Kamis, 03 Sep 2026 15:23 WIB

Sate 'Nggarai Tangi' di Pinggiran Sawah Mojokerto, Begini Khasiatnya untuk Pria Dewasa

Suasana Kuliner Sate 'Nggarai Tangi' di Waroeng Tegalan Sawah Desa Ngrame, Pungging, Kabupaten Mojokerto.
Suasana Kuliner Sate 'Nggarai Tangi' di Waroeng Tegalan Sawah Desa Ngrame, Pungging, Kabupaten Mojokerto.

selalu.id - Jika merasa loyo atau kurang tenaga, anda bisa menikmati sate kambing yang 'Nggarai Tangi' (bikin bangun) atau bisa kembali bertenaga di pinggir sawah yang hijau.

Sate kambing ini berada di Waroeng Tegalan Sawah Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur atau lebih tepatnya samping SPBU Ngrame.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Olahan sate kambing muda ini dipercaya mampu meningkatkan keperkasaan pria di atas kasur. Tak hanya itu, daging kambing juga bisa menambah tensi darah.

Selain memakai daging kambing muda, warung ini memiliki racikan bumbu khusus dari rempah-rempah sehingga cita rasa sate 'Nggarai Tangi' ini berbeda dengan sate lainnya.

Kebanyakan, pelanggan pria meminta atau request panggangan sate daging setengah matang yang dipercaya mampu meningkatkan gairah.

Salah satu pembeli, Ewin mengatakan, dirinya sering datang dan menikmati sate kambing di Waroeng Tegalan Sawah ini karena rasa daging dan bumbunya nampol.

Baca Juga: Melihat Keseruan Tradisi Rombekan Tabur Uang Peringati Maulid Nabi Muhammad di Mojokerto

"Sate kambing nggarai tangi. Rasanya enak, nendang banget, dagingnya empuk. Sering kesini karena suasananya enak dan rasanya juga enak. Harganya, ini sistemnya prasmanan, satu tusuknya lima ribu tadi saya ambil sepuluh tusuk jadi lima puluh ribu, sama gulai tiga puluh lima ribu. Minumnya es blewa sama es cao," kata Ewin, Minggu (8/2/2026).

Sementara itu, owner sate nggarai tangi serta Waroeng Tegalan Sawah, Salzabila menjelaskan, daging kambing mempunyai protein tinggi.

"Daging kambing punya protein tinggi bisa membantu memperbaiki fungsi-fungsi sel, saraf, menambah energi dan bantu secara kesehatan juga jadi nggarai tangi habis makan full energi," terang Salzabila.

Baca Juga: Kejam! Wanita di Mojokerto jadi Korban Perampasan Lalu Diperkosa Residivis di Lahan Tebu

Ia menambahkan, sebelum sistem makan prasmanan atau pengunjung bisa ambil sendiri, warung ini per menu kepada pembeli.

"Memang dulu kita menunya by menu tapi setelah kita perluasan dan kerja sama full sama BUMDes disini akhirnya kita bikin sistem prasmanan karena orang banyak ingin mencoba beberapa jenis makanan gak hanya sate saja. Kita banyak menu, kita ada lebih dari 10 jenis sayuran jadi bisa dicampur, jadi piringnya empat sehat lima sempurna," bebernya.

"Kita menyediakan lahan luas banget untuk persawahan supaya harapan kita, orang-orang bisa datang dengan keluarga besar atau rekan kerja biar bisa menikmati pemandangan sambil makan nyantai bareng begitu. Kita ada sate ayam sama sate kambing, untuk sate ayam tiga ribu untuk sate kambing satu tusuk lima ribu tinggal kalikan, ambil berapa saja monggo," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.