Minggu, 01 Feb 2026 03:37 WIB

Sederet Persiapan Dini KAI Daop 8 Surabaya dalam Menyambut Mudik Lebaran 2026

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 30 Jan 2026 15:54 WIB
KAI Daop 8 Surabaya saat menggelar simulasi untuk persiapan mudik lebaran 2026. (Dok. Humas KAI Daop 8 Surabaya).
KAI Daop 8 Surabaya saat menggelar simulasi untuk persiapan mudik lebaran 2026. (Dok. Humas KAI Daop 8 Surabaya).

selalu.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menggelar simulasi tanggap darurat untuk persiapan lonjakan penumpang pada masa angkutan Lebaran 2026.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan simulasi ini untuk latihan serius menghadapi kemungkinan terburuk di dunia perkeretaapian.
 
Simulasi yang digelar di Stasiun Pasar Turi ini meliputi skenario kereta anjlok, kebakaran sarana, evakuasi penumpang, hingga normalisasi jalur pascakejadian diuji langsung di lapangan.

Baca Juga: Kabar Gembira, Tiket Kereta Api untuk Mudik Lebaran 2026 Kini Sudah Bisa Dipesan

Mahendro memastikan setiap personel paham peran, alur komando, dan prosedur saat kondisi darurat benar-benar terjadi.

Langkah ini merupakan bagian dari penguatan budaya keselamatan di lingkungan KAI, khususnya menjelang periode angkutan Lebaran yang identik dengan lonjakan mobilitas masyarakat.

KAI Daop 8 Surabaya saat menggelar simulasi untuk persiapan mudik lebaran 2026. (Dok. Humas KAI Daop 8 Surabaya).KAI Daop 8 Surabaya saat menggelar simulasi untuk persiapan mudik lebaran 2026. (Dok. Humas KAI Daop 8 Surabaya).

Baca Juga: Puncak Awal Arus Nataru, 49.583 Penumpang Padati KA Daop 8 Surabaya

“Simulasi tanggap darurat ini kami laksanakan untuk memastikan seluruh petugas siap, sigap, dan terkoordinasi dalam menghadapi berbagai potensi kondisi darurat. Keselamatan merupakan prioritas utama KAI, terlebih pada masa angkutan Lebaran dengan lonjakan volume perjalanan penumpang," jelas Mahendro, Jumat (30/1/2026).

Menurutnya, setiap skenario dirancang untuk mengukur kecepatan respons petugas, efektivitas komunikasi antarfungsi, serta kejelasan pembagian tugas di lapangan. 

Dari latihan ini, KAI juga bisa mengidentifikasi potensi kendala teknis maupun koordinasi yang perlu diperbaiki sebelum masa mudik tiba.

Baca Juga: Banyak Tertinggal, Lost and Found KAI Daop 8 Simpan 173 Tumbler

Mahendro menambahkan, simulasi semacam ini rutin dilakukan sebagai bahan evaluasi berkelanjutan agar prosedur kedaruratan semakin matang.

“Melalui simulasi ini, kami dapat mengidentifikasi potensi kendala di lapangan sekaligus melakukan perbaikan terhadap prosedur penanganan keadaan darurat," tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet

Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan penanganan pohon tumbang dan mendata jumlah pasti rumah warga yang terdampak.

Kisah Kelam Pasutri Hidup Mewah di Jakarta: Sering Foya-foya, Endingnya di Penjara

Mereka dikenal sebagai pasangan tajir yang kerap menghabiskan malam di pusat hiburan elit seperti Societeit Harmoni, tempat berkumpul kalangan bangsawan.

Waspada! Modus Penipuan Online di Tahun 2026 Makin Canggih, Jangan Lengah

Juan Andres Guerrero-Saade dari SentinelOne menyebut kondisi ini sebagai "gunung es" yang luput dari perhatian industri AI global.

Momen Wali Kota Mojokerto Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Ning Ita berkomitmen untuk memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, masyarakat, mitra Jepang, Rekosistem, serta sektor swasta.

Polisi Segera Periksa PPAT hingga Notaris dalam Kasus Pemalsuan Dokumen Nenek Elina

Setelah hasil penyelidikan maksimal diperoleh, proses gelar perkara akan segera dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pemkot Surabaya Siapkan Solusi Konkret Bantu Pelaku Usaha Kecil Naik Kelas

Pemkot Surabaya berencana menyiapkan tindak lanjut berupa kegiatan pembinaan yang lebih teknis, termasuk pendampingan perizinan dan akses pembiayaan.