Senin, 02 Feb 2026 23:32 WIB

Dua Proyek Layanan Publik Mangkrak, DPRD Soroti Lemahnya Seleksi Kontraktor Pemkot Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 08 Jan 2026 10:50 WIB

selalu.id - Dua proyek layanan publik strategis di Surabaya dipastikan mangkrak setelah Pemerintah Kota Surabaya memutus kontrak dan memblacklist dua perusahaan kontraktor. Proyek tersebut meliputi pembangunan SMP Negeri Tambak Wedi dan Puskesmas Manukan Kulon.


Dua kontraktor yang diputus kontraknya masing-masing CV SJU Baru asal Sidoarjo sebagai pelaksana proyek SMPN Tambak Wedi dan CV Reno Abadi dari Malang yang mengerjakan pembangunan Puskesmas Manukan Kulon. Keduanya dinilai gagal menyelesaikan pekerjaan hingga akhir tahun anggaran 2025.

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji


Kondisi tersebut mendapat sorotan dari Komisi D DPRD Surabaya dalam rapat koordinasi yang digelar Rabu (7/1/2026). DPRD menilai kegagalan proyek berdampak langsung pada kualitas layanan publik.
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir, mengatakan mandeknya proyek Puskesmas Manukan Kulon berpotensi menimbulkan kerugian daerah.


“Keterlambatan ini berdampak langsung pada pelayanan. Di Puskesmas Manukan Kulon saja, potensi pendapatan kapitasi bisa berkurang sekitar Rp10 juta per bulan,” ujarnya.


Sorotan lebih keras diarahkan ke proyek pembangunan SMP Negeri Tambak Wedi. Dari total anggaran sekitar Rp8 miliar, progres pembangunan disebut baru mencapai 37 persen. Padahal, sekolah tersebut ditargetkan mulai menerima siswa baru kelas VII pada tahun ajaran 2026.


“Ini kebutuhan mendesak warga Tambak Wedi. Kami minta Pemkot segera tender ulang. Minimal satu lantai harus bisa difungsikan sebelum masa PPDB Juni Juli 2026,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.
Komisi D DPRD Surabaya juga meminta Pemkot melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur pengadaan barang dan jasa. Evaluasi dinilai perlu karena proyek mangkrak akibat lemahnya kapasitas kontraktor kembali terulang.

Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah


“Blacklist jangan hanya formalitas. SOP harus diperketat agar kontraktor yang tidak kompeten tidak bisa lolos lagi, meski ganti bendera perusahaan,” tandas dr. Akmarawita.


Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang, Jasa, dan Administrasi Pembangunan Pemkot Surabaya, Aly Murtadlo, menyatakan proses pemilihan penyedia telah dilakukan sesuai ketentuan, termasuk melalui mekanisme e purchasing sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 46 Tahun 2025.


“Karena proyek dinilai tidak terlalu kompleks, kami gunakan katalog elektronik. Secara administrasi dan kemampuan awal, penyedia memenuhi syarat. Namun di tengah jalan muncul kendala permodalan,” jelasnya.

Baca Juga: Kasus Bimtek DPRD Surabaya Kembali Dibuka, Begini Tanggapan Sekwan


Menurut Aly, Pemkot sempat memberikan perpanjangan waktu setelah kontraktor mengklaim memperoleh tambahan modal. Namun hingga batas akhir 2025, komitmen tersebut tidak terealisasi dan progres pekerjaan tetap jauh dari target.


“Tidak ada toleransi lagi. Kontrak diputus dan penyedia kami blacklist. Selanjutnya sisa pekerjaan akan dihitung. Jika nilainya di atas Rp400 juta, akan segera dilelang ulang agar bangunan bisa segera dimanfaatkan masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.