Rabu, 11 Feb 2026 16:44 WIB

Daftar Makanan yang Wajib Dihindari saat Musim Hujan, Berikut Risikonya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 04 Feb 2026 20:24 WIB
Ilustrasi hujan. (Dok. Freepik/Istimewa).
Ilustrasi hujan. (Dok. Freepik/Istimewa).

selalu.id - Puncak musim hujan telah tiba. Dalam kondisi ini, tak banyak orang abai terhadap kesehatan.

Padahal, musim hujan dengan tingkat kelembapan tinggi membuat kuman dan bakteri lebih mudah berkembang biak. 

Baca Juga: Upacara Penghormatan Terakhir untuk Adi Sutarwijono Digelar Besok Siang

Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit, terutama yang berkaitan dengan saluran pencernaan, jika kebersihan makanan tidak terjaga.

Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk tidak sembarangan dalam hal memilih makanan yang akan dikonsumsi.

Perawat dari Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Firman mengingatkan, selain menjaga daya tahan tubuh, masyarakat juga perlu lebih selektif dalam memilih makanan agar tidak mudah jatuh sakit saat musim hujan.

"Yang pertama perlu dihindari adalah makanan terbuka, yaitu makanan yang disajikan tanpa penutup," kata Firman dikutip dari laman resmi UM Surabaya, Rabu (4/2/2026).

Makanan yang dibiarkan terbuka, terutama di pinggir jalan, sangat berisiko terpapar bakteri dari lalat maupun udara yang tercemar. Menurutnya, bakteri seperti Salmonella, E. coli, dan Listeria kerap ditemukan pada makanan yang terkontaminasi. 

Jika masuk ke dalam tubuh, bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi saluran cerna dengan gejala seperti sakit perut, diare, mual, muntah, hingga penyakit serius seperti tifus.

Jenis makanan kedua yang sebaiknya dihindari adalah makanan mentah atau setengah matang. 

Baca Juga: Bendera Setengah Tiang di DPRD Surabaya untuk Penghormatan Terakhir pada Adi Sutarwijono

Firman menjelaskan, makanan yang belum dimasak dengan sempurna memiliki peluang lebih besar membawa bakteri dibandingkan makanan matang.

"Makanan mentah masih memungkinkan banyak bakteri menempel. Jika langsung dikonsumsi, bakteri tersebut ikut masuk ke dalam tubuh dan bisa berkembang biak," jelasnya.

Dalam jangka waktu tertentu, kondisi ini dapat memicu munculnya penyakit. Untuk meminimalkan risiko, Firman menyarankan agar bahan makanan dicuci bersih dengan air mengalir sebelum dimasak, dimasak hingga benar-benar matang, serta selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.

Ketiga, Firman mengingatkan agar tidak berlebihan mengonsumsi gorengan selama musim hujan. Cuaca dingin membuat proses metabolisme tubuh melambat, sehingga tubuh tidak cepat merasa lapar seperti biasanya.

"Dalam kondisi metabolisme menurun, makanan berlemak seperti gorengan akan lebih sulit dicerna," bebernya.

Baca Juga: Gedung TK di Kedurus Surabaya Terancam Roboh, DPRD Turun Tangan

Sejumlah penelitian menunjukkan gorengan mengandung lemak jenuh yang berpotensi menumpuk di dalam tubuh, memicu kenaikan berat badan tidak normal hingga obesitas. 

Tak hanya itu, konsumsi gorengan yang terlalu sering juga berisiko bagi kesehatan jantung. Lemak jenuh dapat memicu penyumbatan pembuluh darah yang berujung pada hipertensi, serangan jantung, dan stroke.

"Karena itu, di musim hujan sebaiknya lebih bijak memilih makanan. Perbanyak makanan sehat, bergizi seimbang, dan pastikan kebersihannya," pungkas Firman.

 

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Xiaomi SU7 Ultra Siap Taklukkan Lintasan Virtual Gran Turismo 7

Kehadiran mobil ini sudah meluncur melalui "Update 1.67" pada 29 Januari 2026, menandai debut bersejarah Xiaomi dalam franchise Gran Turismo.

Gubernur Khofifah Diperiksa Besok di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Berani Datang?

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penjadwalan ulang ini dilakukan karena Gubernur Khofifah berhalangan hadir alias mangkir pada jadwal sebelumnya.

Wisata Trawas dan Pacet Mojokerto Cocok Buat Liburan dengan Keluarga: Tempatnya Nyaman, Aksesnya Mudah

Wisata di Mojokerto ini cocok sekali bagi kamu yang ingin sejenak melepas penat dari hiruk-pikuk kota dan mencari suasana baru untuk menyegarkan pikiran.

Kabar Berpulangnya Adi Sutarwijono buat Gelombang Pentakziyah Padati Rumah Dinas

Hingga berita ini diturunkan, gelombang pentakziyah dari berbagai lapisan masyarakat masih terus berdatangan.

Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama

"Tindakan ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan kelestarian lingkungan," tegas Kasatpol PP Jember, Bambang Rudiyanto.

Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto

Usaha milik Muhammad Nurfuat ini mulai dirintis sejak tahun 2018. Pria asal Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini merupakan guru ponpes kawasan Nganjuk.