Selasa, 20 Okt 2026 22:58 WIB

Daftar Makanan yang Wajib Dihindari saat Musim Hujan, Berikut Risikonya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 04 Feb 2026 20:24 WIB
Ilustrasi hujan. (Dok. Freepik/Istimewa).
Ilustrasi hujan. (Dok. Freepik/Istimewa).

selalu.id - Puncak musim hujan telah tiba. Dalam kondisi ini, tak banyak orang abai terhadap kesehatan.

Padahal, musim hujan dengan tingkat kelembapan tinggi membuat kuman dan bakteri lebih mudah berkembang biak. 

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit, terutama yang berkaitan dengan saluran pencernaan, jika kebersihan makanan tidak terjaga.

Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk tidak sembarangan dalam hal memilih makanan yang akan dikonsumsi.

Perawat dari Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Firman mengingatkan, selain menjaga daya tahan tubuh, masyarakat juga perlu lebih selektif dalam memilih makanan agar tidak mudah jatuh sakit saat musim hujan.

"Yang pertama perlu dihindari adalah makanan terbuka, yaitu makanan yang disajikan tanpa penutup," kata Firman dikutip dari laman resmi UM Surabaya, Rabu (4/2/2026).

Makanan yang dibiarkan terbuka, terutama di pinggir jalan, sangat berisiko terpapar bakteri dari lalat maupun udara yang tercemar. Menurutnya, bakteri seperti Salmonella, E. coli, dan Listeria kerap ditemukan pada makanan yang terkontaminasi. 

Jika masuk ke dalam tubuh, bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi saluran cerna dengan gejala seperti sakit perut, diare, mual, muntah, hingga penyakit serius seperti tifus.

Jenis makanan kedua yang sebaiknya dihindari adalah makanan mentah atau setengah matang. 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Firman menjelaskan, makanan yang belum dimasak dengan sempurna memiliki peluang lebih besar membawa bakteri dibandingkan makanan matang.

"Makanan mentah masih memungkinkan banyak bakteri menempel. Jika langsung dikonsumsi, bakteri tersebut ikut masuk ke dalam tubuh dan bisa berkembang biak," jelasnya.

Dalam jangka waktu tertentu, kondisi ini dapat memicu munculnya penyakit. Untuk meminimalkan risiko, Firman menyarankan agar bahan makanan dicuci bersih dengan air mengalir sebelum dimasak, dimasak hingga benar-benar matang, serta selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.

Ketiga, Firman mengingatkan agar tidak berlebihan mengonsumsi gorengan selama musim hujan. Cuaca dingin membuat proses metabolisme tubuh melambat, sehingga tubuh tidak cepat merasa lapar seperti biasanya.

"Dalam kondisi metabolisme menurun, makanan berlemak seperti gorengan akan lebih sulit dicerna," bebernya.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Sejumlah penelitian menunjukkan gorengan mengandung lemak jenuh yang berpotensi menumpuk di dalam tubuh, memicu kenaikan berat badan tidak normal hingga obesitas. 

Tak hanya itu, konsumsi gorengan yang terlalu sering juga berisiko bagi kesehatan jantung. Lemak jenuh dapat memicu penyumbatan pembuluh darah yang berujung pada hipertensi, serangan jantung, dan stroke.

"Karena itu, di musim hujan sebaiknya lebih bijak memilih makanan. Perbanyak makanan sehat, bergizi seimbang, dan pastikan kebersihannya," pungkas Firman.

 

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.