Senin, 19 Okt 2026 02:47 WIB

Berdamai, Ormas yang Disinggung Armuji Resmi Cabut Laporan dari Polda Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 06 Jan 2026 14:07 WIB
Jalannya mediasi Armuji dan Madas di Unitomo
Jalannya mediasi Armuji dan Madas di Unitomo

selalu.id – Polemik antara Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dan organisasi masyarakat Madura Asli Sedarah (Madas) akhirnya berakhir damai. Ketua Umum Madas, Mohammad Taufik, menyatakan secara resmi mencabut laporan terhadap Armuji yang sebelumnya dilayangkan ke Polda Jawa Timur.

Keputusan tersebut diambil setelah adanya pertemuan dan penyampaian permohonan maaf dari Armuji, di mediasi dan dialog terbuka di Univiersitas Unitomo (Unitomo), Selasa (6/1/2026).

Baca Juga: PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

“Saya menerima permintaan maaf. Kami akan mencabut laporan di Polda Jawa Timur. Kita memilih untuk bergandengan tangan,” ujar Mohammad Taufik.

Taufik menegaskan, langkah damai ini diambil demi menjaga kondusivitas Surabaya dan mencegah konflik berkepanjangan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf secara pribadi, baik sebagai junior maupun senior, agar persoalan tidak melebar ke mana-mana.

“Insyaallah, secara pribadi saya juga menyampaikan permohonan maaf. Kita ingin semua ini selesai dengan baik,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada organisasi masyarakat Madura Asli Sedarah (Madas) atas penyebutan nama ormas tersebut dalam sebuah pernyataan yang sempat memicu polemik dan kegaduhan publik.

Baca Juga: Mantan Kader PDIP Surabaya Ramai-ramai Pindah ke PSI, Ini Reaksi Armuji

“Saya khilaf menyebut nama ormas. Saya mohon maaf. Tidak ada niat sedikit pun untuk menstigmatisasi Madas,” ujar Armuji.

Armuji menjelaskan, sidak tersebut dilakukan setelah dirinya menerima banyak laporan masyarakat. Peristiwa itu kemudian viral setelah diberitakan media dan tersebar di media sosial.

“Yang memviralkan bukan saya, tapi televisi JTV. Lalu ada telepon ke saya terus berdering, banyak laporan masuk, makanya saya datang,” jelasnya.

Baca Juga: Eks Kader Berlabuh ke PSI, Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Armuji Bungkam

Ia mengakui dalam dialog yang disiarkan melalui kanal YouTube dan medsos pribadinya, sempat menyebut nama Madas ketika menanggapi pertanyaan soal oknum yang terlibat. Namun, menurutnya, penyebutan itu dilakukan secara spontan dan tidak dimaksudkan untuk menyudutkan organisasi.

“Saya khilaf, menyebut itu sekali. Bahkan saya kira logonya Madas, ternyata setelah diklarifikasi itu bukan, ternyata tulisan gong xi fa cai,”imbuhnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.