Sabtu, 05 Sep 2026 23:48 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Mojokerto, Warga Panik

Gempa Pacitan. (Dok. Istimewa).
Gempa Pacitan. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Gempa M 6,4 yang terjadi di Pacitan terasa hingga ke Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur sekitar 01.06 WIB, bikin panik warga, Jumat (6/2/2026).

Hasan Assegaf, salah satu warga Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto mengatakan, getaran sangat terasa.

Baca Juga: Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

"Ya terasa banget. Orang-orang juga merasakan getaran gempa sekitar 10 detik," kata Hasan kepada selalu.id.

Hasan mengatakan, gempa yang berpusat di Pacitan itu hampir bersamaan dengan kecelakaan tunggal yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Baca Juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

"Waktu gempa hampir bersamaan dengan peristiwa kecelakaan motor Ninja menabrak pohon," jelasnya.

Dari laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mencatat gempa berlokasi pada koordinat 8,99 derajat LS dan 111,18 derajat BT, sekitar 90 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman 10 kilometer.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Menurut BMKG gempa tersebut tidak menimbulkan gelombang tsunami. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap tenang.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.