APBD 2026 Rp12,7 Triliun Jadi Kado Hari Pahlawan, DPRD Minta Serapan Cepat Tanpa Banyak Rapat
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 10 Nov 2025 15:47 WIB
selalu.id – Di momentum Hari Pahlawan, Pemerintah Kota dan DPRD Surabaya mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp12,7 triliun.
Baca Juga: Aspirasi Dasa Cita Disampaikan Karang Taruna, Wali Kota Eri Langsung Teruskan ke Program 2026
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menyebut pengesahan APBD tersebut sebagai kado bagi masyarakat Kota Pahlawan.
“Alhamdulillah, di Hari Pahlawan ini, kita sahkan APBD 2026 sebagai kado untuk masyarakat Surabaya,” ujar Arif Fathoni usai rapat paripurna, Senin (10/11/2025).
Fathoni menjelaskan, APBD 2026 diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Surabaya, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga lewat program sosial dan pemberdayaan masyarakat.
“Sejak awal kami ingin APBD 2026 ini menjadi triger pertumbuhan ekonomi kota Surabaya. Melalui program pembangunan infrastruktur, pengendalian banjir yang saling terkoneksi, dan tentu program bantuan sosial lainnya,” katanya.
Ia menambahkan, sejumlah program prioritas akan difokuskan pada pemberdayaan generasi muda di tingkat RW, perluasan beasiswa Pemuda Tangguh, serta perbaikan rumah tidak layak huni.
Baca Juga: Sorotan soal Belanja APBD Surabaya, DPRD: Kegiatan Publik Jadi Prioritas
“Harapannya, proyek-proyek infrastruktur yang dilakukan bisa menimbulkan peluang ekonomi baru di kawasan itu. Sehingga berbanding lurus dengan upaya pengentasan kemiskinan,” ujarnya.
Meski demikian, DPRD memberi catatan agar serapan anggaran dilakukan cepat dan tepat sasaran. Fathoni mengingatkan Pemkot agar tidak mengulang kebiasaan realisasi anggaran yang menumpuk di akhir tahun.
“Jangan lagi di triwulan pertama masih sibuk di perencanaan. APBD ini sudah disahkan, tinggal pelaksanaan. Karena bagaimanapun, Pemkot ingin berkontribusi aktif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional seperti yang diharapkan Pak Prabowo,” tegasnya.
Baca Juga: Rencana Proyek RSUD Selatan Belum Matang, DPRD Dorong Anggaran untuk RSUD BDH
Ia juga meminta pola penyerapan anggaran dibuat lebih merata di setiap triwulan. “Tidak boleh di awal serapan rendah, lalu di akhir baru digenjot. Kami ingin semua direncanakan sesuai waktu yang sudah ditentukan,” ucapnya.
Fathoni berharap APBD 2026 dapat menjadi motor penggerak ekonomi dan menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan. “Mudah-mudahan APBD ini bisa terlaksana dengan baik, sesuai RPJMD yang sudah dirancang oleh Wali Kota Eri Cahyadi,” pungkasnya.
Editor : Ading
