Rabu, 22 Jul 2026 20:38 WIB

Libatkan LKPP dan ITS, Surabaya Konsolidasikan Pengadaan Semen untuk Proyek 2026

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 29 Jan 2026 12:32 WIB
Foto: Kepala BPBJAP Kota Surabaya, Aly Murtadlo
Foto: Kepala BPBJAP Kota Surabaya, Aly Murtadlo

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menyiapkan kebutuhan proyek infrastruktur tahun 2026 dari sisi hulu. Salah satunya melalui konsolidasi pengadaan bahan material konstruksi berupa semen yang diumumkan secara terbuka kepada pelaku usaha.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemkot memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa, sekaligus membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi prinsipal, pabrikan, produsen, hingga penyedia material konstruksi yang memenuhi kualifikasi.

 

Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan (BPBJAP) Kota Surabaya, Aly Murtadlo, mengatakan paket tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan material strategis penunjang pembangunan infrastruktur kota pada Tahun Anggaran (TA) 2026.

 

“Paket pengadaan ini mencakup penyediaan material konstruksi berupa semen yang telah ditetapkan sesuai spesifikasi teknis,” ujar Aly, Rabu (28/1/2026).

 

Ia menjelaskan, seluruh pembiayaan pengadaan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya TA 2026. Dalam prosesnya, penyusunan konsolidasi pengadaan mendapat pendampingan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

 

Selain itu, pemkot juga melibatkan tenaga ahli sipil dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk memastikan kesesuaian teknis dan kebutuhan riil di lapangan.

 

“Pendampingan ini dilakukan agar seluruh tahapan konsolidasi berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, berbasis data kebutuhan riil, serta mengedepankan prinsip efisiensi, efektivitas, dan transparansi,” jelasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

 

Menurut Aly, langkah ini diharapkan membuat proses pengadaan lebih terukur dan akuntabel, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur di Surabaya pada 2026 mendatang.

 

Proses pengadaan dijadwalkan berlangsung melalui Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Surabaya. Informasi lengkap terkait pengumuman konsolidasi pengadaan dapat diakses melalui portal resmi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kota Surabaya.

 

Pemkot juga menyediakan dokumen pemilihan yang memuat jadwal kegiatan, persyaratan, serta pedoman pelaksanaan bagi calon peserta. Dokumen tersebut dapat diunduh sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

 

Adapun jadwal pengumuman dan pengunduhan dokumen pemilihan beserta spesifikasi teknis berlangsung pada 22–28 Januari 2026. Sementara pemasukan atau unggah dokumen penawaran dijadwalkan pada 28 Januari hingga 3 Februari 2026.

 

Aly berharap konsolidasi ini mampu menjaring penyedia yang kompeten dan profesional guna mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur Kota Surabaya.

 

“Kami mengundang seluruh prinsipal, pabrikan, produsen, serta penyedia material konstruksi yang memenuhi kualifikasi untuk berpartisipasi,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.