Minggu, 06 Sep 2026 00:34 WIB

Sidak ke Pasar Wonokromo, Menteri LH: Adipura Surabaya Perlu Dikoreksi 

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (kemeja biru) saat sidak di Pasar Wonokromo. Surabaya
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (kemeja biru) saat sidak di Pasar Wonokromo. Surabaya

selalu.id – Menanggapi instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk "perang melawan sampah", Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq melqkukan Inspeksi Mendadak (sidak) ke Surabaya pada Minggu (8/2/2026). Dalam kunjungannya, Hanif mengungkapkan bahwa pengelolaan sampah di Kota Surabaya masih memerlukan banyak perbaikan, meskipun kota ini sebelumnya dinilai sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia dan pernah meraih penghargaan Adipura.

"Secara penilaian bersih, namun setelah kita cek di lapangan masih banyak yang perlu dibenahi, jadi penilaian kota Surabaya perlu dikoreksi ulang lagi. Karena masih banyak Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar yang saya lihat," ujarnya saat ditemui di pasar Wonokromo Surabaya.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Selain TPS liar, beberapa titik lokasi seperti sepanjang sungai, kawasan sekitar stasiun, dan pasar Wonokromo juga menjadi perhatian. Hanif juga menambahkan, bahwa kondisi di pinggiran kota dan sepanjang jalan protokol juga menunjukkan adanya tempat penimbunan sampah sementara yang tidak terkelola dengan baik.

"Sebelumnya, Surabaya termasuk tiga kota dengan nilai pengelolaan sampah sangat tinggi yang menjadi prioritas dalam pendampingan kami untuk memastikan bahwa hak masyarakat akan lingkungan yang bersih dan nyaman dapat terwujud. Pemilihan kota penerima penghargaan juga dilakukan secara berjenjang karena jumlahnya terbatas," jelas Menteri Hanif.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Hanif juga menyinggung Walikota Surabaya Eri Cahyadi supaya lebih memperhatikan sampah di kota Surabaya ini. Ia juga menilai bahwa selokan di kota Surabaya masih dipadati sampah. "Sungainya tidak bersahabat, selokannya juga tidak baik-baik saja. Kami harap bapak walikota mampu mendorong terus penanganan sampah ini," cetusnya.

"Nilai sementara Surabaya sangat tinggi. Namun setelah dilakukan cek dilapangan, sepertinya harus benar-benar digenjot lagi. Karena setelah kami turun dilapangan sepertinya nilainya ketinggian," imbuhnya

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Sebelum datang ke Surabaya, menteri juga melakukan kunjungan ke beberapa kota lain seperti Bontang, Balikpapan, dan Ciamis yang juga memiliki nilai pengelolaan sampah tinggi. "Presiden telah memberikan arahan yang jelas untuk berperang melawan sampah. Kita tidak bisa memberikan penghargaan jika kenyataan di lapangan belum sesuai dengan standar yang ditetapkan," tegasnya.

Menteri menekankan bahwa Kementerian LH akan terus mendampingi pemerintah kota dalam memperbaiki sistem pengelolaan sampah, sehingga Surabaya sebagai kota metropolitan dapat benar-benar menjadi contoh dalam penanganan sampah di Indonesia.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.