Rabu, 04 Feb 2026 04:34 WIB

Sebelum OTT, Bupati Ponorogo Hadiri Supervisi Pencegahan Korupsi di KPK

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo

selalu.id – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko sempat menghadiri kegiatan supervisi pencegahan korupsi di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelum terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

 

Baca Juga: Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Hal itu disampaikan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi di pemerintah daerah.

 

“Saat koor supervisi itu, KPK membahas MCSP yaitu Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention, jadi langkah-langkah pencegahan apa yang penting di pemerintah daerah termasuk di Kabupaten Ponorogo,” kata Budi, Sabtu (8/11/2025).

 

Ia menambahkan, dalam kegiatan tersebut, KPK mengingatkan seluruh pemerintah daerah untuk terus memperkuat sistem pencegahan korupsi.

Baca Juga: Kasus Korupsi Pokir DPRD Jatim, Hakim Minta KPK Panggil Gubernur Khofifah

 

“Selain itu yang menjadi konsentrasi KPK adalah menyusun indikator dan skala prioritas dalam proses perencanaan dan penganggaran, sehingga setiap perencanaan yang dilakukan oleh pemerintah daerah itu tepat sasaran untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Termasuk juga penggunaan anggaran harus lebih efektif dan efisien,” ujarnya.

 

Baca Juga: KPK Hibahkan Aset Rampasan Korupsi ke Pemprov Jatim dan Pemkab Mojokerto: Ada Jetski, Mobil hingga Tanah

Menurut Budi, KPK juga menyoroti tata kelola manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sering menjadi celah terjadinya tindak pidana korupsi.

 

“Bagaimana pemerintah daerah juga harus memiliki koridor-koridor mekanisme prosedur dalam proses manajemen aparatur sipil negara. Bagaimana proses promosi, mutasi, dan proses manajemen ASN lainnya karena itu menjadi yang rawan terjadinya tindak pidana korupsi,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.