Senin, 19 Okt 2026 02:40 WIB

Di Tengah Proses Hukum, KBS Nyatakan Perawatan Satwa Masih Prioritas Utama

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 08 Feb 2026 13:03 WIB
Direktur Operasional KBS,  Nurika Widyasanti .
Direktur Operasional KBS, Nurika Widyasanti .

selalu.id - Manajemen Kebun Binatang Surabaya (KBS) memastikan kesejahteraan satwa tetap terjaga di tengah proses hukum yang sedang berlangsung. Pihak pengelola menegaskan, perawatan dan pemeliharaan satwa tidak terdampak dan tetap menjadi prioritas utama.

Direktur Operasional KBS, Nurika Widyasanti menyatakan bahwa seluruh kegiatan operasional berjalan normal, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan dasar dan kesehatan satwa.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

“Perawatan dan pemeliharaan satwa tetap menjadi prioritas utama kami. Seluruh kegiatan operasional dilaksanakan sesuai standar yang berlaku dan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya saat konfrensi pers di KBD, Minggu (8/2/2026).

Nurika menjelaskan bahwa manajemen, pemenuhan pakan, pemantauan kesehatan rutin, hingga pengelolaan kandang tetap dilakukan secara berkelanjutan. Proses hukum yang berjalan juga disebut tidak mengganggu pelayanan terhadap pengunjung.

Sebagai lembaga konservasi, Nurika menyebut kesejahteraan satwa menjadi tanggung jawab utama. Upaya tersebut dilakukan melalui perawatan berkelanjutan, penyediaan pakan sesuai kebutuhan nutrisi, serta pengelolaan lingkungan kandang yang mendukung perilaku alami satwa.

Nurika juga menegaskan bahwa kesejahteraan satwa menjadi prioritas utama yang tidak boleh terdampak situasi apa pun, termasuk proses hukum.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

“Kami menegaskan bahwa di tengah proses hukum yang berjalan, perawatan dan pemeliharaan satwa tetap menjadi prioritas utama. Pakan satwa tetap terpenuhi sebagaimana biasanya,” ujarnya.

Manajemen menyebut anggaran pakan satwa mencapai sekitar Rp700 juta dalam periode operasional rutin dan hingga kini tidak mengalami gangguan.

"Kalau kita bilangnya rata-rata (Rp 700 juta) Paling tidak cukup lapar, masih bisa. Tidak akan mengganggu, Paling tidak pakan terpenuhi secara rutin,"kata Direktur Operasional KBS, Nurika Widyasanti, kepada selalu.id, saat konferensi pers itu.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

Lebih lanjut Nurika menyampaikan KBS juga menyampaikan apresiasi terhadap perhatian Kejaksaan Tinggi Jawa Timur terhadap keberlangsungan perawatan satwa.

"Kita tetap bersikap kooperatif dan menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan," jelasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.