Senin, 20 Jul 2026 12:31 WIB

Kapal Tongkang Kandas di Periaran Gili Iyang Sumenep, Minyak Tumpah Cemari Laut

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 23 Jan 2026 22:38 WIB
Kapal kandas di perairan Gili Iyang, Madura. Foto: Istimewa
Kapal kandas di perairan Gili Iyang, Madura. Foto: Istimewa

selalu.id - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 5 orang ABK Kapal Tongkang Indo Ocean Marine yang kandas di perairan Pulau Gili Iyang, kabupaten Sumenep, pada Kamis (22/1/2026). Seluruh ABK dievakuasi dalam kondisi selamat.

Berdasar rilis yang diterima Redaksi selalu.id, Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan, BASARNAS mengerahkan satu tim rescue Pos SAR Sumenep setelah menerima laporan kondisi darurat kapal.

Baca Juga: BNNP Jatim Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia-Madura: Sita 5,4 Kg Sabu, Ringkus Dua Kurir

“Begitu menerima informasi, Kami langsung mengerahkan tim rescue Pos SAR Sumenep untuk membantu evakuasi lima ABK yang berada di kapal tongkang,” ujar Nanang.

Tim rescue Pos SAR Sumenep diberangkatkan menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) dari Dermaga Kalianget menuju lokasi kejadian dengan jarak tempuh sekitar 15 mil laut.

Berdasarkan informasi dari pelapor, kandasnya Kapal Tongkang Indo Ocean Marine ini terjadi pada Kamis (22/1/2026) dini hari, saat sedang ditarik oleh kapal TB Trans Pasific 66. Lokasi kandasnya kapal berjarak sekitar 300 meter dari bibir pantai di atas karang dangkal di desa Banraas, pulau Gili Iyang.

Baca Juga: Tampang Gondrong Lora Bangkalan Tersangka Kekerasan Seksual yang Kini Kasusnya Sudah P21

Dalam pelaksanaan operasi SAR ini, tim SAR gabungan menghadapi kondisi cuaca yang cukup menantang. Berdasarkan prakiraan BMKG, cuaca di perairan Gili Iyang saat itu hujan ringan, kecepatan angin 18 knot dari barat laut, gelombang sedang setinggi 1,4 meter, serta arus laut sekitar 46 sentimeter per detik ke arah barat daya.

Pada pukul 09.20 WIB, tim SAR gabungan tiba di dermaga pulau Gili Iyang. Setelah berkoordinasi dengan unsur terkait, tim SAR gabungan langsung mengevakuasi seluruh ABK dari kapal tongkang ke RBB BASARNAS.

Kelima ABK kapal tongkang Indo Ocean Marine yang dievakuasi masing-masing bernama Jumanto (45), Wibo Ari Murdiyanto (20), Dwi Kurnianto (20), Sudirman (45), dan Briptu Ribut Prasetyo.

Baca Juga: Sambil Ingatkan Ancaman Provokasi, Eri–Armuji Pamer Kekompakan

Selanjutnya, sekitar pukul 11.05 WIB, tim SAR gabungan bertolak dari Dermaga Gili Iyang menuju ke dermaga Kalianget. Pada pukul 12.50 WIB, tim SAR tiba di Dermaga Kalianget. Kelima orang ABK kemudian dibawa ke Kantor Polairud Sumenep untuk proses permintaan keterangan lebih lanjut.

Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur, antara lain tim Pos SAR Sumenep, Satpolairud Kalianget, KSOP Kalianget, Polsek Kalianget, Koramil Kalianget, SROP Kalianget, serta nelayan setempat. Operasi dinyatakan berjalan aman, lancar, dan seluruh korban berhasil diselamatkan.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.