Sabtu, 31 Okt 2026 02:48 WIB

Ingin Jadi Tukang Bersertifikat? Surabaya Buka Pelatihan Gratis, Catat Tanggalnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 05 Feb 2026 11:57 WIB
Pelatihan Tukang Gratis di Surabaya. (Dok. Istimewa).
Pelatihan Tukang Gratis di Surabaya. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya resmi membuka pendaftaran Pelatihan Tukang Bangunan Gedung Bersertifikat Jenjang 2 mulai 1 Februari 2026.

Program ini ditujukan bagi warga Surabaya yang ingin meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh sertifikasi resmi di bidang konstruksi.

Baca Juga: Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

Kepala Disperinaker Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan pelatihan tersebut merupakan kelanjutan dari program pemetaan tenaga tukang yang telah dilakukan sejak 2025. “Terkait pelatihan tukang, sebenarnya program ini sudah kami mulai sejak tahun 2025 melalui pemetaan tenaga tukang warga Kota Surabaya. Dari pemetaan itu, tujuan utama kami adalah meningkatkan penyerapan tenaga kerja, baik oleh Pemkot Surabaya maupun oleh perusahaan-perusahaan di luar pemkot,” kata Hebi, Kamis (5/2/2026).

Dari hasil pendataan, tercatat 1.784 tenaga tukang sebagai potensi tenaga kerja lokal. Sebanyak 1.042 orang merupakan hasil pemetaan Disperinaker yang terbagi dalam 63 jenis keahlian, sedangkan 742 orang lainnya dipetakan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya.

Hebi merinci, dari 1.042 tenaga tukang yang dipetakan Disperinaker, terdiri atas 118 kepala tukang, 146 mandor, 331 pembantu tukang, dan 447 tukang sesuai bidang keahlian masing-masing.

Dalam pelaksanaannya, pelatihan dibagi menjadi dua jenjang. Jenjang 1 diperuntukkan bagi tenaga pelaksana, sedangkan Jenjang 2 ditujukan bagi tenaga berpengalaman yang memiliki peran pengawasan.

“Durasi pelatihan Jenjang 2 berlangsung selama tiga hari, terdiri atas dua hari pembekalan materi dan satu hari uji sertifikasi,” jelasnya.

Untuk mengikuti Jenjang 2, peserta diwajibkan melampirkan surat keterangan pengalaman kerja sebagai tukang dari perusahaan atau tempat kerja sebelumnya.

Surat tersebut harus memuat keterangan pengalaman sesuai bidang keahlian, dengan lama kerja yang disesuaikan jenjang pendidikan. Portofolio pekerjaan dapat dilampirkan sebagai pendukung.

Baca Juga: Pelaku yang Loncat ke Sungai Usai Bacok Pemobil di Surabaya Belum Ditemukan

Sementara itu, bagi peserta Jenjang 1, persyaratan dinilai lebih sederhana dan tidak mewajibkan portofolio. Bagi pekerja harian lepas yang kesulitan memperoleh surat pengalaman kerja, disediakan alternatif sertifikasi kompetensi tingkat dasar.

“Untuk tahap pertama, pendaftaran difokuskan pada dua kategori, yakni sertifikasi kompetensi tukang bangunan gedung dan sertifikasi kompetensi pemasangan bata,” beber Hebi.

Ia menambahkan, ke depan jenis sertifikasi akan dikembangkan bertahap sesuai kebutuhan lapangan.

“Ke depan, jenis sertifikasi kompetensi tersebut akan dikembangkan secara bertahap sesuai kebutuhan lapangan, seperti pemasangan galvalum, instalasi listrik, hingga pekerjaan pasangan batu kali,” katanya.

Baca Juga: Cekcok Berujung Pembacokan di Surabaya, 1 Pelaku Belum Ditemukan usai Lompat Sungai

Menurut Hebi, sertifikasi kompetensi menjadi bekal penting agar tenaga tukang memiliki daya saing lebih tinggi di pasar kerja.

“Setelah mengikuti pelatihan atau sertifikasi kompetensi serta memperoleh sertifikat, para peserta memiliki bekal untuk mempromosikan diri, baik kepada perusahaan maupun untuk terlibat langsung dalam program pembangunan fisik yang dilaksanakan oleh Pemkot Surabaya,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan program, Disperinaker juga menggandeng BAZNAS melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Harapan kami, dengan adanya pelatihan dan sertifikasi ini, para tukang semakin berdaya saing, memiliki peluang kerja yang lebih luas, serta bisa menjadi prioritas dalam penyerapan tenaga kerja lokal,” pungkas Hebi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Viral Poster Wanita Tanpa Busana Lagi Open BO-VCS di Mal Gresik

Poster tersebut memuat foto seorang wanita berinisial ZR tanpa mengenakan busana disertai tulisan bernada pencemaran nama baik.

Jaka Jatim Sebut Anwar Sadad Kebal Hukum dalam Kasus Korupsi Dana Hibah

Jaka Jatim membeberkan bahwa Anwar Sadad diduga kuat menerima aliran dana gratifikasi hingga mencapai Rp22,2 miliar. Sadad juga mangkir 3 kali dipanggil KPK.

Bea Cukai RI Gagalkan Penyelundupan 353 Kg Emas ke Luar Negeri

Bea Cukai memastikan akan terus memperketat pengawasan lalu lintas barang di perbatasan nasional guna mencegah kebocoran ekspor yang rugikan negara.

Mengenal Aryasetya Kanaka, Wisudawan UC Surabaya Sukses Bawa Kopi Lokal ke Pasar Dunia

Hingga kini, sebanyak 8 kontainer kopi berhasil diberangkatkan ke mancanegara, 7 kontainer mendarat di Italia dan 1 kontainer ke Uni Emirat Arab (UEA).

Antisipasi Lonjakan Nataru dan Hasil Laut, TPK Merauke Siapkan Kapasitas CY dan Reefer Plug

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran rantai logistik, mengantisipasi potensi pertumbuhan arus peti kemas.

SIER Gerak Cepat Tangani Kebakaran di TPST Lestari PIER, Seluruh Pekerja Dipastikan Selamat

Penanganan segera dilakukan dengan mengerahkan tim tanggap darurat dan pemadam kebakaran untuk mengendalikan situasi serta mencegah meluasnya area terdampak.