Selasa, 21 Jul 2026 11:55 WIB

Sarasehan Etika Politik, Ning Ita Ajak Warga Perkuat Toleransi dan Persatuan

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari

selalu.id – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kondusivitas dan memperkuat persatuan di tengah dinamika politik.

 

Baca Juga: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Pesan itu disampaikan dalam acara Sarasehan Pemantapan Etika dan Budaya Politik bertema “Penguatan Etika dan Budaya Politik dalam Menjaga Kondusivitas dan Persatuan di Daerah” di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat, Rabu (12/11/2025) malam.

 

Kegiatan tersebut menghadirkan akademisi Universitas Airlangga, Suko Widodo, dan diikuti para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).

 

Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, menegaskan pentingnya etika dalam menjalankan politik yang berorientasi pada semangat persatuan.

 

“Kita memang punya hak untuk berpolitik, tetapi jangan sampai dalam berpolitik itu justru mengancam kondusifitas dan persatuan yang ada. Hidup damai berdampingan dalam kebhinekaan jauh lebih penting untuk kita jaga bersama,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, perbedaan pandangan politik merupakan hal wajar dalam demokrasi. Namun setelah kontestasi politik usai, seluruh warga harus kembali bersatu membangun daerah.

 

Baca Juga: Wali Kota Mojokerto Tekankan Kader Motivator jadi Penggerak Hidup Sehat

“Perbedaan dalam menentukan pilihan itu hal yang biasa. Tapi setelahnya, kita harus bersatu kembali untuk membangun Kota Mojokerto,” tegasnya.

 

Ning Ita juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi perpecahan akibat penyebaran informasi yang tidak benar di era digital.

 

“Informasi melalui teknologi bisa menjadi ancaman jika digunakan untuk menyebarkan berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” katanya.

 

Baca Juga: Rakernas Apeksi di Medan, Wali Kota Mojokerto: Perkuat Kolaborasi Bangun Kota Tangguh!

Ia mengapresiasi kondisi Kota Mojokerto yang selama ini dinilai kondusif dan memiliki tingkat toleransi tinggi di tingkat nasional.

 

Ning Ita menegaskan, penguatan etika dan budaya politik menjadi bagian dari cita kedua dalam Panca Cita Kota Mojokerto sebagaimana tertuang dalam RPJMD.

 

“Dengan mengedepankan penguatan etika dan budaya berpolitik yang baik, kita sebenarnya telah berkontribusi mewujudkan cita kedua dalam Panca Cita Kota Mojokerto,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.