Minggu, 06 Sep 2026 22:59 WIB

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat susur Sungai Ngotok dengan perahu. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat susur Sungai Ngotok dengan perahu. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Kota Mojokerto kembali menghadirkan destinasi wisata baru melalui wisata susur Sungai Ngotok di kawasan Taman Bahari Mojopahit (TBM).

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari melakukan soft launching wahana baru tersebut bersamaan dengan kerjabakti massal dan tanam pohon yang menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional dan Hari Sejuta Pohon pada Sabtu (10/1/2026) lalu.

Baca Juga: Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Ning Ita, sapaan akrab wali kota menjelaskan bahwa wisata susur sungai ini menjadi bagian dari pengembangan TBM sebagai kawasan destinasi wisata di Kota Mojokerto.

"Taman Bahari Mojopahit ini memiliki salah satu wisata yang disebut dengan susur Sungai Ngotok. Kita akan uji cobakan hari ini karena kita sudah mempersiapkan kelayakan untuk operasional, mulai dari operator yang telah bersertifikat, izin operasional, hingga sarana dan prasarana yang sudah tersedia," terangnya, Rabu (4/2/2026).

Ada tiga jenis wahana yang disediakan bagi pengunjung untuk menyusuri aliran Sungai Ngotok: perahu tradisional, speedboat dan jetski.

Baca Juga: Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Untuk tarifnya, wisatawan yang ingin menaiki jetski dikenakan biaya sebesar Rp200.000. Sementara speedboat dipatok dengan tarif Rp80.000.

Perahu tradisional dikenakan tarif Rp20.000, namun selama masa uji coba khusus Januari–Maret 2026 hanya dikenakan Rp10.000 untuk satu kali perjalanan pulang-pergi sepanjang 5 km dari Kali Ngotok hingga Sungai Brantas dan kembali ke kawasan TBM.

Ning Ita menambahkan bahwa pengembangan wisata susur sungai ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pariwisata TBM. Kawasan tersebut sebelumnya juga telah disiapkan dengan wisata petik jeruk yang akan dibuka saat masa panen tiba.

Baca Juga: Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

"Nanti kalau jeruknya sudah mulai panen, wisatawan bisa sekaligus menikmati wisata petik jeruk di pinggir Kali Ngotok," katanya.

Dengan hadirnya wisata susur Sungai Ngotok, Pemerintah Kota Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.