Kamis, 04 Jun 2026 15:35 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Mojokerto, Warga Panik

Gempa Pacitan. (Dok. Istimewa).
Gempa Pacitan. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Gempa M 6,4 yang terjadi di Pacitan terasa hingga ke Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur sekitar 01.06 WIB, bikin panik warga, Jumat (6/2/2026).

Hasan Assegaf, salah satu warga Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto mengatakan, getaran sangat terasa.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Ya terasa banget. Orang-orang juga merasakan getaran gempa sekitar 10 detik," kata Hasan kepada selalu.id.

Hasan mengatakan, gempa yang berpusat di Pacitan itu hampir bersamaan dengan kecelakaan tunggal yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

"Waktu gempa hampir bersamaan dengan peristiwa kecelakaan motor Ninja menabrak pohon," jelasnya.

Dari laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mencatat gempa berlokasi pada koordinat 8,99 derajat LS dan 111,18 derajat BT, sekitar 90 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman 10 kilometer.

Baca Juga: Bupati Mojokerto: Jaga Keutuhan Indonesia di Momen Peringatan Hari Lahir Pancasila!

Menurut BMKG gempa tersebut tidak menimbulkan gelombang tsunami. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap tenang.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.