Minggu, 08 Feb 2026 16:50 WIB

Sate 'Nggarai Tangi' di Pinggiran Sawah Mojokerto, Begini Khasiatnya untuk Pria Dewasa

Suasana Kuliner Sate 'Nggarai Tangi' di Waroeng Tegalan Sawah Desa Ngrame, Pungging, Kabupaten Mojokerto.
Suasana Kuliner Sate 'Nggarai Tangi' di Waroeng Tegalan Sawah Desa Ngrame, Pungging, Kabupaten Mojokerto.

selalu.id - Jika merasa loyo atau kurang tenaga, anda bisa menikmati sate kambing yang 'Nggarai Tangi' (bikin bangun) atau bisa kembali bertenaga di pinggir sawah yang hijau.

Sate kambing ini berada di Waroeng Tegalan Sawah Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur atau lebih tepatnya samping SPBU Ngrame.

Baca Juga: Dukung Program Presiden Prabowo, Pemkot Mojokerto Gelar Kerja Bakti Massal

Olahan sate kambing muda ini dipercaya mampu meningkatkan keperkasaan pria di atas kasur. Tak hanya itu, daging kambing juga bisa menambah tensi darah.

Selain memakai daging kambing muda, warung ini memiliki racikan bumbu khusus dari rempah-rempah sehingga cita rasa sate 'Nggarai Tangi' ini berbeda dengan sate lainnya.

Kebanyakan, pelanggan pria meminta atau request panggangan sate daging setengah matang yang dipercaya mampu meningkatkan gairah.

Salah satu pembeli, Ewin mengatakan, dirinya sering datang dan menikmati sate kambing di Waroeng Tegalan Sawah ini karena rasa daging dan bumbunya nampol.

Baca Juga: Gempa Pacitan Terasa hingga Mojokerto, Warga Panik

"Sate kambing nggarai tangi. Rasanya enak, nendang banget, dagingnya empuk. Sering kesini karena suasananya enak dan rasanya juga enak. Harganya, ini sistemnya prasmanan, satu tusuknya lima ribu tadi saya ambil sepuluh tusuk jadi lima puluh ribu, sama gulai tiga puluh lima ribu. Minumnya es blewa sama es cao," kata Ewin, Minggu (8/2/2026).

Sementara itu, owner sate nggarai tangi serta Waroeng Tegalan Sawah, Salzabila menjelaskan, daging kambing mempunyai protein tinggi.

"Daging kambing punya protein tinggi bisa membantu memperbaiki fungsi-fungsi sel, saraf, menambah energi dan bantu secara kesehatan juga jadi nggarai tangi habis makan full energi," terang Salzabila.

Baca Juga: Motor Ninja Tabrak Pohon di Mojosari Mojokerto, Dua Orang Tewas

Ia menambahkan, sebelum sistem makan prasmanan atau pengunjung bisa ambil sendiri, warung ini per menu kepada pembeli.

"Memang dulu kita menunya by menu tapi setelah kita perluasan dan kerja sama full sama BUMDes disini akhirnya kita bikin sistem prasmanan karena orang banyak ingin mencoba beberapa jenis makanan gak hanya sate saja. Kita banyak menu, kita ada lebih dari 10 jenis sayuran jadi bisa dicampur, jadi piringnya empat sehat lima sempurna," bebernya.

"Kita menyediakan lahan luas banget untuk persawahan supaya harapan kita, orang-orang bisa datang dengan keluarga besar atau rekan kerja biar bisa menikmati pemandangan sambil makan nyantai bareng begitu. Kita ada sate ayam sama sate kambing, untuk sate ayam tiga ribu untuk sate kambing satu tusuk lima ribu tinggal kalikan, ambil berapa saja monggo," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sidak ke Pasar Wonokromo, Menteri LH: Adipura Surabaya Perlu Dikoreksi 

Hanif melanjutkan bahwa kawasan di sepanjang jalan protokol juga menunjukkan adanya tempat penimbunan sampah sementara yang tidak terkelola dengan baik.

Di Tengah Proses Hukum, KBS Nyatakan Perawatan Satwa Masih Prioritas Utama

“Perawatan dan pemeliharaan satwa tetap menjadi prioritas utama kami," ujar Nurika

Usai 14 Bulan Misi Perdamaian di Lebanon, KRI Sultan Iskandar Muda-367 Kembali ke Surabaya 

Selama bertugas di Laut Mediterania, kapal ini melaksanakan 33 kali operasi.

2026, PGN Perkuat Kompetensi SDM dan Soliditas Ekosistem Kerja 

Kepercayaan pekerja pada keberlanjutan perusahaan juga terlihat dari tingkat perputaran pekerja (turn over) kurang dari 3%.

Izin Belum Lengkap, Outlet HWG23 di Kota Mojokerto Ditutup

Perda Kota Mojokerto Nomor 2 Tahun 2015 mengatur jarak minimal 400 meter dari sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas umum.

KBS Diproses Kejati, DPRD Surabaya Ingatkan Perawatan Satwa

"Jangan sampai satwa KBS kena dampak. Makanannya dan kesehatannya jangan sampai terlantar,” ujar Buleks.