Kamis, 05 Feb 2026 13:31 WIB

Pemkot Surabaya Percepat Overlay Jalan yang Rawan Genangan saat Hujan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 05 Feb 2026 08:47 WIB
Pengaspalan di Jalan Panjang Jiwo Surabaya. (Dok. Diskominfo Surabaya).
Pengaspalan di Jalan Panjang Jiwo Surabaya. (Dok. Diskominfo Surabaya).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana melakukan peningkatan kualitas jalan di sejumlah titik yang kerap mengalami genangan saat musim hujan.

Upaya ini dilakukan melalui metode overlay atau pelapisan ulang permukaan jalan, selain normalisasi saluran dan peningkatan kapasitas drainase.

Baca Juga: Ingin Jadi Tukang Bersertifikat? Surabaya Buka Pelatihan Gratis, Catat Tanggalnya

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Dedy Purwito, mengatakan peningkatan jalan menjadi bagian dari strategi mengurangi genangan di kawasan rawan.

“Ada beberapa lokasi jalan yang nanti akan kita tingkatkan dengan overlay dalam rangka pengurangan genangan,” jelasnya, Kamis (5/2/2026).

Sejumlah titik disebut telah masuk prioritas, di antaranya Tenggilis Mejoyo yang kerap terjadi genangan, serta Ngagel Madya di depan Sekolah Santa Clara.

Kawasan Surabaya Utara juga menjadi perhatian, khususnya wilayah Perak seperti Teluk Bayur dan Teluk Nibung.

Namun demikian, efektivitas overlay dalam mengatasi genangan masih menjadi perhatian publik. Pasalnya, genangan di sejumlah ruas jalan kerap terjadi berulang setiap musim hujan, meski perbaikan telah dilakukan sebelumnya.

Baca Juga: DPRD Soroti Reklame di Taman Median Jalan Surabaya

Dedy menjelaskan, pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026, pihaknya memprioritaskan perbaikan jalan berlubang yang jumlahnya meningkat saat puncak musim hujan.

“Memang di Desember sampai Januari fokus kami perbaikan jalan berlubang karena curah hujan tinggi,” katanya.

Dedy mengatakan bahwa laporan kerusakan jalan dipantau setiap hari dengan target penanganan maksimal 1x24 jam. Dalam sehari, perbaikan disebut bisa menjangkau hingga 70 titik.

Baca Juga: Daftar Makanan yang Wajib Dihindari saat Musim Hujan, Berikut Risikonya

Untuk percepatan penanganan, DSDABM mengerahkan Satgas Jalan yang dibagi dalam sembilan kelompok mobile, masing-masing beranggotakan sekitar 9–10 personel.

Selain itu, terdapat Unit Reaksi Cepat (URC) yang diklaim siap merespons laporan kerusakan jalan.

Laporan masyarakat dapat disampaikan melalui berbagai kanal, mulai dari aplikasi WargaKu, aplikasi internal Sigap Jalan, perangkat kelurahan dan kecamatan, media sosial resmi Pemkot, hingga layanan darurat Command Center 112.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pengadaan Laptop Pesantren Diduga Ada Kejanggalan, Inspektorat Jatim Dinilai Lamban Bertindak

Zahdi menyampaikan lambannya respons Inspektorat bertolak belakang dengan komitmen Gubernur Jatim yang sedang belakangan menggencarkan birokrokrasi.

Wali Kota Mojokerto Tekankan Pentingnya Budaya Gotong Royong

Ning Ita menyebut persoalan sampah saat ini telah menjadi isu nasional yang harus ditangani secara serius dan terintegrasi.

Pelindo Regional 3 Gelar Lomba Reels dan Fotografi Berhadiah Jutaan Rupiah

Mengusung tema “Safety is Start From Me!” ajang ini digelar sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan kerja.

Bantahan Tim Hukum Terlapor dalam Dugaan Penyalahgunaan Dana Gereja GBI TOC Surabaya

Kasus ini sendiri telah masuk ke ranah kepolisian, setelah Ir Peter Putero, melaporkan Pendeta Samuel ke Polda Jatim.

Kejati Jatim Tahan Direktur PT BJS dalam Kasus Korupsi Dana Pendidikan

Perbuatan tersangka bersama-sama dengan tersangka lain mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp157 miliar.

OTT KPK Hari Ini: Satu di Banjarmasin, Satunya Bea Cukai Jakarta

Dari kedua kasus tersebut, KPK belum merincikan siapa saja pihak yang diamankan dan detail konstruksi perkara.