Sabtu, 05 Sep 2026 15:15 WIB

Daftar Makanan yang Wajib Dihindari saat Musim Hujan, Berikut Risikonya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 04 Feb 2026 20:24 WIB
Ilustrasi hujan. (Dok. Freepik/Istimewa).
Ilustrasi hujan. (Dok. Freepik/Istimewa).

selalu.id - Puncak musim hujan telah tiba. Dalam kondisi ini, tak banyak orang abai terhadap kesehatan.

Padahal, musim hujan dengan tingkat kelembapan tinggi membuat kuman dan bakteri lebih mudah berkembang biak. 

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit, terutama yang berkaitan dengan saluran pencernaan, jika kebersihan makanan tidak terjaga.

Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk tidak sembarangan dalam hal memilih makanan yang akan dikonsumsi.

Perawat dari Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Firman mengingatkan, selain menjaga daya tahan tubuh, masyarakat juga perlu lebih selektif dalam memilih makanan agar tidak mudah jatuh sakit saat musim hujan.

"Yang pertama perlu dihindari adalah makanan terbuka, yaitu makanan yang disajikan tanpa penutup," kata Firman dikutip dari laman resmi UM Surabaya, Rabu (4/2/2026).

Makanan yang dibiarkan terbuka, terutama di pinggir jalan, sangat berisiko terpapar bakteri dari lalat maupun udara yang tercemar. Menurutnya, bakteri seperti Salmonella, E. coli, dan Listeria kerap ditemukan pada makanan yang terkontaminasi. 

Jika masuk ke dalam tubuh, bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi saluran cerna dengan gejala seperti sakit perut, diare, mual, muntah, hingga penyakit serius seperti tifus.

Jenis makanan kedua yang sebaiknya dihindari adalah makanan mentah atau setengah matang. 

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Firman menjelaskan, makanan yang belum dimasak dengan sempurna memiliki peluang lebih besar membawa bakteri dibandingkan makanan matang.

"Makanan mentah masih memungkinkan banyak bakteri menempel. Jika langsung dikonsumsi, bakteri tersebut ikut masuk ke dalam tubuh dan bisa berkembang biak," jelasnya.

Dalam jangka waktu tertentu, kondisi ini dapat memicu munculnya penyakit. Untuk meminimalkan risiko, Firman menyarankan agar bahan makanan dicuci bersih dengan air mengalir sebelum dimasak, dimasak hingga benar-benar matang, serta selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.

Ketiga, Firman mengingatkan agar tidak berlebihan mengonsumsi gorengan selama musim hujan. Cuaca dingin membuat proses metabolisme tubuh melambat, sehingga tubuh tidak cepat merasa lapar seperti biasanya.

"Dalam kondisi metabolisme menurun, makanan berlemak seperti gorengan akan lebih sulit dicerna," bebernya.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Sejumlah penelitian menunjukkan gorengan mengandung lemak jenuh yang berpotensi menumpuk di dalam tubuh, memicu kenaikan berat badan tidak normal hingga obesitas. 

Tak hanya itu, konsumsi gorengan yang terlalu sering juga berisiko bagi kesehatan jantung. Lemak jenuh dapat memicu penyumbatan pembuluh darah yang berujung pada hipertensi, serangan jantung, dan stroke.

"Karena itu, di musim hujan sebaiknya lebih bijak memilih makanan. Perbanyak makanan sehat, bergizi seimbang, dan pastikan kebersihannya," pungkas Firman.

 

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di