook. (Dok. Tangkapan layar).
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat Dirujak Netizen di Facebook. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Aksi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang mangkir dalam sidang keterangan saksi di kasus dugaan korupsi dana hibah DPRD Jatim, mendapat kritikan hingga komentar pedas dari netizen.

Tak banyak dari mereka, menyatakan kekhawatiran akan kemungkinan penyelidikan tidak berjalan transparan, menginginkan proses hukum berjalan cepat, hingga meminta Khofifah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Menko AHY Resmikan 166 Rumah Revitalisasi Kampung Nelayan di Campurejo Gresik

Berdasarkan penelusuran selalu.id, kritikan itu mencuat di media sosial Facebook yang diposting oleh akun @inisurabaya dan @mainkesurabaya, dengan judul KPK Hadirkan Gubernur Jatim Khofifah di Sidang Kasus Dana Hibah Hari Ini.

"Kok belum dibawa ke jakarta sama pakai rompi oren brow. Takutnya sandiwara lama," tulis akun @jxxxjxxx seperti dilihat selalu.id, Senin (9/2/2026).

"Semoga cepet nyusul wali kota Madiun," timpal akun @sxxxxxxxaxxxx.

Tak cukup itu, netizen lainnya juga iku berkomentar lebih panas.

Baca Juga: Momen Haru Warga Mojokerto Sambut Bantuan Air Bersih dari Pemerintah

"Sembunyi... Cari cara gimana besok dia tidak terkait. Cerdas Mak," sahut akun @bxxxxxxyxxxxxxxxx.

"Mungkinkah KPK menetapkan jadi tersangka," tambah aku ini.

Hingga kini, postingan tersebut mendapat 347 komentar hingga 25 kali dibagikan.

Baca Juga: Kepala Bappeda Jatim dalam Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah

Diketahui, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mangkir dalam sidang keterangan saksi di kasus dugaan korupsi dana hibah yang digelar di PN Tipikor Surabaya, itu pada Kamis (5/2/2026) lalu.

Kepala Biro Hukum Pemprov Jatim, Adi Sarono menyampaikan bahwa permohonan penundaan diajukan karena Khofifah sedang berhalangan berkaitan dengan acara rapat paripurna DPRD Jatim dan persiapan kunjungan Presiden ke Jawa Timur.

"Beliau bukan tidak mau hadir, tapi memang kondisi tidak memungkinkan hari ini. Kapan atau bagaimana jadwal selanjutnya akan kami sampaikan setelah koordinasi selesai," jelas Adi kepada wartawan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.