Selasa, 03 Feb 2026 05:38 WIB

Jaringan Perampok Minimarket Depok–Bogor Dibekuk di Jawa Timur

selalu.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menangkap komplotan perampok lintas provinsi yang beraksi di sejumlah minimarket di Jawa Timur. Kasus ini diungkap dalam konferensi pers yang dipimpin Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Abraham Jules Abast, Kamis (6/11/2025).

 

Baca Juga: Kisah Kelam Pasutri Hidup Mewah di Jakarta: Sering Foya-foya, Endingnya di Penjara

“Kami dari Polda Jawa Timur menyampaikan hasil pengungkapan kasus pencurian di beberapa minimarket di wilayah Jawa Timur,” ujar Kombes Pol Abraham.

 

Aksi perampokan dilakukan di empat lokasi berbeda, yakni Kabupaten Magetan, Nganjuk, Lamongan, dan Tuban. Laporan dari masing-masing daerah telah diterima oleh kepolisian setempat.

 

Kejadian pertama terjadi pada Kamis, 4 September 2025, di sebuah minimarket di Jalan Raya Solo–Mas, Kabupaten Magetan. Di hari yang sama, perampokan juga terjadi di Desa Paron, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk. Aksi serupa berlanjut pada Minggu, 7 September 2025, di Jalan Raya Babat, Lamongan, dan terakhir pada Senin, 8 September 2025, di Jalan Martadinata, Kecamatan Tuban.

 

Para pelaku menggunakan modus pencurian dengan kekerasan. Mereka menargetkan uang di laci kasir, isi brankas, dan rokok. Saat beraksi, mereka membawa dua buah golok sebagai senjata.

 

Baca Juga: Lansia Tewas Dirampok di Pasuruan, Pelaku Akui Berencana Dua Bulan

“Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu unit mobil yang digunakan para pelaku, BPKB, dua buah golok, dua buah tas, dan dua buah lakban berwarna merah,” jelas Kombes Pol Abraham.

 

Para tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman 9 hingga 15 tahun penjara.

 

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, menuturkan kelompok tersebut dikenal sebagai komplotan “Jabar”, karena berasal dari wilayah Depok, Srengseng Sawah, dan Bogor. Sebelum beraksi di Jawa Timur, mereka lebih dulu melakukan kejahatan serupa di Jawa Tengah.

Baca Juga: Perampok Jebol Plafon Konter HP di Tambaksari Surabaya

 

“Mereka tidak langsung masuk ke semua lokasi. Jika ada banyak orang, mereka tidak berani. Sasarannya adalah minimarket yang sepi, hanya ada dua atau tiga pegawai,” kata AKBP Arbaridi.

 

Dari hasil kejahatan, para pelaku mendapatkan uang tunai sekitar Rp20 juta hingga Rp40 juta di setiap lokasi, serta rokok mahal yang dijual kembali. “Para pelaku ini juga memiliki gaya hidup mewah dan terlibat dalam penyalahgunaan narkoba,” tambah Arbaridi.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.