Kamis, 05 Feb 2026 12:53 WIB

Program ASRI Presiden

Wali Kota Mojokerto Tekankan Pentingnya Budaya Gotong Royong

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menekankan pentingnya penguatan budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Hal tersebut disampaikannya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan digelar di tiga wilayah, yakni Kelurahan Blooto, Kelurahan Pulorejo, dan Kelurahan Surodinawan.

Baca Juga: Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Penekanan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait program Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).

Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, menyebut persoalan sampah saat ini telah menjadi isu nasional yang harus ditangani secara serius dan terintegrasi.

Kondisi tersebut diperparah dengan fakta bahwa banyak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Indonesia diproyeksikan mengalami kelebihan kapasitas pada tahun 2028.

“Pak Presiden menegaskan bahwa persoalan sampah ini sangat krusial. Bahkan, diproyeksikan banyak TPA akan mengalami overcapacity pada 2028. Karena itu, pemerintah pusat dan daerah harus bersinergi dalam penanganannya,” tegas Ning Ita.

Baca Juga: Kota Mojokerto Dipercaya Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Ia menjelaskan, Kota Mojokerto telah lebih dahulu membangun budaya kebersihan lingkungan melalui Program Budaya RT Berseri. Program ini dinilai sejalan dengan Indonesia ASRI yang akan diperkuat oleh pemerintah pusat sebagai gerakan nasional berbasis gotong royong.

“Saya sudah mendahului dengan Budaya RT Berseri. Ternyata Pak Presiden akan meluncurkan program ASRI yang fokus pada kebersihan lingkungan dan gotong royong. Ini tentu akan semakin memperkuat gerakan yang sudah kita bangun,” katanya.

Terkait usulan dalam Musrenbang, Ning Ita menegaskan bahwa aspirasi masyarakat harus selaras dengan tema pembangunan daerah, yaitu meningkatkan ketahanan ekonomi dan sosial budaya melalui daya saing sektor unggulan daerah.

Menurutnya, ketahanan tersebut dapat diperkuat melalui pengembangan potensi kelurahan serta penguatan budaya gotong royong.

Baca Juga: Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

“Musrenbang ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan aspirasi, agar program pembangunan yang disusun benar-benar selaras,” tandas Ning Ita.

Melalui Musrenbang kelurahan ini, Pemerintah Kota Mojokerto mendorong masyarakat menyusun usulan pembangunan yang sejalan dengan tema daerah serta mendukung kebijakan nasional.

Selain penguatan sektor ekonomi, pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan diharapkan menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan daerah ke depan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ingin Jadi Tukang Bersertifikat? Surabaya Buka Pelatihan Gratis, Catat Tanggalnya

Program ini ditujukan bagi warga Surabaya yang ingin meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh sertifikasi resmi di bidang konstruksi.

Pelindo Regional 3 Gelar Lomba Reels dan Fotografi Berhadiah Jutaan Rupiah

Mengusung tema “Safety is Start From Me!” ajang ini digelar sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan kerja.

Pemkot Surabaya Percepat Overlay Jalan yang Rawan Genangan saat Hujan

Dedy menjelaskan, pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026, pihaknya memprioritaskan perbaikan jalan berlubang yang jumlahnya meningkat saat musim hujan.

DPRD Soroti Reklame di Taman Median Jalan Surabaya

Sejak awal pemanfaatan taman untuk aktivitas ekonomi memang dimungkinkan. Namun aspek keindahan kota dan fungsi sosial taman tidak boleh dikorbankan.

Bantahan Tim Hukum Terlapor dalam Dugaan Penyalahgunaan Dana Gereja GBI TOC Surabaya

Kasus ini sendiri telah masuk ke ranah kepolisian, setelah Ir Peter Putero, melaporkan Pendeta Samuel ke Polda Jatim.

Daftar Makanan yang Wajib Dihindari saat Musim Hujan, Berikut Risikonya

Masyarakat disarankan untuk tidak sembarangan dalam hal memilih makanan yang akan dikonsumsi saat musim hujan.