Rabu, 04 Feb 2026 12:59 WIB

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat susur Sungai Ngotok dengan perahu. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat susur Sungai Ngotok dengan perahu. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Kota Mojokerto kembali menghadirkan destinasi wisata baru melalui wisata susur Sungai Ngotok di kawasan Taman Bahari Mojopahit (TBM).

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari melakukan soft launching wahana baru tersebut bersamaan dengan kerjabakti massal dan tanam pohon yang menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional dan Hari Sejuta Pohon pada Sabtu (10/1/2026) lalu.

Baca Juga: Kota Mojokerto Dipercaya Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Ning Ita, sapaan akrab wali kota menjelaskan bahwa wisata susur sungai ini menjadi bagian dari pengembangan TBM sebagai kawasan destinasi wisata di Kota Mojokerto.

"Taman Bahari Mojopahit ini memiliki salah satu wisata yang disebut dengan susur Sungai Ngotok. Kita akan uji cobakan hari ini karena kita sudah mempersiapkan kelayakan untuk operasional, mulai dari operator yang telah bersertifikat, izin operasional, hingga sarana dan prasarana yang sudah tersedia," terangnya, Rabu (4/2/2026).

Ada tiga jenis wahana yang disediakan bagi pengunjung untuk menyusuri aliran Sungai Ngotok: perahu tradisional, speedboat dan jetski.

Baca Juga: Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Untuk tarifnya, wisatawan yang ingin menaiki jetski dikenakan biaya sebesar Rp200.000. Sementara speedboat dipatok dengan tarif Rp80.000.

Perahu tradisional dikenakan tarif Rp20.000, namun selama masa uji coba khusus Januari–Maret 2026 hanya dikenakan Rp10.000 untuk satu kali perjalanan pulang-pergi sepanjang 5 km dari Kali Ngotok hingga Sungai Brantas dan kembali ke kawasan TBM.

Ning Ita menambahkan bahwa pengembangan wisata susur sungai ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pariwisata TBM. Kawasan tersebut sebelumnya juga telah disiapkan dengan wisata petik jeruk yang akan dibuka saat masa panen tiba.

Baca Juga: Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

"Nanti kalau jeruknya sudah mulai panen, wisatawan bisa sekaligus menikmati wisata petik jeruk di pinggir Kali Ngotok," katanya.

Dengan hadirnya wisata susur Sungai Ngotok, Pemerintah Kota Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

Penguatan Safety Awareness menjadi krusial perusahaan untuk memitigasi risiko kecelakaan kerja dan potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengenal lebih dekat pada dunia pendidikan tinggi.

Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

Perubahan perda ini dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pemanfaatan aset milik Pemkot Surabaya ke depan.

Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Karena itu, Fathoni mendorong pemerintah hadir lewat pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pascapanen.

Operasional Dermaga Jamrud Selatan Surabaya Kembali Normal Pasca Insiden Kapal Pacific 88

"Saat ini seluruh kegiatan operasional berjalan lancar dan terus dipantau secara intensif," kata Branch Manager Terminal Jamrud, Nilam Mirah Muh Junaedhy.

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.