Senin, 09 Feb 2026 17:56 WIB

Libatkan LKPP dan ITS, Surabaya Konsolidasikan Pengadaan Semen untuk Proyek 2026

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 29 Jan 2026 12:32 WIB
Foto: Kepala BPBJAP Kota Surabaya, Aly Murtadlo
Foto: Kepala BPBJAP Kota Surabaya, Aly Murtadlo

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menyiapkan kebutuhan proyek infrastruktur tahun 2026 dari sisi hulu. Salah satunya melalui konsolidasi pengadaan bahan material konstruksi berupa semen yang diumumkan secara terbuka kepada pelaku usaha.

 

Baca Juga: Dugaan Korupsi di KBS, Wali Kota Eri Minta Kejati Jatim Usut Tuntas

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemkot memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa, sekaligus membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi prinsipal, pabrikan, produsen, hingga penyedia material konstruksi yang memenuhi kualifikasi.

 

Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan (BPBJAP) Kota Surabaya, Aly Murtadlo, mengatakan paket tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan material strategis penunjang pembangunan infrastruktur kota pada Tahun Anggaran (TA) 2026.

 

“Paket pengadaan ini mencakup penyediaan material konstruksi berupa semen yang telah ditetapkan sesuai spesifikasi teknis,” ujar Aly, Rabu (28/1/2026).

 

Ia menjelaskan, seluruh pembiayaan pengadaan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya TA 2026. Dalam prosesnya, penyusunan konsolidasi pengadaan mendapat pendampingan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

 

Selain itu, pemkot juga melibatkan tenaga ahli sipil dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk memastikan kesesuaian teknis dan kebutuhan riil di lapangan.

 

“Pendampingan ini dilakukan agar seluruh tahapan konsolidasi berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, berbasis data kebutuhan riil, serta mengedepankan prinsip efisiensi, efektivitas, dan transparansi,” jelasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Percepat Overlay Jalan yang Rawan Genangan saat Hujan

 

Menurut Aly, langkah ini diharapkan membuat proses pengadaan lebih terukur dan akuntabel, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur di Surabaya pada 2026 mendatang.

 

Proses pengadaan dijadwalkan berlangsung melalui Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Surabaya. Informasi lengkap terkait pengumuman konsolidasi pengadaan dapat diakses melalui portal resmi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kota Surabaya.

 

Pemkot juga menyediakan dokumen pemilihan yang memuat jadwal kegiatan, persyaratan, serta pedoman pelaksanaan bagi calon peserta. Dokumen tersebut dapat diunduh sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Baca Juga: DPRD Soroti Reklame di Taman Median Jalan Surabaya

 

Adapun jadwal pengumuman dan pengunduhan dokumen pemilihan beserta spesifikasi teknis berlangsung pada 22–28 Januari 2026. Sementara pemasukan atau unggah dokumen penawaran dijadwalkan pada 28 Januari hingga 3 Februari 2026.

 

Aly berharap konsolidasi ini mampu menjaring penyedia yang kompeten dan profesional guna mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur Kota Surabaya.

 

“Kami mengundang seluruh prinsipal, pabrikan, produsen, serta penyedia material konstruksi yang memenuhi kualifikasi untuk berpartisipasi,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Menanti Siapa Saja Anggota DPRD Surabaya yang Jadi Tersangka Kasus Bimtek

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya yang menyedot anggaran hingga miliaran rupiah.

Tingkatkan Layanan Terminal Peti Kemas, Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru

Alat-alat tersebut rencananya akan mulai tiba secara bertahap pada semester-II tahun 2026.

Kasus Korupsi Bimtek DPRD Surabaya, Siapa yang Akan Jadi Tersangka?

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya dengan anggaran miliaran rupiah.

Khofifah Dirujak Netizen usai Mangkir di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim: Pedes Banget!

Tak banyak dari mereka, menyatakan kekhawatiran akan kemungkinan penyelidikan tidak berjalan transparan, hingga menginginkan proses hukum berjalan cepat.

Pesan Khusus Ning Ita pada Insan Pers Dalam Perayaan HPN ke-80 di Mojokerto

Ning Ita mengatakan di tengah berbagai tantangan nasional dan global, pers di daerah memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang menyejukkan.

Temuan Mengejutkan Menteri LH saat Sidak Kebersihan di Surabaya, Langsung Beri Catatan Khusus

“Kalau masih seperti itu, maka agak susah untuk kita tingkatkan nilainya,” tegas Menteri Lingkungan Hidup RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq.