Senin, 02 Feb 2026 11:34 WIB

Berdamai, Ormas yang Disinggung Armuji Resmi Cabut Laporan dari Polda Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 06 Jan 2026 14:07 WIB
Jalannya mediasi Armuji dan Madas di Unitomo
Jalannya mediasi Armuji dan Madas di Unitomo

selalu.id – Polemik antara Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dan organisasi masyarakat Madura Asli Sedarah (Madas) akhirnya berakhir damai. Ketua Umum Madas, Mohammad Taufik, menyatakan secara resmi mencabut laporan terhadap Armuji yang sebelumnya dilayangkan ke Polda Jawa Timur.

Keputusan tersebut diambil setelah adanya pertemuan dan penyampaian permohonan maaf dari Armuji, di mediasi dan dialog terbuka di Univiersitas Unitomo (Unitomo), Selasa (6/1/2026).

Baca Juga: Kasus Bimtek DPRD Surabaya Kembali Dibuka, Begini Tanggapan Sekwan

“Saya menerima permintaan maaf. Kami akan mencabut laporan di Polda Jawa Timur. Kita memilih untuk bergandengan tangan,” ujar Mohammad Taufik.

Taufik menegaskan, langkah damai ini diambil demi menjaga kondusivitas Surabaya dan mencegah konflik berkepanjangan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf secara pribadi, baik sebagai junior maupun senior, agar persoalan tidak melebar ke mana-mana.

“Insyaallah, secara pribadi saya juga menyampaikan permohonan maaf. Kita ingin semua ini selesai dengan baik,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada organisasi masyarakat Madura Asli Sedarah (Madas) atas penyebutan nama ormas tersebut dalam sebuah pernyataan yang sempat memicu polemik dan kegaduhan publik.

Baca Juga: Akui Dipanggil Polisi, Armuji Tegaskan Tak Terlibat Kasus Bimtek DPRD Surabaya

“Saya khilaf menyebut nama ormas. Saya mohon maaf. Tidak ada niat sedikit pun untuk menstigmatisasi Madas,” ujar Armuji.

Armuji menjelaskan, sidak tersebut dilakukan setelah dirinya menerima banyak laporan masyarakat. Peristiwa itu kemudian viral setelah diberitakan media dan tersebar di media sosial.

“Yang memviralkan bukan saya, tapi televisi JTV. Lalu ada telepon ke saya terus berdering, banyak laporan masuk, makanya saya datang,” jelasnya.

Baca Juga: Wawali Armuji Dipanggil Polisi Terkait Bimtek DPRD Surabaya

Ia mengakui dalam dialog yang disiarkan melalui kanal YouTube dan medsos pribadinya, sempat menyebut nama Madas ketika menanggapi pertanyaan soal oknum yang terlibat. Namun, menurutnya, penyebutan itu dilakukan secara spontan dan tidak dimaksudkan untuk menyudutkan organisasi.

“Saya khilaf, menyebut itu sekali. Bahkan saya kira logonya Madas, ternyata setelah diklarifikasi itu bukan, ternyata tulisan gong xi fa cai,”imbuhnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.