Kamis, 04 Jun 2026 06:00 WIB

Pengurus Baru PMI Surabaya Resmi Dilantik, Targetkan Donor Darah Masuk Kampung

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 15 Jan 2026 11:46 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan selamat kepada Ketua Harian PMI Surabaya Taufik Rohman Hidayat
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan selamat kepada Ketua Harian PMI Surabaya Taufik Rohman Hidayat

selalu.id - Pengurus baru Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya periode 2026-2031 resmi dilantik oleh Ketua PMI Jawa Timur Imam Utomo, Kamis (15/1/2026).

Pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, Ketua Komisi C DPRD Surabaya,  Eri Irawan, Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Akmarawita Kadir serta seluruh Camat se Surabaya. 

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Dalam sambutannya Eri Cahyadi menginginkan pengurus baru bisa menargetkan perluasan gerakan donor darah hingga tingkat kampung.

Eri menyebut, Unit Donor Darah (UDD) PMI Surabaya selama ini telah menjadi rujukan nasional. Prestasi tersebut, kata dia, harus dipertahankan bahkan ditingkatkan oleh kepengurusan baru.

“Sudah disampaikan bahwa Unit Donor PMI Surabaya adalah yang terbaik di Indonesia. Dari tahun-tahun sebelumnya selalu menjadi yang terbaik,” kata Eri.

Menurut Eri, keberhasilan PMI Surabaya tidak lepas dari kolaborasi kuat antara relawan, pemerintah, dan para pembina yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kemanusiaan.

Ia menekankan pentingnya regenerasi dalam tubuh PMI agar semangat kemanusiaan terus hidup dan menjangkau lebih banyak kalangan.

“Pengurus ini memang ada yang baru. Itu saya harapkan, supaya orang-orang yang punya rasa cinta sesama manusia bisa masuk dan bergerak di PMI. Kalau isinya orang lama terus, tidak ada pembaruan, maka semangat itu bisa stagnan,” tegasnya.

Meski demikian, Eri mengingatkan agar pengurus lama tetap dilibatkan sebagai bagian dari transfer pengetahuan kepada pengurus baru.

“Harus ada keseimbangan. Pengurus lama mentransfer knowledge kepada pengurus baru, sehingga PMI bisa bergerak lebih kuat,” ujarnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Eri juga menegaskan komitmen Pemkot Surabaya dalam mendukung kebutuhan PMI, termasuk sarana dan prasarana penunjang kegiatan kemanusiaan. Ia mencontohkan peran para pembina PMI yang secara langsung membantu, termasuk penyediaan ambulans.

Ke depan, Pemkot Surabaya akan mendorong kolaborasi PMI dengan Kampung Pancasila sebagai kanal baru untuk memperluas gerakan donor darah di tingkat akar rumput.

“PMI ini untuk kemanusiaan. Kolaborasi dengan Kampung Pancasila akan membantu menyampaikan kebutuhan darah, menggugah warga agar mau menjadi pendonor, dan memperkuat solidaritas kemanusiaan,” jelas Eri.

Sementara itu, Ketua Umum PMI Kota Surabaya yang baru dilantik, Lilik Arijanto, menyatakan siap menyesuaikan diri dan langsung bekerja untuk meningkatkan kinerja PMI di seluruh wilayah Surabaya.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

“Karena hampir separuh pengurus ini baru, kami harus segera menyesuaikan dan mengejar kinerja agar pelayanan PMI tetap maksimal di teritorial Surabaya,” kata Lilik.

Ia menambahkan, program prioritas ke depan adalah menyatukan program PMI dengan program Kampung Pancasila agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat di tingkat bawah.

“Kalau program PMI masuk dan bersinergi dengan Kampung Pancasila, saya yakin produktivitas dan jangkauan pelayanan PMI akan jauh lebih baik,” ujarnya.

Lilik juga memastikan PMI Surabaya akan terus memperkuat jaringan relawan hingga tingkat kecamatan untuk menunjang kesiapan layanan kemanusiaan, terutama pemenuhan kebutuhan darah bagi warga Surabaya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.