Kamis, 05 Feb 2026 13:31 WIB

Sarasehan Etika Politik, Ning Ita Ajak Warga Perkuat Toleransi dan Persatuan

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari

selalu.id – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kondusivitas dan memperkuat persatuan di tengah dinamika politik.

 

Baca Juga: Wali Kota Mojokerto Tekankan Pentingnya Budaya Gotong Royong

Pesan itu disampaikan dalam acara Sarasehan Pemantapan Etika dan Budaya Politik bertema “Penguatan Etika dan Budaya Politik dalam Menjaga Kondusivitas dan Persatuan di Daerah” di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat, Rabu (12/11/2025) malam.

 

Kegiatan tersebut menghadirkan akademisi Universitas Airlangga, Suko Widodo, dan diikuti para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).

 

Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, menegaskan pentingnya etika dalam menjalankan politik yang berorientasi pada semangat persatuan.

 

“Kita memang punya hak untuk berpolitik, tetapi jangan sampai dalam berpolitik itu justru mengancam kondusifitas dan persatuan yang ada. Hidup damai berdampingan dalam kebhinekaan jauh lebih penting untuk kita jaga bersama,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, perbedaan pandangan politik merupakan hal wajar dalam demokrasi. Namun setelah kontestasi politik usai, seluruh warga harus kembali bersatu membangun daerah.

 

Baca Juga: Kota Mojokerto Dipercaya Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

“Perbedaan dalam menentukan pilihan itu hal yang biasa. Tapi setelahnya, kita harus bersatu kembali untuk membangun Kota Mojokerto,” tegasnya.

 

Ning Ita juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi perpecahan akibat penyebaran informasi yang tidak benar di era digital.

 

“Informasi melalui teknologi bisa menjadi ancaman jika digunakan untuk menyebarkan berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” katanya.

 

Baca Juga: Momen Wali Kota Mojokerto Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Ia mengapresiasi kondisi Kota Mojokerto yang selama ini dinilai kondusif dan memiliki tingkat toleransi tinggi di tingkat nasional.

 

Ning Ita menegaskan, penguatan etika dan budaya politik menjadi bagian dari cita kedua dalam Panca Cita Kota Mojokerto sebagaimana tertuang dalam RPJMD.

 

“Dengan mengedepankan penguatan etika dan budaya berpolitik yang baik, kita sebenarnya telah berkontribusi mewujudkan cita kedua dalam Panca Cita Kota Mojokerto,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pengadaan Laptop Pesantren Diduga Ada Kejanggalan, Inspektorat Jatim Dinilai Lamban Bertindak

Zahdi menyampaikan lambannya respons Inspektorat bertolak belakang dengan komitmen Gubernur Jatim yang sedang belakangan menggencarkan birokrokrasi.

Ingin Jadi Tukang Bersertifikat? Surabaya Buka Pelatihan Gratis, Catat Tanggalnya

Program ini ditujukan bagi warga Surabaya yang ingin meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh sertifikasi resmi di bidang konstruksi.

Pelindo Regional 3 Gelar Lomba Reels dan Fotografi Berhadiah Jutaan Rupiah

Mengusung tema “Safety is Start From Me!” ajang ini digelar sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan kerja.

Pemkot Surabaya Percepat Overlay Jalan yang Rawan Genangan saat Hujan

Dedy menjelaskan, pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026, pihaknya memprioritaskan perbaikan jalan berlubang yang jumlahnya meningkat saat musim hujan.

DPRD Soroti Reklame di Taman Median Jalan Surabaya

Sejak awal pemanfaatan taman untuk aktivitas ekonomi memang dimungkinkan. Namun aspek keindahan kota dan fungsi sosial taman tidak boleh dikorbankan.

Bantahan Tim Hukum Terlapor dalam Dugaan Penyalahgunaan Dana Gereja GBI TOC Surabaya

Kasus ini sendiri telah masuk ke ranah kepolisian, setelah Ir Peter Putero, melaporkan Pendeta Samuel ke Polda Jatim.