Selasa, 03 Feb 2026 05:46 WIB

Pengurus Baru PMI Surabaya Resmi Dilantik, Targetkan Donor Darah Masuk Kampung

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 15 Jan 2026 11:46 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan selamat kepada Ketua Harian PMI Surabaya Taufik Rohman Hidayat
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan selamat kepada Ketua Harian PMI Surabaya Taufik Rohman Hidayat

selalu.id - Pengurus baru Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya periode 2026-2031 resmi dilantik oleh Ketua PMI Jawa Timur Imam Utomo, Kamis (15/1/2026).

Pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, Ketua Komisi C DPRD Surabaya,  Eri Irawan, Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Akmarawita Kadir serta seluruh Camat se Surabaya. 

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Dalam sambutannya Eri Cahyadi menginginkan pengurus baru bisa menargetkan perluasan gerakan donor darah hingga tingkat kampung.

Eri menyebut, Unit Donor Darah (UDD) PMI Surabaya selama ini telah menjadi rujukan nasional. Prestasi tersebut, kata dia, harus dipertahankan bahkan ditingkatkan oleh kepengurusan baru.

“Sudah disampaikan bahwa Unit Donor PMI Surabaya adalah yang terbaik di Indonesia. Dari tahun-tahun sebelumnya selalu menjadi yang terbaik,” kata Eri.

Menurut Eri, keberhasilan PMI Surabaya tidak lepas dari kolaborasi kuat antara relawan, pemerintah, dan para pembina yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kemanusiaan.

Ia menekankan pentingnya regenerasi dalam tubuh PMI agar semangat kemanusiaan terus hidup dan menjangkau lebih banyak kalangan.

“Pengurus ini memang ada yang baru. Itu saya harapkan, supaya orang-orang yang punya rasa cinta sesama manusia bisa masuk dan bergerak di PMI. Kalau isinya orang lama terus, tidak ada pembaruan, maka semangat itu bisa stagnan,” tegasnya.

Meski demikian, Eri mengingatkan agar pengurus lama tetap dilibatkan sebagai bagian dari transfer pengetahuan kepada pengurus baru.

“Harus ada keseimbangan. Pengurus lama mentransfer knowledge kepada pengurus baru, sehingga PMI bisa bergerak lebih kuat,” ujarnya.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Eri juga menegaskan komitmen Pemkot Surabaya dalam mendukung kebutuhan PMI, termasuk sarana dan prasarana penunjang kegiatan kemanusiaan. Ia mencontohkan peran para pembina PMI yang secara langsung membantu, termasuk penyediaan ambulans.

Ke depan, Pemkot Surabaya akan mendorong kolaborasi PMI dengan Kampung Pancasila sebagai kanal baru untuk memperluas gerakan donor darah di tingkat akar rumput.

“PMI ini untuk kemanusiaan. Kolaborasi dengan Kampung Pancasila akan membantu menyampaikan kebutuhan darah, menggugah warga agar mau menjadi pendonor, dan memperkuat solidaritas kemanusiaan,” jelas Eri.

Sementara itu, Ketua Umum PMI Kota Surabaya yang baru dilantik, Lilik Arijanto, menyatakan siap menyesuaikan diri dan langsung bekerja untuk meningkatkan kinerja PMI di seluruh wilayah Surabaya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

“Karena hampir separuh pengurus ini baru, kami harus segera menyesuaikan dan mengejar kinerja agar pelayanan PMI tetap maksimal di teritorial Surabaya,” kata Lilik.

Ia menambahkan, program prioritas ke depan adalah menyatukan program PMI dengan program Kampung Pancasila agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat di tingkat bawah.

“Kalau program PMI masuk dan bersinergi dengan Kampung Pancasila, saya yakin produktivitas dan jangkauan pelayanan PMI akan jauh lebih baik,” ujarnya.

Lilik juga memastikan PMI Surabaya akan terus memperkuat jaringan relawan hingga tingkat kecamatan untuk menunjang kesiapan layanan kemanusiaan, terutama pemenuhan kebutuhan darah bagi warga Surabaya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.