Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

Sidak ke Pasar Wonokromo, Menteri LH: Adipura Surabaya Perlu Dikoreksi 

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (kemeja biru) saat sidak di Pasar Wonokromo. Surabaya
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (kemeja biru) saat sidak di Pasar Wonokromo. Surabaya

selalu.id – Menanggapi instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk "perang melawan sampah", Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq melqkukan Inspeksi Mendadak (sidak) ke Surabaya pada Minggu (8/2/2026). Dalam kunjungannya, Hanif mengungkapkan bahwa pengelolaan sampah di Kota Surabaya masih memerlukan banyak perbaikan, meskipun kota ini sebelumnya dinilai sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia dan pernah meraih penghargaan Adipura.

"Secara penilaian bersih, namun setelah kita cek di lapangan masih banyak yang perlu dibenahi, jadi penilaian kota Surabaya perlu dikoreksi ulang lagi. Karena masih banyak Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar yang saya lihat," ujarnya saat ditemui di pasar Wonokromo Surabaya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Selain TPS liar, beberapa titik lokasi seperti sepanjang sungai, kawasan sekitar stasiun, dan pasar Wonokromo juga menjadi perhatian. Hanif juga menambahkan, bahwa kondisi di pinggiran kota dan sepanjang jalan protokol juga menunjukkan adanya tempat penimbunan sampah sementara yang tidak terkelola dengan baik.

"Sebelumnya, Surabaya termasuk tiga kota dengan nilai pengelolaan sampah sangat tinggi yang menjadi prioritas dalam pendampingan kami untuk memastikan bahwa hak masyarakat akan lingkungan yang bersih dan nyaman dapat terwujud. Pemilihan kota penerima penghargaan juga dilakukan secara berjenjang karena jumlahnya terbatas," jelas Menteri Hanif.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Hanif juga menyinggung Walikota Surabaya Eri Cahyadi supaya lebih memperhatikan sampah di kota Surabaya ini. Ia juga menilai bahwa selokan di kota Surabaya masih dipadati sampah. "Sungainya tidak bersahabat, selokannya juga tidak baik-baik saja. Kami harap bapak walikota mampu mendorong terus penanganan sampah ini," cetusnya.

"Nilai sementara Surabaya sangat tinggi. Namun setelah dilakukan cek dilapangan, sepertinya harus benar-benar digenjot lagi. Karena setelah kami turun dilapangan sepertinya nilainya ketinggian," imbuhnya

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Sebelum datang ke Surabaya, menteri juga melakukan kunjungan ke beberapa kota lain seperti Bontang, Balikpapan, dan Ciamis yang juga memiliki nilai pengelolaan sampah tinggi. "Presiden telah memberikan arahan yang jelas untuk berperang melawan sampah. Kita tidak bisa memberikan penghargaan jika kenyataan di lapangan belum sesuai dengan standar yang ditetapkan," tegasnya.

Menteri menekankan bahwa Kementerian LH akan terus mendampingi pemerintah kota dalam memperbaiki sistem pengelolaan sampah, sehingga Surabaya sebagai kota metropolitan dapat benar-benar menjadi contoh dalam penanganan sampah di Indonesia.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.