Sabtu, 14 Feb 2026 08:15 WIB

Aspirasi Dasa Cita Disampaikan Karang Taruna, Wali Kota Eri Langsung Teruskan ke Program 2026

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 16 Nov 2025 16:09 WIB

Selalu.id – Puncak Bulan Bhakti Karang Taruna (BBKT) Kota Surabaya 2025 berlangsung meriah di Taman Surya, Minggu (16/11/2025). 

Tidak hanya Fun Walk dan Bazar UMKM, gelaran ini menjadi momentum penting ketika Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima Dasa Cita 10 aspirasi pemuda yang disusun Karang Taruna dari tingkat RT hingga kota.

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Kenang Adi Sutarwijono: Sosok Pengayom Semua Golongan

Seluruh poin dalam Dasa Cita langsung direspons oleh Eri. Bahkan, sejumlah aspirasi langsung diakomodasi dalam program Pemkot Surabaya tahun 2026.

Salah satu poin yang diadopsi adalah dukungan anggaran untuk pemuda tingkat RW. Eri menegaskan anggaran Rp5 juta per RW akan dicairkan langsung kepada pemuda, dengan syarat proposal kegiatan telah disiapkan.

“Penggunaannya sesuai proposal dari pemuda RW. Setelah diajukan, langsung kami cairkan melalui Karang Taruna,” kata Eri.

Ia menegaskan, alokasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi sebagai ruang bagi pemuda untuk menunjukkan peran nyata di lingkungannya.

Dalam Dasa Cita, pemuda juga menyoroti masih minimnya warga Surabaya yang bekerja di hotel, restoran, dan industri. Menurut Cak Eri, ini harus diubah.

“Ada banyak hotel dan restoran, tapi pekerjanya bukan arek Surabaya. Ini tidak boleh,” tegasnya.

Karena itu, ia meminta pelaku usaha memprioritaskan warga lokal minimal dalam rantai pasok, seperti laundry, sleeper hotel, sandal, hingga sayur-mayur.

Baca Juga: Capaian Satu Tahun Eri-Armuji Pimpin Surabaya

“Tolong berikan ke arek-arek Surabaya. Tugas kami memastikan kualitas UMKM lokal sesuai standar,” ujarnya.

Di depan ribuan pemuda, Eri juga menyampaikan pesan tegas: pemuda Surabaya tidak boleh hanya menuntut, tapi harus mau berjuang.

“Jangan jadi anak manja. Kerja panas pindah, kerja susah pindah, maunya yang AC-an. Tidak bisa seperti itu. Orang berhasil mulai dari bawah,” katanya.

Untuk memastikan aspirasi benar-benar berjalan, Eri meminta Karang Taruna membentuk Tim Khusus (Timsus). Tim ini akan bekerja dari Senin hingga Jumat bersama perangkat daerah (PD) untuk memetakan kebutuhan tenaga kerja di sektor perhotelan, swasta, dan investasi.

“Sehingga ketika investasi masuk, yang bergerak adalah orang Surabaya. Ini untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Kebijakan ini saya jalankan di 2026,” tegasnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Tepi Sungai Tak Digunakan untuk Bangunan dan Lahan Parkir

Ketua Karang Taruna Surabaya, Febryan Kiswanto, menjelaskan Dasa Cita adalah rangkuman aspirasi pemuda yang dihimpun melalui media sosial, diskusi, hingga penyampaian tertulis.

“Momen Bulan Bhakti yang dekat dengan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan ini kami jadikan waktu yang tepat untuk menyampaikan Dasa Cita,” ungkapnya.

Ia mengapresiasi respons cepat Cak Eri dan memastikan Karang Taruna siap bergerak.

“Kami diberi waktu satu minggu untuk koordinasi dengan PD terkait. Kami akan bekerja intens,” ujarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

SIER Resmikan Renovasi SDN Pejangkungan II, Wujud Nyata Dukungan Pendidikan di Kawasan Industri

Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, yang berfokus pada penyediaan fasilitas belajar yang lebih layak.

Wujudkan Program Anak, Gresik Gelar Musrenbang Anak 2026

Anak-anak mempelajari alur penyaluran aspirasi melalui dokumen perencanaan daerah, termasuk RPJMD.

Daftar Shio yang Diprediksi Paling Hoki di Tahun Kuda Api

Menurut kalender lunar, dipandang oleh pakar feng shui sebagai masa yang sangat dinamis dan penuh perubahan.

BPKH Perlu Ruang Lebih Banyak Kelola Dana Haji dengan Prinsip Kehati-hatian

Saleh menekankan perlunya pembenahan dengan meninjau kembali seluruh pasal terkait kewenangan dan tanggung jawab BPKH dalam undang-undang.

Harga Cabai di GPM Surabaya Turun hingga 50 Persen Jelang Ramadan

Antiek Sugiharti menyebut cabai yang dijual kepada warga merupakan hasil panen langsung kelompok tani (Poktan) binaan Pemkot.

Santri asal Sidoarjo Meninggal Dunia Diduga Tersengat Listrik di Mojokerto

Korban sempat terjatuh ke kolam tandon air di lantai 4 gedung pondok. Korban diketahui bernama KAW (13), warga Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.