Minggu, 01 Feb 2026 13:44 WIB

Ini Dugaan Penyebab Ratusan Orang di Mojokerto Keracunan MBG

Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo.
Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo.

selalu.id - Telur diduga besar menjadi penyebab keracunan ratusan siswa, santri dan orang tua makan bergizi gratis dengan menu soto ayam di beberapa sekolah di Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Hal itu diungkapkan Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo. Ia mengatakan, investigasi mengarah pada telur ayam rebus dibeli dari pihak ketiga sebagai sumber masalah dalam program makanan bergizi gratis (MBG) menu soto ayam.

Baca Juga: Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet

"Secara detail kami tidak bisa menyampaikan disini karena kami bukan ahlinya, namun decara garis besar, hasil diskusi tadi penyebabnya mengarah pada dugaan sementara adanya pembelian telur matang," kata Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo.

Temuan ini merupakan hasil pemeriksaan dari Labkesda Kabupaten Mojokerto, terhadap sampel makanan dari satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Yayasan Bina Bangsa Semarang 03, Pondok Pesantren Al Hidayah, Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kutorejo, serta sampel muntahan korban. 

Ia menambahkan, telur rebus itu dibeli SPPG dari pihak ketiga. Telur dimasak pada Rabu, 7 Januari 2026 malam dan diantarkan ke SPPG pada Kamis, 8 Januari 2026 sore. 

Sedangkan, menu MBG berupa soto ayam tersebut didistribusikan ke sejumlah sekolah pada Jumat, 9 Januari 2026 sekitar pukul 08.30 WIB. Keesokan harinya, Sabtu, 10 Januari 2026, ratusan siswa mulai menunjukkan gejala keracunan seperti mual, muntah, demam, dan diare.

Baca Juga: Momen Wali Kota Mojokerto Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

"Karena adanya rentang waktu dari Rabu malam sampai Kamis, itu kami akan dalami lagi. Dugaan kami seperti itu," pungkasnya. 

Diberitakan sebelumnya, keracunan massal menu makan bergizi gratis terjadi di Kecamatan Kutorejo. Korban mengalami gejala keracunan seperti diare, muntah dan pusing pasca menyantap menu soto ayam.

Menu soto ayam ini disediakan oleh SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang di Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: KPK Hibahkan Aset Rampasan Korupsi ke Pemprov Jatim dan Pemkab Mojokerto: Ada Jetski, Mobil hingga Tanah

Sebanyak 7 sekolah terdampak keracunan menu mbg ini. SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang menyediakan ribuan menu mbg di Kecamatan Kutorejo.

Pemerintah Kabupaten Mojokerto menetapkan insiden ini menjadi kejadian luar biasa (KLB). Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak sempat meninjau para korban di Pondok Pesantren Ma'had An Nur dan RSUD Prof dr Soekandar.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.

Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Selain pembangunan baru, pemkot juga melakukan normalisasi saluran dengan pengerukan sedimentasi menggunakan alat berat serta tenaga satuan tugas (Satgas).

Konflik Lahan di Jember Masih Rawan, DPRD Dorong Peran Posbakum Desa

Konflik tersebut tidak hanya terjadi di kawasan pedesaan, tetapi juga merambah wilayah perkotaan dan berpotensi memicu gesekan sosial di tengah masyarakat.

Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar

Pada 2026, DSDABM melakukan intervensi terhadap 12 dari total 30 sistem drainase yang ada di Surabaya.

Hadapi Hujan Februari 2026, Surabaya Tambah 5 Rumah Pompa Baru

Lima rumah pompa baru akan dibangun di beberapa lokasi rawan, di antaranya sekitar Gereja Bethany, kawasan Semolo, Nginden, serta Teluk Betung.

Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

Dua proyek itu berada di Jalan Ahmad Yani dekat Taman Pelangi serta kawasan Tengger Kandangan Surabaya.