Rabu, 22 Jul 2026 12:33 WIB

Kasus Turun 10 Persen, Surabaya Perluas 126 Lokasi Tes HIV

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 03 Des 2025 10:50 WIB

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya memanfaatkan momentum Hari AIDS Sedunia untuk menekan penularan HIV AIDS. Dinas Kesehatan memperluas layanan tes dan memperkuat jaringan penanganan berbasis Puskesmas serta komunitas.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, Nanik Sukristina, menyatakan saat ini tersedia 126 tempat tes HIV yang tersebar di 63 Puskesmas, 62 rumah sakit, dan satu klinik utama. Fasilitas tersebut dipersiapkan untuk mempermudah akses masyarakat terutama kelompok berisiko tinggi seperti pekerja seks, pengguna narkoba suntik, LSL, waria, ibu hamil, calon pengantin, dan pasien penyakit menular.

 

“Kami juga bekerja sama dengan kelompok peduli HIV seperti ASPA dan pendamping sebaya. Edukasi dan penjangkauan langsung di masyarakat menjadi bagian penting dari strategi kami,” kata Nanik, Rabu 3 Desember 2025.

 

Nanik menjelaskan Puskesmas kini menjadi pusat layanan HIV yang komprehensif mulai dari deteksi dini, pengobatan, hingga pemberian obat ARV. Tes HIV juga terintegrasi dengan pemeriksaan lain seperti tuberkulosis, pemeriksaan ibu hamil, calon pengantin, dan PKG.

 

Upaya edukasi publik diperluas ke sekolah tingkat SMP dan SMA. Dinas melibatkan kader kesehatan dan Karang Taruna untuk memperkuat literasi bahaya HIV dan narkoba di tingkat masyarakat.

 

Dinas Kesehatan Surabaya menggandeng perangkat daerah, lembaga swadaya masyarakat, serta komunitas untuk pendampingan ODHIV dan penjangkauan kelompok berisiko yang sulit terdeteksi.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

 

Menurut Nanik, upaya tersebut masih menghadapi berbagai tantangan. Di antaranya stigma masyarakat, kesulitan menjangkau kelompok tersembunyi seperti LSL, penghentian pengobatan karena efek samping ARV, serta minimnya dukungan keluarga.

 

Tantangan lain yaitu Surabaya menjadi kota rujukan layanan HIV bagi wilayah Indonesia Timur sehingga banyak kasus yang tercatat bukan berasal dari warga kota.

 

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

“Surabaya ini magnet layanan. Banyak penderita dari luar kota yang tes dan berobat di sini sehingga datanya tercatat sebagai kasus Surabaya,” ujarnya.

 

Nanik menyampaikan hingga Oktober 2025 sebanyak 52,48 persen kasus baru HIV di Surabaya berasal dari luar kota. Secara umum perkembangan kasus HIV pada 2025 turun sekitar 10,03 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

 

“Penurunan ini hasil kerja keras banyak pihak dalam memperluas tes dan pengobatan. Tantangan stigma, mobilitas penduduk, dan kelompok berisiko tetap harus terus kita hadapi,” katanya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.