Minggu, 01 Feb 2026 10:20 WIB

Jawab Tantangan Wali Kota Eri, Ketua Harian PMI Surabaya Pastikan Bersinergi dengan Kampung Pancasila

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 15 Jan 2026 13:36 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi saat menghadiri pelantikan pengurus PMI Surabaya
Wali Kota Eri Cahyadi saat menghadiri pelantikan pengurus PMI Surabaya

selalu.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya langsung merespons tantangan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk memperluas gerakan kemanusiaan hingga ke tingkat kampung. 

Melalui kepengurusan baru, PMI Surabaya menyiapkan program donor darah berbasis Kampung Pancasila sebagai strategi menjangkau masyarakat akar rumput.

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

Ketua Harian sekaligus Wakil Ketua PMI Surabaya, Taufik Rohman Hidayat, mengatakan langkah terdekat yang akan dilakukan adalah menyatukan program kerja PMI dengan program Kampung Pancasila milik Pemerintah Kota Surabaya.

“Yang paling dekat, kami harus punya program bagaimana program PMI bisa masuk dan menyatu dengan program Kampung Pancasila. Karena Kampung Pancasila ini kanal baru dari Pemkot yang langsung menyentuh pemberdayaan masyarakat di bawah,” ujar Taufif, usai dilantik Pengurus PMI Surabaya periode 2026-2031, Kamis (15/1/2026).

Menurutnya, jika program PMI berjalan beriringan dengan Kampung Pancasila, maka gerakan kemanusiaan, khususnya donor darah, akan lebih mudah menjangkau warga hingga tingkat kampung.

“Kalau program PMI nebeng di sana, ikut di sana, saya yakin programnya bisa sampai ke bawah dan produktivitas PMI akan jauh lebih bagus,” tegasnya.

Taufik menyebut, PMI Surabaya telah menyiapkan strategi jemput bola dengan memaksimalkan kekuatan relawan yang ada. Saat ini, PMI Surabaya memiliki sekitar 800 relawan yang siap digerakkan untuk mendukung kegiatan donor darah di kampung-kampung.

“Kita punya strategi untuk masuk ke kampung-kampung. Kita punya 800 relawan di Surabaya. Apalagi nanti dibantu Pemkot dengan ambulans cepat tanggap dan command center 112,” jelasnya.

Baca Juga: Budi Leksono soal Pilkada Dipilih DPRD: Itu Persempit Ruang Demokrasi

Dengan dukungan tersebut, PMI optimistis layanan kemanusiaan, termasuk respons darurat dan pemenuhan kebutuhan darah, bisa dilakukan lebih cepat dan merata.

Sementara itu, Ketua Umum PMI Kota Surabaya, Lilik Arijanto, menegaskan kepengurusan baru akan segera melakukan konsolidasi internal guna meningkatkan kinerja PMI di seluruh wilayah Surabaya.

“Yang paling utama, kami harus segera menyesuaikan dan memastikan kinerja PMI ada di teritorial. Harus ditingkatkan dan diperbaiki,” kata Lilik.

Ia mengakui hampir separuh pengurus PMI Surabaya merupakan wajah baru, sehingga adaptasi dan percepatan kerja menjadi agenda penting dalam waktu dekat.

Baca Juga: Mengintip Jamuan Mewah Kerajaan di Legacy Ballroom Surabaya: Dari Hiburan, Tradisi hingga Sajian Kuliner

“Karena kepengurusan ini hampir separuhnya baru, kami harus cepat menyesuaikan dan mengejar kinerja agar pelayanan PMI tetap maksimal,” ujarnya.

Ke depan, PMI Surabaya juga akan memperluas jaringan layanan hingga tingkat kecamatan dengan menambah unit dan relawan baru untuk menunjang kesiapan layanan kemanusiaan.

“PMI ini harus siap di banyak tempat. Di setiap kecamatan juga akan terus diperkuat agar menunjang kinerja PMI ke depan,” pungkas Lilik.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Keberuntungan Disemua Bintang, Mulai Karier hingga Percintaan

Ramalan seputar keuangan, karier dan jodoh, seluruh zodiak untuk hari ini juga diulas lengkap oleh astrotalk. Cek segera.

DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

Menurut Diana Sasa, rekrutmen ini memberikan beragam pilihan jalur pengabdian melalui organisasi sayap dan badan partai yang ada.

Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet

Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan penanganan pohon tumbang dan mendata jumlah pasti rumah warga yang terdampak.

Kisah Kelam Pasutri Hidup Mewah di Jakarta: Sering Foya-foya, Endingnya di Penjara

Mereka dikenal sebagai pasangan tajir yang kerap menghabiskan malam di pusat hiburan elit seperti Societeit Harmoni, tempat berkumpul kalangan bangsawan.

Waspada! Modus Penipuan Online di Tahun 2026 Makin Canggih, Jangan Lengah

Juan Andres Guerrero-Saade dari SentinelOne menyebut kondisi ini sebagai "gunung es" yang luput dari perhatian industri AI global.

Momen Wali Kota Mojokerto Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Ning Ita berkomitmen untuk memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, masyarakat, mitra Jepang, Rekosistem, serta sektor swasta.