Rabu, 22 Jul 2026 04:19 WIB

Sederet Persiapan Dini KAI Daop 8 Surabaya dalam Menyambut Mudik Lebaran 2026

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 30 Jan 2026 15:54 WIB
KAI Daop 8 Surabaya saat menggelar simulasi untuk persiapan mudik lebaran 2026. (Dok. Humas KAI Daop 8 Surabaya).
KAI Daop 8 Surabaya saat menggelar simulasi untuk persiapan mudik lebaran 2026. (Dok. Humas KAI Daop 8 Surabaya).

selalu.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menggelar simulasi tanggap darurat untuk persiapan lonjakan penumpang pada masa angkutan Lebaran 2026.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan simulasi ini untuk latihan serius menghadapi kemungkinan terburuk di dunia perkeretaapian.
 
Simulasi yang digelar di Stasiun Pasar Turi ini meliputi skenario kereta anjlok, kebakaran sarana, evakuasi penumpang, hingga normalisasi jalur pascakejadian diuji langsung di lapangan.

Baca Juga: KAI Tegaskan Shelter di Sidoarjo yang Diduga jadi Tempat Asusila Itu Bukan Asetnya

Mahendro memastikan setiap personel paham peran, alur komando, dan prosedur saat kondisi darurat benar-benar terjadi.

Langkah ini merupakan bagian dari penguatan budaya keselamatan di lingkungan KAI, khususnya menjelang periode angkutan Lebaran yang identik dengan lonjakan mobilitas masyarakat.

KAI Daop 8 Surabaya saat menggelar simulasi untuk persiapan mudik lebaran 2026. (Dok. Humas KAI Daop 8 Surabaya).KAI Daop 8 Surabaya saat menggelar simulasi untuk persiapan mudik lebaran 2026. (Dok. Humas KAI Daop 8 Surabaya).

Baca Juga: Libur Sekolah, Penumpang Commuter Line di Jatim Melonjak

“Simulasi tanggap darurat ini kami laksanakan untuk memastikan seluruh petugas siap, sigap, dan terkoordinasi dalam menghadapi berbagai potensi kondisi darurat. Keselamatan merupakan prioritas utama KAI, terlebih pada masa angkutan Lebaran dengan lonjakan volume perjalanan penumpang," jelas Mahendro, Jumat (30/1/2026).

Menurutnya, setiap skenario dirancang untuk mengukur kecepatan respons petugas, efektivitas komunikasi antarfungsi, serta kejelasan pembagian tugas di lapangan. 

Dari latihan ini, KAI juga bisa mengidentifikasi potensi kendala teknis maupun koordinasi yang perlu diperbaiki sebelum masa mudik tiba.

Baca Juga: Survei: 85,3 Persen Pemudik Puas dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026

Mahendro menambahkan, simulasi semacam ini rutin dilakukan sebagai bahan evaluasi berkelanjutan agar prosedur kedaruratan semakin matang.

“Melalui simulasi ini, kami dapat mengidentifikasi potensi kendala di lapangan sekaligus melakukan perbaikan terhadap prosedur penanganan keadaan darurat," tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.