Senin, 09 Feb 2026 18:11 WIB

Ini Dugaan Penyebab Ratusan Orang di Mojokerto Keracunan MBG

Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo.
Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo.

selalu.id - Telur diduga besar menjadi penyebab keracunan ratusan siswa, santri dan orang tua makan bergizi gratis dengan menu soto ayam di beberapa sekolah di Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Hal itu diungkapkan Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo. Ia mengatakan, investigasi mengarah pada telur ayam rebus dibeli dari pihak ketiga sebagai sumber masalah dalam program makanan bergizi gratis (MBG) menu soto ayam.

Baca Juga: Pesan Khusus Ning Ita pada Insan Pers Dalam Perayaan HPN ke-80 di Mojokerto

"Secara detail kami tidak bisa menyampaikan disini karena kami bukan ahlinya, namun decara garis besar, hasil diskusi tadi penyebabnya mengarah pada dugaan sementara adanya pembelian telur matang," kata Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo.

Temuan ini merupakan hasil pemeriksaan dari Labkesda Kabupaten Mojokerto, terhadap sampel makanan dari satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Yayasan Bina Bangsa Semarang 03, Pondok Pesantren Al Hidayah, Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kutorejo, serta sampel muntahan korban. 

Ia menambahkan, telur rebus itu dibeli SPPG dari pihak ketiga. Telur dimasak pada Rabu, 7 Januari 2026 malam dan diantarkan ke SPPG pada Kamis, 8 Januari 2026 sore. 

Sedangkan, menu MBG berupa soto ayam tersebut didistribusikan ke sejumlah sekolah pada Jumat, 9 Januari 2026 sekitar pukul 08.30 WIB. Keesokan harinya, Sabtu, 10 Januari 2026, ratusan siswa mulai menunjukkan gejala keracunan seperti mual, muntah, demam, dan diare.

Baca Juga: Sate 'Nggarai Tangi' di Pinggiran Sawah Mojokerto, Begini Khasiatnya untuk Pria Dewasa

"Karena adanya rentang waktu dari Rabu malam sampai Kamis, itu kami akan dalami lagi. Dugaan kami seperti itu," pungkasnya. 

Diberitakan sebelumnya, keracunan massal menu makan bergizi gratis terjadi di Kecamatan Kutorejo. Korban mengalami gejala keracunan seperti diare, muntah dan pusing pasca menyantap menu soto ayam.

Menu soto ayam ini disediakan oleh SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang di Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Dukung Program Presiden Prabowo, Pemkot Mojokerto Gelar Kerja Bakti Massal

Sebanyak 7 sekolah terdampak keracunan menu mbg ini. SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang menyediakan ribuan menu mbg di Kecamatan Kutorejo.

Pemerintah Kabupaten Mojokerto menetapkan insiden ini menjadi kejadian luar biasa (KLB). Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak sempat meninjau para korban di Pondok Pesantren Ma'had An Nur dan RSUD Prof dr Soekandar.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Jelang Imlek, Salon di Surabaya Diserbu Pelanggan

Banyak masyarakat memilih untuk merapikan penampilan sebagai bentuk persiapan menyambut tahun baru, dengan tren gaya rambut yang semakin beragam dan bebas.

Menanti Siapa Saja Anggota DPRD Surabaya yang Jadi Tersangka Kasus Bimtek

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya yang menyedot anggaran hingga miliaran rupiah.

Tingkatkan Layanan Terminal Peti Kemas, Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru

Alat-alat tersebut rencananya akan mulai tiba secara bertahap pada semester-II tahun 2026.

Kasus Korupsi Bimtek DPRD Surabaya, Siapa yang Akan Jadi Tersangka?

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya dengan anggaran miliaran rupiah.

Khofifah Dirujak Netizen usai Mangkir di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim: Pedes Banget!

Tak banyak dari mereka, menyatakan kekhawatiran akan kemungkinan penyelidikan tidak berjalan transparan, hingga menginginkan proses hukum berjalan cepat.

Temuan Mengejutkan Menteri LH saat Sidak Kebersihan di Surabaya, Langsung Beri Catatan Khusus

“Kalau masih seperti itu, maka agak susah untuk kita tingkatkan nilainya,” tegas Menteri Lingkungan Hidup RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq.